"BIGREDS" Indonesia ke Anfield dengan Modal Dua Kemenangan - Kompas.com

"BIGREDS" Indonesia ke Anfield dengan Modal Dua Kemenangan

Kompas.com - 08/05/2015, 08:44 WIB
KOMPAS.COM/ALOYSIUS GONSAGA ANGI EBO Tim BIGREDS Indonesia berpose sebelum melakoni laga penyisihan Grup B Standard Chartered Trophy 2015 di lapangan Akademi Sepak Bola Liverpool, Kamis (7/5/2015). Mereka akan melanjutkan pertandingan event tersebut di Anfield, Jumat (8/5).
LIVERPOOL, KOMPAS.com - Tim futsal Indonesia BIGREDS meraih hasil yang sangat menjanjikan pada hari pertama turnamen Standard Chartered Trophy 2015 yang berlangsung di The Academy Liverpool Football Club alias Akademi Sepak Bola Liverpool, Kamis (7/5/2015). Mereka membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Hasil positif ini tentu saja menjadi bekal yang bagus menuju stadion utama Liverpool FC, Anfield. Menurut rencana, 10 klub peserta yang terbagi dalam dua grup, akan melanjutkan satu pertandingan terakhir fase grup plus perempat final hingga partai puncak di Anfield. Itu artinya, akan ada empat klub dari setiap grup yang lolos ke babak delapan besar.

Indonesia, yang tergabung di Grup B event tahunan tersebut, hampir pasti menjejakkan kakinya di perempat final karena berhasil mendulang dua kemenangan dan satu hasil imbang. Rizky Auliya dan kawan-kawan sempat grogi sehingga ditahan Kenya dengan skor 1-1.

Satria Wahyu Perdana lebih dulu mencetak gol dalam laga yang hanya berlangsung 10 menit untuk setiap pertandingan tersebut, yang dilakukan di empat lapangan. Tetapi Kenya berhasil membalasnya dan memaksa skor akhir 1-1.

KOMPAS.COM/ALOYSIUS GONSAGA ANGI EBO Pemain BIGREDS Satria Wahyu Perdana melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Kenya dalam laga penyisihan grup Standard Chartered Trophy 2015 di lapangan Akademi Sepak Bola Liverpool, Kamis (7/5/2015).
Namun setelah "panas", pasukan BIGREDS mulai memperlihatkan skill bermain yang mumpuni. Suhu udara sekitar 12 derajat celcius yang sempat membuat para pemain cepat kelelahan, secara perlahan mampu diatasi sehingga mereka tancap gas di dua pertandingan selanjutnya.

Melawan Vietnam, yang tahun lalu menggondol gelar turnamen ini, Indonesia sempat lebih dulu kebobolan. Tetapi setelah itu, Astino dkk mulai mengambil alih kendali permainan sehingga lima gol berhasil mereka lesakkan dan mengakhirinya dengan kemenangan 5-1.

Di laga terakhir melawan Zambia, yang memiliki postur jauh lebih besar, Indonesia tetap percaya diri. Sempat unggul di menit pertama, tetapi setelah itu Indonesia malah tertinggal 1-2. Pelan tapi pasti, Indonesia kembali mengambil alih permainan lewat aksi Faisal Adil dan Dwiky Ananda, sehingga mengakhiri pertandingan tersebut dengan kemenangan 4-2.

KOMPAS.COM/ALOYSIUS GONSAGA ANGI EBO Para pemain BIGREDS berpose di depan Akademi Sepak Bola Liverpool sebelum melakukan latihan bersama dan pertandingan penyisihan grup Standard Chartered Trophy 2015, Kamis (7/5/2015).
Pada Jumat (8/5) ini, Indonesia akan memainkan laga terakhir fase grup melawan Sri Lanka, yang menjadi tim terlemah di Grup B karena sudah menelan tiga kekalahan (dari Vietnam, Zambia dan Kenya). Menilik hasil pertemuan dengan tiga klub tersebut, tampaknya Indonesia berpeluang besar meraih poin lagi dalam laga yang akan berlangsung di Anfield.

Dari Grup A, Korea Selatan menjadi tim terfavorit karena tampil sangat impresif untuk menyapu bersih semua pertandingan. Hongkong, yang ditengarai bakal menjadi lawan berat, berhasil digasak 3-0, begitu juga dengan Malaysia yang dikalahkan 4-3.

EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar

Terkini Lainnya