Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Juventus Tensi Tinggi, Allegri Segera Ditendang Pergi Usai Raih Trofi

Kompas.com - 17/05/2024, 06:47 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

 

KOMPAS.com - Tensi tinggi terjadi di Juventus. Manajemen Juve disebut sudah hilang kesabaran dengan tingkah pelatih Max Allegri yang melewati batas.

Juventus diberitakan siap mengakhiri kerja sama dengan sang pelatih yang baru mempersembahkan gelar juara Coppa Italia 2023-2024, Massimiliano Allegri.

"Luka itu tidak bisa disembuhkan," tulis media olahraga Italia, La Gazzetta dello Sport.

Tensi tinggi terjadi di Juventus, justru setelah mereka memenangi titel kampiun Coppa Italia 2023-2024, gelar pertama tim dalam rentang tiga tahun terakhir. 

Laga final Coppa Italia 2023-2024 antara Atalanta vs Juventus di Stadion Olimpico, Rabu (15/5/2024) atau Kamis (16/5/2024) dini hari WIB memuat sejumlah momen panas.

Juventus menang 1-0 atas Atalanta berkat gol cepat Dusan Vlahovic pada menit keempat. Namun, keunggulan yang mampu terus dijaga Juve itu tampaknya belum cukup untuk meredakan emosi Massimiliano Allegri.

Baca juga: Kontroversi Perayaan Juara Allegri, Isyarat Tangan Desak Seseorang Pergi

Pada menit akhir pertandingan, Allegri berteriak kepada asisten wasit keempat, Maurizio Mariani, untuk melakukan protes. 

Alhasil, Allegri mendapatkan kartu merah dari wasit lapangan Fabio Maresca. Amarah Allegri belum terkendali kala dirinya berjalan meninggalkan area teknik Juventus.

Ia melepas jas, dasi, dan membuka kancing kemejanya dengan emosional sembari berjalan meninggalkan arena lapangan.

Tingkah kontroversial kembali ditunjukkan Allegri dalam momen perayaan gelar Coppa Italia 2023-2024.

Pelatih asal Livorno itu seperti memberi isyarat kepada Direktur Olahraga Juventus, Cristiano Giuntoli, dan sang CEO klub, Maurizio Scanavino, untuk pergi menjauhi timnya.

Kegaduhan lalu kembali dibuat Allegri di luar lapangan. Pemilik lima gelar juara Coppa Italia itu disebut mengancam dan menghina Pemimpin Redaksi media Tuttosport, Guido Vaciago.

"Saya tahu di mana menemukanmu. Saya akan datang dan mencabut kedua telingamu. Saya akan datang dan memukul wajahmu, tulislah kebenaran di koranmu,” ucap Allegri kepada Vaciago, dilansir dari Football Italia.

Baca juga: Ketika Allegri Diusir Wasit, Lepas Jas, Dasi, dan Hampir Kemejanya...

Kasus ini diberitakan tengah diselidiki oleh FIGC. Untuk kartu merah akibat protes berlebihan saat pertandingan, Allegri telah dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim di ajang Coppa Italia selama dua laga.

Rangkaian kejadian ini dikabarkan membuat manajemen Juventus kian gerah dengan Allegri.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com