Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kontroversi Perayaan Juara Allegri, Isyarat Tangan Desak Seseorang Pergi

Kompas.com - 16/05/2024, 07:29 WIB
Eris Eka Jaya

Penulis

KOMPAS.com - Drama soal pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, kembali berlanjut usai timnya memastikan gelar juara Coppa Italia atau Piala Italia 2023-2024.

Juventus berhasil menyegel gelar juara Coppa Italia 2024 setelah mengalahkan Atalanta dalam laga final yang berlangsung di Stadion Olimpico Roma pada Rabu (15/5/2024) atau Kamis dini hari WIB.

Bianconeri, julukan Juventus, menang 1-0 sekaligus meraih gelar juara Coppa Italia berkat torehan gol dari Dusan Vlahovic pada menit keempat. 

Pada laga final, Massimiliano Allegri menjadi perhatian karena sikap yang dia lakukan baik saat laga maupun setelah pertandingan.

Max Allegri, sapaannya, menjadi atensi pada pengujung laga saat dia memprotes keras wasit lalu diusir dari lapangan.

Baca juga: Ketika Allegri Diusir Wasit, Lepas Jas, Dasi, dan Hampir Kemejanya...

Ketegangan muncul di benak Allegri, yang melepas jas, dasi, dan hampir kemejanya karena marah pada fase akhir pertandingan, saat Juventus berisiko kehilangan keunggulan tipis mereka.

Sang pelatih dibuat marah karena wasit Fabio Maresca tidak langsung memberikan pelanggaran soal insiden dorongan terhadap pemainnya, Danilo, di area penalti.

Mendapati hal itu, Allegri lantas melepas jasnya dan berteriak di depan ofisial pertandingan keempat di sisi lapangan.

Kontroversi mantan pelatih AC Milan itu lalu berlanjut dalam sesi perayaan juara di lapangan.

Seusai memeluk para pemainnya, Allegri tertangkap kamera sedang melakukan isyarat tangan yang mendesak seseorang untuk pergi dan seolah mengatakan, 'keluar, keluar' saat melakukannya. Demikian dikutip dari Football Italia.

Baca juga: 3 Fakta Menarik Juventus Juara Coppa Italia, Allegri-Bianconeri Terbanyak

Rekaman tersebut menunjukkan Allegri mengarahkan isyarat itu ke Director General Bianconeri, Giuntoli. 

Giuntoli santer dikabarkan ingin memecat Allegri untuk mendatangkan Thiago Motta dari Bologna pada musim depan.

Bantahan Allegri

Ditanya tentang kejadian itu, Allegri mengabaikannya.

"Tidak ada yang terjadi, saya merayakannya bersama penonton dan para pemain," kata Allegri kepada Sport Mediaset, dikutip dari Football Italia.

"Saya menghormati klub, saya menghormati para pemain, dan tidak punya masalah dengan siapa pun. Saya hanya ingin merayakannya bersama para pemain, yang menjalani musim yang luar biasa," ucapnya.

"Meskipun kami tidak berhasil memperjuangkan scudetto sampai akhir, kami lolos ke Liga Champions dan memenangi Coppa Italia," kata pelatih asal Italia itu.

Allegri mengaku sangat bahagia membawa Juventus bisa menjuarai Coppa Italia 2024.

Baca juga: Juventus Catat Rekor Buruk, Allegri Salahkan Gaya Tiki-taka

"Di Juventus, kemenangan adalah yang terpenting. Saya sangat bahagia untuk para pemain, mereka melakukan pekerjaan bagus, membuat klub dan fans bahagia," tutur Allegri.

"Saya sangat senang dengan malam ini karena tidak pernah mudah untuk menang, tetapi itu ada dalam DNA Juventus,” katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com