Kisah tentang Kerja Keras dan Keberanian Martunis - Kompas.com

Kisah tentang Kerja Keras dan Keberanian Martunis

Kompas.com - 05/07/2015, 04:15 WIB
DOK. OJOGO.PT Martunis ditawari gabung ke Akademi Sporting Lisbon, Rabu (1/7/2015).
LISABON, KOMPAS.com - Perjalanan hidup Martunis, remaja asal Aceh yang juga “anak angkat” Cristiano Ronaldo, merupakan gambaran sebuah kisah tentang kerja keras dan keberanian.

Perjuangan Martunis selamat dari bencana tsunami digambarkan mirip dengan seekor singa yang mencoba bertahan hidup. Singa atau Leoes merupakan lambang sekaligus julukan klub asal ibu kota Portugal itu.  Hal itu tergambar dari video yang ditampilkan Sporting Lisbon saat memperkenalkan Martunis pada acara ulang tahun klub, Rabu (1/7/2015).

Video dimulai dengan gambaran tragedi tsunami yang menerjang Indonesia pada akhir 2004. “Tersisa sebuah kisah bertahan hidup yang menyentuh seisi dunia,” demikian bunyi tulisan di video tersebut. “Tak terkecuali seorang anak Sporting (Ronaldo) ikut tersentuh hatinya.”  

Martunis jatuh cinta dengan sepak bola, juga dengan Sporting. Sebuah kisah tentang kerja keras dan keberanian. Sebagaimana singa bertahan hidup,” lanjut tulisan di video tersebut.

Melihat perjuangan Martunis yang terombang-ambing di lautan dengan seragam tim nasional Portugal membuat Ronaldo dkk mengundangnya ke Portugal pada 2005. Pada peringatan 10 tahun bencana tsunami itu (24/12/2014), Ronaldo juga mengunggah foto Martunis dengan kostum Real Madrid miliknya.

Perjuangan Martunis bertahan hidup dan mengejar cita-citanya kini mulai menemui titik terang. Remaja berusia 17 tahun itu bergabung dengan Akademi Sporting, tempat Ronaldo memulai karier profesionalnya.

“Hari ketika Sporting Lisbon merayakan hari jadi ke-109, Martunis diperkenalkan sebagai pemain baru akademi,” demikian keterangan di video klip yang diunggah di YouTube tersebut.


EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X