Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Momen Ketegangan Final SEA Games 2023 dari Sudut Pandang Kapten Rizki Ridho

Kompas.com - 23/05/2023, 11:30 WIB
Suci Rahayu,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Final SEA Games 2023 Kamboja antara Timnas U22 Indonesia melawan Thailand masih menyisakan banyak cerita.

Kini, kisah itu diungkapkan kapten Timnas U22 Indonesia, Rizki Ridho. Ia harus menghadapi berbagai situasi tidak terduga yang menguji jiwa kepemimpinannya.

Dalam laga final, kericuhan pecah pada menit ke-92 babak perpanjangan waktu tepat setelah Irfan Jauhari membawa Indonesia unggul 3-2.

Staff pelatih dan pemain kedua tim terlibat ketegangan di pinggir lapangan sampai menyebabkan manajer Timnas U22 Indonesia Sumardji terpelanting jatuh.

Ketegangan tersebut merupakan akumulasi dari panasnya tensi pertandingan selama 90 menit waktu normal.

Baca juga: Cara Timnas U22 Indonesia Sikapi Beban Target yang Sangat Berat

Kala itu ada beberapa momen seperti kontroversi gol Ramadhan Sananta, serta selebrasi provokasi Thailand saat menyamakan kedudukan 2-2 di pengujung babak kedua.

Rizky Ridho mengungkapkan kejadian tersebut terjadi begitu cepat dan spontan.

“Ya kan saya di tengah lapangan jadi saya berusaha mengontrol teman-teman di tengah lapangan tapi kalau di luar kemarin tidak bisa mengontrol sepenuhnya karena saya harus konsen di tengah lapangan,” ujar bek berusia 21 tahun itu.

“Jadi waktu itu ada gol Irfan Jauhari saya berusaha datang untuk melerai. Maksud saya kita kan sudah unggul 3-2 jangan bikin seperti ini biar kita tidak rugi,” imbuhnya.

Pemain Persija Jakarta itu mengungkapkan situasi di lapangan sudah panas sejak awal. Banyak hal yang membuat harus memberikan ekstra perhatian supaya teman-temannya tidak lepas kontrol.

“Saya bilang pada teman-teman kita harus kontrol emosi dan fokus di lapangan berikan yang terbaik. Tidak usah meladeni yang membuat kita emosi,” terangnya.

Kericuhan berhasil diredam setelah pihak keamanan turun tangan.

Baca juga: Rahasia di Balik Solidnya Skuad Timnas U22 Indonesia SEA Games 2023

Wasit kemudian memberikan mengeluarkan lima kartu merah, satu kartu merah untuk Komang Teguh, satu untuk kiper Thailand Soponwit Rakyart, satu official Indonesia dan dua official Thailand.

Setelah insiden tersebut, Rizky Ridho mengajak teman-temannya menganalisis kondisi di lapangan. Ia mengarahkan tim untuk kembali bersemangat namun tetap mengendalikan diri.

“Setelah 3-2 temen-teman makin pede. Terus kiper lawan kena kartu merah saya berusaha bilang ke mereka kita tekan saja karena kita unggul pemain,” ujar mantan pemain Persebaya itu.

Timnas Indonesia U-22 berfoto bersama jelang tanding melawan Timnas Thailand pada final SEA Games 2023 di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (16/5/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.MUHAMMAD ADIMAJA Timnas Indonesia U-22 berfoto bersama jelang tanding melawan Timnas Thailand pada final SEA Games 2023 di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (16/5/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.

Ia memberikan apresiasi kepada teman-temannya. Saat pertandingan dilanjutkan ada beberapa momen yang kembali menguji emosi pemain Indonesia.

Namun semua berhasil dilalui dengan tenang dan fokus sehingga Garuda Muda bisa mengakhiri laga versus Thailand dengan skor meyakinkan 5-2.

“Alhamdulillah teman-teman bermain sangat baik dan bermain dari hati semua,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com