Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BERITA FOTO - Sebulan Tragedi Berlalu, Stadion Kanjuruhan Riwayatmu Kini…

Kompas.com - 01/11/2022, 11:20 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Tragedi Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu telah merenggut keceriaan dan kegembiraan sepak bola Indonesia.

Duka akibat tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai laga Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persebaya masih terasa sampai sekarang.

Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

Dulu Stadion Kanjuruhan menjadi kebanggaan masyarakat Malang Raya untuk menyaksikan tim pujaan, Arema FC, berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca juga: Sudah Mundur, Juragan 99 Komitmen Lanjutkan Pembangunan Training Ground Arema FC

Saat tim berjuluk Singo Edan berlaga, kemeriahaan sangat terasa. Bukan hanya di area stadion Kanjuruhan, tetapi juga di kawasan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Sepak bola memang sudah menjadi hiburan yang dinanti masyarakat Malang,  yang terkenal gandrung dengan si kulit bulat.

Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

Kini, sudah 1 bulan berlalu sejak tragedi Kanjuruhan terjadi. Stadion seluas 3,5 hektar tersebut kondisinya sangat jauh berbeda, memprihatinkan, dan mencekam.

Baca juga: Nasib Aset-aset Gilang Widya Alias Juragan 99 di Arema FC

Hanya orang-orang yang mempunyai hak spesial yang dapat masuk ke dalam stadion untuk beberapa kepentingan meninjau atau melakukan investigasi.

Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

Berbagai macam benda milik penonton yang tertinggal saat tragedi masih berserakan termasuk sampah-sampah lain sisa dari keseruan dan kepanikan saat menyaksikan laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Baca juga: Penegasan Satu Barisan untuk Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Pagar stadion yang hampir roboh sampai yang sudah roboh, dibiarkan begitu saja.

Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

Proses perbaikan di dalam stadion rencananya akan dilakukan secara total. Saat ini, sudah ada petugas yang mengukur beberapa titik stadion untuk membuat perencanaan.

"Tahun depan itu semua akan direnovasi total," tutur Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Malang, Nazarudin Hasan T, MSi.

Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

Stadion Kanjuruhan akan dirobohkan dan dibangun ulang yang baru.

Wacana tersebut keluar langsung dari ucapan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan diamini oleh Gianni Infantino selaku Presiden FIFA.

Wajah Stadion Kanjuruhan mungkin akan berubah, akan tetapi tidak dengan ingatan soal tragedi 1 Oktober 2022 yang menelan 135 korban jiwa dan ratusan korban luka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ranking BWF Ganda Campuran: Dejan/Gloria Naik, Rehan/Lisa Tak Beranjak

Ranking BWF Ganda Campuran: Dejan/Gloria Naik, Rehan/Lisa Tak Beranjak

Badminton
Membubarkan Arema FC Jadi Langkah Mustahil Iwan Budianto

Membubarkan Arema FC Jadi Langkah Mustahil Iwan Budianto

Liga Indonesia
Daftar Tim Piala Dunia U20 2023 Indonesia: Argentina Gagal Lolos

Daftar Tim Piala Dunia U20 2023 Indonesia: Argentina Gagal Lolos

Sports
Messi Ungkap Laga Tersulit di Piala Dunia 2022 Qatar, Bukan Final

Messi Ungkap Laga Tersulit di Piala Dunia 2022 Qatar, Bukan Final

Internasional
Bursa Transfer Liga Inggris, Potensi Rekor Pecah di Hari Terakhir

Bursa Transfer Liga Inggris, Potensi Rekor Pecah di Hari Terakhir

Liga Inggris
Harapan Indra Sjafri untuk Witan Sulaeman yang Resmi Gabung Persija

Harapan Indra Sjafri untuk Witan Sulaeman yang Resmi Gabung Persija

Sports
Update Ranking BWF Ganda Putri, Posisi Apriyani/Fadia Direbut Wakil Malaysia

Update Ranking BWF Ganda Putri, Posisi Apriyani/Fadia Direbut Wakil Malaysia

Badminton
Sejumlah Faktor PSIS Dinilai Bisa Kalahkan Persib

Sejumlah Faktor PSIS Dinilai Bisa Kalahkan Persib

Liga Indonesia
Update Ranking BWF Tunggal Putra: Jonatan Christie Ke-2, Chico Naik 8 Peringkat

Update Ranking BWF Tunggal Putra: Jonatan Christie Ke-2, Chico Naik 8 Peringkat

Badminton
Bahagianya Casemiro di Man United: Sangat Nyaman, Seperti Bocah 15 Tahun

Bahagianya Casemiro di Man United: Sangat Nyaman, Seperti Bocah 15 Tahun

Sports
Update Ranking Ganda Putra: Fajar/Rian Masih di Puncak, Leo/Daniel Melesat

Update Ranking Ganda Putra: Fajar/Rian Masih di Puncak, Leo/Daniel Melesat

Sports
Resmi, Witan Sulaeman Gabung Persija Jakarta

Resmi, Witan Sulaeman Gabung Persija Jakarta

Liga Indonesia
Nine Ball Celebrity Tournament dan Ello Ramaikan Pembukaan Akademi Biliar

Nine Ball Celebrity Tournament dan Ello Ramaikan Pembukaan Akademi Biliar

Olahraga
Chelsea 'Ngebet' Boyong Enzo Fernandez, Rela Bayar Rp 1,9 Triliun

Chelsea "Ngebet" Boyong Enzo Fernandez, Rela Bayar Rp 1,9 Triliun

Liga Inggris
Menpora Harap Arema FC Tetap Bermain di Liga 1, Klub Tak Boleh Jadi Korban

Menpora Harap Arema FC Tetap Bermain di Liga 1, Klub Tak Boleh Jadi Korban

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+