Kalahkan Mesir, Kamerun Juara Piala Afrika 2017 - Kompas.com

Kalahkan Mesir, Kamerun Juara Piala Afrika 2017

Kompas.com - 06/02/2017, 04:10 WIB
GABRIEL BOUYS/AFP Vincent Aboubakar merayakan gol kedua Kamerun ke gawang Mesir pada laga final Piala Afrika 2017 di Libreville, Minggu (5/2/2017).

LIBREVILLE, KOMPAS.com - Kamerun meraih gelar kelima Piala Afrika seusai menang 2-1 atas Mesir pada laga final Piala Afrika 2017 di Stade de I'Amitie, Minggu (5/2/2017) atau Senin dini hari WIB.

Dua gol kemenangan Kamerun pada laga tersebut diciptakan oleh dua orang pemain pengganti. Kamerun pun sukses membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal pada babak pertama.

Mohamed Elneny membawa Mesir unggul terlebih dahulu pada menit ke-22. Namun, gol Nicolas N'Kolou (59') dan Vincent Aboubakar (88') sukses membalikkan keadaan.

Kemenangan ini juga menjadi rekor bagi pelatih Kamerun, Hugo Bross. Dia menjadi juru taktik asal Belgia pertama yang memenangi gelar juara di Benua Hitam.

Pada laga tersebut, Kamerun memang unggul dari segi penguasaan bola dan jumlah peluang. Akan tetapi, Mesir bisa memanfaatkan satu dari dua peluang yang dimilikinya pada babak pertama.

Elneny membawa Mesir unggul lewat gol yang cukup indah. Lewat kerja sama beberapa pemain, gelandang Arsenal itu melepas tembakan dari ke arah tiang dekat dan menggetarkan jala gawang Kamerun.

Masuknya Aboubakar pada awal babak kedua membuat Kamerun kian tajam. Usaha mereka untuk membalikkan keadaan menemui hasil ketika babak kedua berjalan hampir 15 menit.

N'Kolou yang masuk menggantikan Adolphe Teikeu sejak menit ke-31, memecah kebuntuan Singa Perkasa. Bermula dari umpan silang dari sisi kanan pertahahan Mesir, sundulan dia tak mampu diantisipasi Essam El Hadary.

Dua menit menjelang waktu normal berakhir, gol kemenangan Kamerun tercipta. Dengan kontrol bola akurat, Aboubakar menerima umpan jauh dengan dadanya, mengelabui satu pemain, lalu melepas tendangan ke sisi kiri gawang Mesir.

Kamerun menang 2-1 atas Mesir. Ini adalah gelar kelima Singa Perkasa di Piala Afrika setelah 1984, 1988, 2000, dan 2002.

Kemenangan ini juga memutus catatan buruk Kamerun dari Mesir yang tak pernah menang sejak 2002. Bagi Hector Cuper, pelatih Mesir, kegagalan ini juga menebalkan "status" spesialis runner-up miliknya. 

EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar
Terkini Lainnya
Ditawar Barcelona, Paulinho 'Jual Mahal'
Ditawar Barcelona, Paulinho "Jual Mahal"
Liga Spanyol
Masih Malu-malu dengan Donnarumma
Masih Malu-malu dengan Donnarumma
Liga Italia
PSSI Sampaikan 2 Poin Penting soal Ezra Walian
PSSI Sampaikan 2 Poin Penting soal Ezra Walian
Liga Indonesia
Ronaldo: Portugal Sangat Bahagia
Ronaldo: Portugal Sangat Bahagia
Internasional
Joachim Loew Waspadai Kebangkitan Brasil pada Piala Dunia 2018
Joachim Loew Waspadai Kebangkitan Brasil pada Piala Dunia 2018
Internasional
Kiper Ini Tak Menyesal Gabung Newcastle meski Tampil Hanya 9 Kali
Kiper Ini Tak Menyesal Gabung Newcastle meski Tampil Hanya 9 Kali
Liga Inggris
Tak Ingin Kena Denda, Ryuji Utomo Berkomitmen Jaga Berat Badan Ideal
Tak Ingin Kena Denda, Ryuji Utomo Berkomitmen Jaga Berat Badan Ideal
Liga Indonesia
Fabinho Beri Tanda Ingin Reuni dengan Mourinho
Fabinho Beri Tanda Ingin Reuni dengan Mourinho
Liga Inggris
Tinggalkan Madrid, Pepe Akan Berkarier di Turki
Tinggalkan Madrid, Pepe Akan Berkarier di Turki
Liga Spanyol
Hasil Piala Konfederasi, Portugal Menang 4-0 dan Juara Grup A
Hasil Piala Konfederasi, Portugal Menang 4-0 dan Juara Grup A
Internasional
Hasil Piala Konfederasi, Meksiko Singkirkan Rusia untuk ke Semifinal
Hasil Piala Konfederasi, Meksiko Singkirkan Rusia untuk ke Semifinal
Internasional
 Carrick Belajar dari Giggs
Carrick Belajar dari Giggs
Liga Inggris
Idul Fitri di Tulehu seperti 'Boxing Day' di Inggris
Idul Fitri di Tulehu seperti "Boxing Day" di Inggris
Liga Indonesia
Inter Milan Segera 'Sekolahkan' Gabigol
Inter Milan Segera "Sekolahkan" Gabigol
Liga Italia
Lionel Messi Hampir Ditawarkan ke Real Madrid
Lionel Messi Hampir Ditawarkan ke Real Madrid
Liga Spanyol

Close Ads X