Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Barito Putera Vs Persib: Satu Keuntungan Maung Bandung

Kompas.com - 17/02/2024, 16:30 WIB
Adil Nursalam,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Bek sayap Persib, Henhen Herdiana, menyebut sebuah hal yang bisa jadi keuntungan timnya saat melawan Barito Putera dalam laga Liga 1 2023-2024

Pekan ke-25 Liga 1 2023-2024 menyajikan duel Barito Putera vs Persib di Stadion Sultan Agung, Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (23/2/2024). 

Barito Putera akan menjamu Persib di tempat netral, bahkan tanpa penonton.

Laskar Antasari tak bisa bermain di Stadion Demang Lehman, Martapura, lantaran markas yang biasa mereka gunakan itu tengah direnovasi. 

Alternatif kandang Barito, yakni Stadion 17 Mei di Kota Banjarmasin, juga sedang diperbaiki.  

Baca juga: Jadwal Persib Bandung: Maung Rindu Menang Usai Jeda Panjang

“Ya, mungkin itu menjadi salah satu tempat yang netral, karena mereka juga jauh dari rumah mereka di Banjarmasin,” kata Henhen. 

“Sekarang kami main di Bantul, ya itu mungkin jadi satu keuntungan,” ujar Henhen menambahkan. 

Kendati begitu, pelatih Persib, Bojan Hodak, enggan menurunkan kewaspadaan. Pasalnya, Barito Putera arahan Rahmad Darmawan dinilai tetap akan menjadi lawan yang sulit. 

Barito Putera kini berada di peringkat tujuh klasemen Liga 1 dengan 33 poin. Mereka punya peluang untuk terus naik masuk ke posisi empat besar atau zona Championship Series. 

Baca juga: Nick Kuipers Selangkah Menuju Rekor 100 Laga bersama Persib

“Mereka tim yang punya pengalaman dan ini akan tetap menjadi laga yang sulit,” ucap Hodak. 

“Tapi kami selalu berharap bisa mendapat hasil yang positif di pertandingan nanti,” tutur pelatih 52 tahun itu. 

Henhen siap melakukan penebusan atas kegagalan tim meraih kemenangan dalam empat laga terakhir. 

Sebelumnya, pada pekan ke-24, Persib harus puas bermain imbang dengan skor 2-2 melawan Persis Solo. Padahal, Maung Bandung sempat unggul 2-0 lebih dulu. 

Baca juga: Hal yang Buat Alberto Rodriguez Tak Bisa Jadi Pemimpin di Persib

Henhen menyoroti sebuah kesalahannya dalam bertahan. Kala itu, ia tak melakukan professional foul untuk menghentikan skema transisi lawan. 

Ada momen di mana Henhen seharusnya menghentikan paksa pergerakan cepat Moussa Sidibe. Laga kontra Persis jadi pelajaran Henhen untuk lebih berani mengambil keputusan berisiko. 

“Evaluasi kemarin ada satu momen di situ seharusnya Henhen melakukan pelanggaraan kepada Moussa Sidibe menurut pelatih.”

“Ketika Henhen melihat videonya memang itu yang harus Henhen lakukan, mereka mempunyai keuntungan untuk melakukan counter attack,” tutur Henhen. 

“Mungkin pelajaran ke depannya bagi diri Henhen sendiri, ketika ada transisi seperti itu akan melakukan pelanggaran. Lebih berkomunikasi dan kami harus melakukan perhitungan berapa banyak mereka yang siap melakukan counter,” paparnya. 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bundesliga
Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Liga Indonesia
STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Liga Spanyol
Pelatih Persib Ungkap 'Masalah' Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Pelatih Persib Ungkap "Masalah" Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Liga Indonesia
Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam 'Menembus Garis Batas'

Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam "Menembus Garis Batas"

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Badminton
Instruksi Wajib Persebaya bagi Pemain Terikat Kontrak Saat Libur Liga 1

Instruksi Wajib Persebaya bagi Pemain Terikat Kontrak Saat Libur Liga 1

Liga Indonesia
PSSI Siapkan Liga 1 Putri, Akan Bergulir pada 2026

PSSI Siapkan Liga 1 Putri, Akan Bergulir pada 2026

Liga Indonesia
Pelatih Singapura Akui Kualitas Empat Pemain Timnas Putri Indonesia

Pelatih Singapura Akui Kualitas Empat Pemain Timnas Putri Indonesia

Timnas Indonesia
Kata Bellingham Usai Raih Gelar Pemain Terbaik La Liga 2023-2024

Kata Bellingham Usai Raih Gelar Pemain Terbaik La Liga 2023-2024

Liga Spanyol
Kata Jonatan Usai Gugur di Singapore Open 2024: Belum Bisa Terima...

Kata Jonatan Usai Gugur di Singapore Open 2024: Belum Bisa Terima...

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com