Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Paradoks Terheboh di Sepak Bola

Kompas.com - 01/04/2023, 12:51 WIB
Ferril Dennys

Penulis

KOMPAS.com - Ketua Umum (Ketum) Indonesia Football Forever yang menaungi para legenda sepak bola Indonesia, Fary Djemy Francis, mengaku kecewa atas kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. 

FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, Rabu (29/3/2023) malam WIB.

Dalam rilisnya, FIFA tidak menjelaskan alasan detail mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

FIFA menuliskan narasi 'karena keadaan saat ini'.

Namun, adanya penolakan terhadap kehadiran timnas Israel U-20 yang dilakukan oleh sejumlah partai politik, organisasi masyarakat (ormas), sampai kepala daerah, seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Kosten, disinyalir jadi salah satu pertimbangan FIFA dalam mengambil keputusan.

Baca juga: Daftar 36 Pemain Timnas U22 Indonesia untuk Persiapan SEA Games 2023

“Ini semacam paradoks terheboh dalam dunia sepak bola. Kita yang meminta menjadi tuan rumah, kita pula yang menolak jadi tuan rumah. Aturan FIFA dipakai untuk menetapkan Indonesian sebagai tuan rumah Pildun U-20. Namun aturan FIFA ditabrak pula agar salah satu peserta Pildun U-20 tidak boleh bermain di Indonesia. Ini memang aneh, namun keanehan yang nyata,” kata Fary Djemy.

Fary Djemy mengatakan, pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia -20 2023 memakan korban. Impian anak bangsa dari Timnas Indonesia U-20 yang ingin mentas di Piala Dunia U-20 2023 harus pupus.

“Tentu pembatalan Indonesia menjadi host Pildun U-20 ini menelan banyak korban. Baik korban material, korban perasaan, korban impian Garuda Muda kita bahkan hingga korban harga diri. Momentum sepak bola internasional yang sangat strategis untuk negara ini, kita sia-siakan,” ujarnya.

“Malah terjadi polarisasi dalam diri anak-anak bangsa oleh perbedaan menafsirkan keikutsertaan Israel dalam ajang ini. Dengan mudah orang membaca isi kepala dan isi perut kita, bahwa kita adalah bangsa yang sulit memposisikan sepak bola dan politik di ruang kerjanya masing-masing. Kita adalah nation yang kerap melafalkan ayat-ayat agama dan panji-panji keagamaan untuk mencari pembenaran demi memuluskan kepentingan-kepentingan terselubung,” jelas dia.

“Namun kita lupa bahwa dengan ketidakramahan kita terhadap tamu peserta Pildun U-20, dengan penolakan kita terhadap salah satu peserta Pildun ini; kita sebenarnya sedang melukis gambar yang buruk tentang diri kita di kanvas dunia internasional. Dari hasil lukisan itu, negara-negara lain atau lembaga-lembaga dunia yang lain dengan mudah menilai siapa kita dan berpikir ulang apakah kita layak mendapatkan peluang dan momentum internasional lainnya atau tidak,” tuturnya menambahkan.

Fary Djemy menambahkan, seharusnya lewat sepak bola bisa mencerminkan rasa nasionalisme. Piala Dunia U-20 2023 jadi momentum kebangkitan bangsa dan negara Indonesia.

“Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan RI menakar sepak bola sebagai harga diri bangsa. Sepak bola memiliki benang merah yang erat dengan nasionalisme. Bagi bangsa kita, sepak bola adalah instrumen persahabatan dan perdamaian antar bangsa, alat pemersatu bangsa, corong untuk menampilkan reputasi bangsa," jelas dia.

"Karena itu, dari sisi diplomasi, sepak bola bukan sekadar permainan di lapangan hijau. Sepak bola justru menjadi ruang dan wahana menumbuhkan nasionalisme anak- anak bangsa,bsepak bola adalah harga diri bangsa,” katanya.

“Takarannya adalah semakin sepak bola kita maju dan berkembang, bisa berkompetisi di level internasional, maka harga diri bangsa kita semakin valuable (bernilai). Sebab itu, sepak bola tidak boleh diurus suka-suka. Sepak bola harus ditata dengan benar, diatur secara baik, didukung full demi kualitas harga diri kita,” tutur dia.

“Prestasi dan prestise kita di dunia olahraga menentukan skala harga diri kita. Di balik reputasi dari event-event internasional olahraga, tersimpan tingkatan harga diri negara kita di hadapan negara lainnya. Harga diri ini akan menjadi aset penting yang akan menentukan level pengaruh kita di pentas dunia. Indonesia satu dua tahun terakhir menjadi ‘bidadari’ bagi dunia internasional,” paparnya.

Tiga pemain timnas U20 Indonesia mengenakan ban hitam sebagai ungkapan kekecewaan setelah Piala Dunia U20 2023 batal bergulir di Indonesia.Dok. PSSI Tiga pemain timnas U20 Indonesia mengenakan ban hitam sebagai ungkapan kekecewaan setelah Piala Dunia U20 2023 batal bergulir di Indonesia.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hasil Final BAC 2024, Bekuk Penakluk Ginting, Jonatan Juara!

Hasil Final BAC 2024, Bekuk Penakluk Ginting, Jonatan Juara!

Badminton
Sporting KC vs Inter Miami 2-3: Messi-Suarez Bawa The Herons Berjaya

Sporting KC vs Inter Miami 2-3: Messi-Suarez Bawa The Herons Berjaya

Liga Lain
Head-to-head Persita Vs Persib, Tuah I Wayan Dipta Dibahas Bojan Hodak

Head-to-head Persita Vs Persib, Tuah I Wayan Dipta Dibahas Bojan Hodak

Liga Indonesia
Elkan Baggott Cetak Gol dalam Kemenangan 3-1 Bristol Rovers

Elkan Baggott Cetak Gol dalam Kemenangan 3-1 Bristol Rovers

Liga Inggris
Head-to-head Jonatan Christie Vs Li Shi Feng Jelang Final BAC 2024

Head-to-head Jonatan Christie Vs Li Shi Feng Jelang Final BAC 2024

Badminton
Menang 4 Laga Beruntun, Como Berani Mimpi ke Serie A

Menang 4 Laga Beruntun, Como Berani Mimpi ke Serie A

Liga Italia
Jadwal Final BAC 2024: Jonatan Lawan Li Shi Feng, Mulai 13.00 WIB

Jadwal Final BAC 2024: Jonatan Lawan Li Shi Feng, Mulai 13.00 WIB

Badminton
Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Arsenal dan Liverpool Main, Kans Lewati Man City

Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Arsenal dan Liverpool Main, Kans Lewati Man City

Liga Inggris
Kisah Hollywood Wrexham, Tim Milik Ryan Reynolds Promosi Beruntun

Kisah Hollywood Wrexham, Tim Milik Ryan Reynolds Promosi Beruntun

Liga Inggris
Bournemouth Vs Man United, Kata Ten Hag Soal Mengganti Garnacho

Bournemouth Vs Man United, Kata Ten Hag Soal Mengganti Garnacho

Liga Inggris
Milan Diberitakan Temui Lopetegui, Roma dan Derbi Penentu Nasib Pioli

Milan Diberitakan Temui Lopetegui, Roma dan Derbi Penentu Nasib Pioli

Liga Italia
Hasil Lengkap dan Klasemen Premier League, Man City ke Puncak untuk Kali Pertama Tahun Ini

Hasil Lengkap dan Klasemen Premier League, Man City ke Puncak untuk Kali Pertama Tahun Ini

Liga Inggris
Hasil Cadiz vs Barcelona 0-1: Salto Joao Felix Jadi Pembeda

Hasil Cadiz vs Barcelona 0-1: Salto Joao Felix Jadi Pembeda

Liga Spanyol
Hasil Sprint Race MotoGP Americas 2024: Vinales Pertama, Marquez-Martin Menyusul

Hasil Sprint Race MotoGP Americas 2024: Vinales Pertama, Marquez-Martin Menyusul

Motogp
Hasil Bournemouth Vs Man United: 2 Kali Tertinggal, MU Diselamatkan Bruno

Hasil Bournemouth Vs Man United: 2 Kali Tertinggal, MU Diselamatkan Bruno

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com