Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebuah Tanda dan Panggilan "Pak Ketum" dari Shin Tae-yong

Kompas.com - 29/09/2022, 07:00 WIB
Ferril Dennys

Penulis

KOMPAS.com - Keberhasilan Tim nasional Indonesia mengalahkan Curacao masih menjadi bahan pembicaraan di kalangan pecinta sepak bola. Banyak yang terkesan dengan gaya permainan skuad Garuda saat menghancurkan Curacao.  

Timnas memang tampil luar biasa saat sukses dua kali mengalahkan Curacao. Setelah menang 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada akhir pekan lalu, pasukan Shin Tae-yong kembali tampil gemilang pada pertemuan kedua di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (27/9/2022). 

Baca juga: FIFA Soroti Kemenangan Timnas Indonesia atas Curacao

Timnas menang dengan skor 2-1 berkat gol Dimas Drajad (3') dan Dendy Sulistyawan (87'). 

Kemenangan ini menjadi tanda bahwa timnas siap bersaing dengan lawan-lawan berat. 

Secara peringkat, Curacao memang tergolong lawan berat karena berada di peringkat ke-84. Adapun Indonesia bertengger di peringkat ke-155. 

Laga uji coba melawan Curacao pun menjadi FIFA matchday pamungkas yang dilakoni timnas tahun ini. 

Shin Tae-yong berharap Indonesia bisa konsisten melakoni laga persahabatan FIFA, khususnya melawan tim dengan ranking yang lebih tinggi. 

"Untuk tahun ini FIFA matchday sudah selesai semua. Pastinya tahun depan dijadwalkan pertandingan. Memang harus lawan yang ranking FIFA lebih tinggi agar sepak bola Indonesia bisa semakin maju ke depan," tutur STY dalam jumpa pers seusai laga. 

Dalam momen jumpa pers ini, KOMPAS.com menangkap momen menarik. 

Saat jumpa pers, Shin Tae-yong bersama penerjemah, serta Rachmat Irianto dan Bandung Saputra sebagai local media officer masuk ke dalam ruang media.

Di belakang rombongan STY, ada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yang juga masuk ke dalam ruang media.  Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri juga ikut masuk. 

Beda dengan STY yang duduk di depan, Iwan Bule -sapaan akrab Iriawan- berbaur dengan wartawan. 

KOMPAS.com yang hadir juga di ruang media melihat Iwan Bule yang mengenakan jersey timnas berwarna merah. Dia berdiri sejajar dengan barisan kameramen televisi. 

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong (kiri), menjalani sesi konferensi pers bersama Rachmat Irianto (kanan) usai laga FIFA Matchday antara Indonesia vs Curacao di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (27/9/2022).KOMPAS.COM/FERRIL DENNYS Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong (kiri), menjalani sesi konferensi pers bersama Rachmat Irianto (kanan) usai laga FIFA Matchday antara Indonesia vs Curacao di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (27/9/2022).

Saat berada di posisinya, Iwan Bule tampak membawa bendera merah putih yang terlipat rapi. Dia kemudian terdengar berbicara menyampaikan pujian kepada STY dan Irianto. 

Saat sesi jumpa pers dimulai, Iwan Bule tampak menyimak pernyataan STY yang disampaikan kepada media.

Lalu ketika memasuki sesi tanya jawab, Iwan Bule bergeser untuk berdiri di samping Indra Sjafri. 

Posisi Iwan Bule dan Indra Sjafri berada di samping meja jumpa pers. "Aksi" kedua sosok ini menarik perhatian KOMPAS.com. 

Saya hanya memperhatikan ekspresi Iwan Bule dan Indra Sjafri karena Kompas.com berdiri dekat dengan mereka. Mereka terlihat serius menyimak jalannya jumpa pers.

Dalam sesi tanya jawab, media Jawa Pos menjadi penanya pertama. Lalu kemudian, media dari Goal Indonesia yang mengajukan pertanyaan. 

Saat sesi tersebut, KOMPAS.com menangkap momen Iwan Bule dan Indra Sjafri menganggukkan kepala. Setelah tanda tersebut, sesi jumpa pers dari STY pun berakhir. 

Sontak saya langsung berkata,"Cing, lo memang enggak akan dapat kesempatan bertanya."

Saya menyampaikan hal itu kepada rekan saya Abdul Susila dari CNN karena dia sempat mengangkat tangan untuk bertanya. 

Shin Tae-yong kemudian terlihat berdiri lalu mengucapkan terima kasih dengan bahasa Indonesia. 

STY yang masih berdiri di belakang meja lalu memanggil Iwan Bule. "Pak Ketum", katanya.

Iwan Bule menghampiri STY. Dia lalu berdiri di tengah di antara STY dan Irianto sambil merangkul keduanya. 

Momen ini kemudian diabadikan oleh media yang masih berada di ruangan tersebut. 

STY dan penerjemahnya serta Irianto kemudian meninggalkan ruangan. 

Namun, Iwan Bule tetap bertahan dan kemudian memberikan keterangan kepada media. 

Iwan Bule bukan kali pertama memberikan keterangan kepada media setelah timnas bertanding.

Setelah laga perdana melawan Curacao, Iwan Bule juga memberikan keterangan kepada media, seusai laga.   

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Thomas & Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Thomas & Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Badminton
Siaran Langsung dan Link Live Streaming Indonesia Vs Korea Malam Ini

Siaran Langsung dan Link Live Streaming Indonesia Vs Korea Malam Ini

Timnas Indonesia
Persib Bandung Vs Borneo FC, Siasat Pieter Huistra Manfaatkan Laga

Persib Bandung Vs Borneo FC, Siasat Pieter Huistra Manfaatkan Laga

Liga Indonesia
Klasemen Liga Inggris: Liverpool Gagal Pepet Arsenal, Terancam Man City

Klasemen Liga Inggris: Liverpool Gagal Pepet Arsenal, Terancam Man City

Liga Inggris
Hasil Man United Vs Sheffield United 4-2: Roket Fernandes, Setan Merah Menang

Hasil Man United Vs Sheffield United 4-2: Roket Fernandes, Setan Merah Menang

Liga Inggris
Hasil Everton Vs Liverpool, The Reds Tumbang, Gagal Dekati Arsenal

Hasil Everton Vs Liverpool, The Reds Tumbang, Gagal Dekati Arsenal

Liga Inggris
Link Live Streaming Everton Vs Liverpool, Kickoff Pukul 02.00 WIB

Link Live Streaming Everton Vs Liverpool, Kickoff Pukul 02.00 WIB

Liga Inggris
Pengamat Korsel Bahas Beban Besar Timnas Korea Jelang Hadapi Indonesia

Pengamat Korsel Bahas Beban Besar Timnas Korea Jelang Hadapi Indonesia

Timnas Indonesia
Sirkuit Mandalika Sudah Terpesan 200 Hari untuk Even Otomotif

Sirkuit Mandalika Sudah Terpesan 200 Hari untuk Even Otomotif

Sports
Hasil Persik Vs PSS 4-4, Diwarnai Hattrick Tendangan Penalti

Hasil Persik Vs PSS 4-4, Diwarnai Hattrick Tendangan Penalti

Liga Indonesia
'Bocoran' Grup WhatsApp Timnas U23 soal Kembalinya Nathan

"Bocoran" Grup WhatsApp Timnas U23 soal Kembalinya Nathan

Timnas Indonesia
Persib Bandung Vs Borneo FC, Maung Cari Cara Bongkar Pertahanan Pesut Etam yang Minim Kebobolan

Persib Bandung Vs Borneo FC, Maung Cari Cara Bongkar Pertahanan Pesut Etam yang Minim Kebobolan

Liga Indonesia
Persib Bandung Vs Borneo FC, Disebut-sebut Layaknya Derby

Persib Bandung Vs Borneo FC, Disebut-sebut Layaknya Derby

Liga Indonesia
Pernyataan Ini Bukti STY Tidak Setengah Hati Lawan Korsel

Pernyataan Ini Bukti STY Tidak Setengah Hati Lawan Korsel

Timnas Indonesia
Pelatih Korea Selatan Ungkap Kekuatan Timnas U23 Indonesia

Pelatih Korea Selatan Ungkap Kekuatan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com