Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesan Guardiola Terkait Kasus Rasialisme Vinicius: Belajarlah dari Inggris!

Kompas.com - 27/05/2023, 17:00 WIB
Ahmad Zilky,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pelatih Manchester City, Josep "Pep" Guardiola, memberikan pesan dukungan untuk Vinicius Junior yang menjadi sasaran tindakan rasis di Liga Spanyol.

Pep Guardiola memulai kariernya di Barcelona dan memperkuat tim utama Barca dari 1990 hingga 2001.

Pengalaman melatihnya pun bermula dari Barcelona dengan ia menukangi Blaugrana selama empat musim dalam periode 2008 sampai 2012.

Ia sempat melatih Bayern Muenchen antara 2013 dan 2016 sebelum pindah ke Manchester City di Premier League sampai sekarang.

Berkat pengalaman besarnya di Liga Spanyol, Pep Guardiola pun buka suara mengenai perlakuan rasis yang diterima oleh penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.

Menurut Pep Guardiola, Liga Spanyol mesti mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Premier League dalam menghindari perilaku rasis.

Baca juga: Kartu Merah Vinicius Dibatalkan, RFEF Tutup Tribune Mestalla

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu menuturkan bahwa sikap keras harus diberikan terhadap mereka yang berlaku rasis dalam pertandingan sepak bola.

“Mereka (Liga Spanyol) harus belajar (dari Premier League),” ucap Pep Guardiola dikutip dari Metro.

“Di sini, mereka (Premier League) sangat ketat (memerangi rasialisme),” tutur mantan pelatih Bayern Muenchen itu.

“Mereka tahu apa yang harus dilakukan. Tentu saja, rasialisme adalah masalah yang terjadi di mana pun, tidak hanya di satu tempat tertentu,” ujarnya.

Juru racik berumur 52 tahun itu menegaskan bahwa sejatinya setiap orang wajib menerima keberagaman latar belakang manusia.

Guardiola menjelaskan, pola pikir tersebut akan membantu untuk menyelesaikan masalah rasisme di dunia.

Baca juga: Vinicius Jadi Korban Rasis, LaLiga Mulai Penyelidikan

“Masalahnya adalah ada diskriminasi di mana-mana. Bukan hanya jenis kelamin atau warna kulit,” tuturnya.

“Sikap seperti percaya negara kita lebih baik dari yang lain, bahasa kita lebih baik dari yang lain. Sejatinya, kita semua sama,” imbuh dia.

“Kita harus menerima keragaman, itu adalah kekuatan manusia. Kami masih sangat jauh dari itu. Semoga kami bisa menjadi lebih baik di Spanyol,” ungkapnya.

Adapun sebelumnya, Vinicius Junior mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan ketika membela Madrid dalam laga kontra Valencia.

Baca juga: Hasil Real Madrid Vs Liverpool: Diwarnai Assist Terpeleset Vinicius, Los Blancos Menang 1-0

Saat itu, Vinicius Junior sempat cekcok dengan penggemar Valencia yang berada di tribune Mario Kempes.

Pemain asal Brasil itu bahkan sampai menunjuk salah satu penonton yang diduga melakukan kekerasan Verbal berbau rasis.

Pihak kepolisian akhirnya menahan tiga orang pada awal pekan ini terkait kejadian di markas Valencia tersebut.

Serangan rasisme yang dialami Vinicius Jr bukan terjadi saat itu saja. Ia telah beberapa kali menjadi korban rasisme dari kalangan suporter Barcleona, Atletico Madrid, Valladolid, dan Mallorca dalam dua tahun terakhir.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bundesliga
Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Liga Indonesia
STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Liga Spanyol
Pelatih Persib Ungkap 'Masalah' Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Pelatih Persib Ungkap "Masalah" Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Liga Indonesia
Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam 'Menembus Garis Batas'

Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam "Menembus Garis Batas"

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Badminton
Instruksi Wajib Persebaya bagi Pemain Terikat Kontrak Saat Libur Liga 1

Instruksi Wajib Persebaya bagi Pemain Terikat Kontrak Saat Libur Liga 1

Liga Indonesia
PSSI Siapkan Liga 1 Putri, Akan Bergulir pada 2026

PSSI Siapkan Liga 1 Putri, Akan Bergulir pada 2026

Liga Indonesia
Pelatih Singapura Akui Kualitas Empat Pemain Timnas Putri Indonesia

Pelatih Singapura Akui Kualitas Empat Pemain Timnas Putri Indonesia

Timnas Indonesia
Kata Bellingham Usai Raih Gelar Pemain Terbaik La Liga 2023-2024

Kata Bellingham Usai Raih Gelar Pemain Terbaik La Liga 2023-2024

Liga Spanyol
Kata Jonatan Usai Gugur di Singapore Open 2024: Belum Bisa Terima...

Kata Jonatan Usai Gugur di Singapore Open 2024: Belum Bisa Terima...

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com