Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/07/2022, 04:00 WIB

KOMPAS.com - Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, mengevaluasi permainan tim usai dilumat Borneo FC dengan skor telak 0-3.

Borneo FC menjamu Arema FC pada pekan pertama Liga 1 2022-2023 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (24/7/2022) sore WIB.

Belajar dari pengalaman pada final Piala Presiden 2022, Borneo FC langsung bermain agresif tanpa memberikan waktu Arema FC membangun benteng pertahannya.

Baca juga: Borneo FC Vs Arema FC: Ke Mana Abel Camara Saat Singo Edan Tumbang pada Laga Perdana Liga 1?

Hasilnya, Borneo FC sudah unggul dua gol melalui brace Ahmad Nur Hardianto pada menit ke-3 dan ke-6.

Kemenangan tim berjuluk Pesut Etam disempurnakan gol Muhammad Sihran pada masa injury time, tepatnya menit ke-92.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, menanggapi kekalahan ini dengan introspeksi diri. Ia mengakui tim memulai pertandingan dengan sangat buruk.

“Seperti yang saya bilang, kami tidak siap untuk laga ini, akhirnya kami mendapat gol cepat, dan setelah itu kami bereaksi,” ujar pelatih asal Portugal.

Kebobolan pada menit-menit awal membuyarkan semua skema permainan Arema FC.

Dalam kondisi tertinggal, ia melihat permainan tim menjadi tidak teratur, tak seperti yang diinginkan.

Baca juga: Hasil Borneo FC Vs Arema FC 3-0: Diwarnai 2 Kartu Merah, Pesut Etam Tuntaskan Dendam

Babak kedua, Arema FC mencoba bermain lebih ofensif dengan memasukkan empat pemain bertipe menyerang, Ilham Udin, Dedik Setiawan, Adam Alis dan Hanis Sagara.

Bahkan pada menit ke-63 bek Bagas Adi ditarik digantikan winger Hamzah Titofani untuk memecah kebuntuan.

Namun upaya tersebut belum cukup menguba arah angin dalam pertandingan.

“Namun saya mencoba memperbaiki situasi itu agar bisa mudah dimengerti oleh pemain. Di sepak bola semuanya harus diputuskan dengan cepat, nyatanya situasinya berbeda. Dan ini yang terjadi,” ujarnya.

Eduardo Almeida menegaskan tidak akan meratapi kekalahan ini. Tim sudah mengambil hikmah dari hasil pertandingan.

“Kami tidak emosi dan kami besok akan menganalisis hasil pertandingan,” pungkas pelatih berusia 43 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+