Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wolfgang Pikal Terkesan dengan Putra-putra Papua Peserta Ajang PFA Cari Bakat

Kompas.com - 30/06/2022, 04:34 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - Tahun pertama ajang "PFA Cari Bakat" Papua Football Academy telah berakhir. Stadion Mahacendra, Universitas Cenderawasih, di Kota Jayapura menjadi venue pamungkas ajang yang menyaring bakat-bakat terbaik Papua pada Sabtu-Minggu (25-26 Juni 2022) tersebut.

Ajang pencarian bakat Papua Football Academy tersebut menyambangi Kota Jayapura untuk mencari anak-anak Papua terbaik kelahiran 1 Januari 2009 hingga 31 Desember 2009.

Jayapura menjadi tujuan terakhir setelah "PFA Cari Bakat" mengunjungi Timika dan Merauke.

Papua Football Academy (PFA) merupakan inisiasi dan salah satu komitmen investasi sosial PT Freeport Indonesia untuk membantu mengembangkan sumber daya sepak bola Papua.

Direktur Akademi Papua Football Academy, Wolfgang Pikal, memimpin program pencarian bakat putra-putra Papua tersebut.

Baca juga: Rully Nere Sambut Hangat Kehadiran Papua Football Academy

Anak-anak calon anggota PFA adalah mereka yang duduk di kelas VII SMP saat seleksi, selain tahun kelahiran.

Anak-anak tersebut akan menyelesaikan SMP secara bersama-sama di Papua Football Academy sebagai bagian program kerja sama PFA dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.

"Dari pencarian bakat di 3 kota, saya melihat ada perbedaan karakter anak-anak yang ikut PFA Cari Bakat," ujar Wolfgang Pikal dalam rilis yang diterima Kompas.com.

"Namun, pada dasarnya, bakat sepak bola anak-anak Papua luar biasa. Mereka membutuhkan sentuhan khusus agar menjadi sinar sepak bola Indonesia."

Direktur Akademi Papua Football Academy, Wolfgang Pikal, memimpin program PFA Cari Bakat dari Papua Football Academy di Stadion Mahacendra, Universitas Cenderawasih, pada Sabtu dan Minggu (25-26 Juni 2022).
PFA Direktur Akademi Papua Football Academy, Wolfgang Pikal, memimpin program PFA Cari Bakat dari Papua Football Academy di Stadion Mahacendra, Universitas Cenderawasih, pada Sabtu dan Minggu (25-26 Juni 2022).

Mantan asisten pelatih timnas Indonesia tersebut mengaku, dampak keberadaan sekolah-sekolah sepak bola di Jayapura terlihat nyata saat peserta PFA Cari Bakat unjuk kemampuan.

"Polesan pelatih mereka di SSB sudah bisa terlihat ketika para peserta diberi kesempatan bermain sepak bola 7 lawan 7 selama 2x10 menit," kata Wolfgang.

Hal tersebut diamini Ricardo Salampessy, legenda sepak bola Persipura yang hadir di Stadion Mahacendra, Universitas Cenderawasih, Jayapura.

Bek tangguh berusia 38 tahun tersebut adalah salah satu pelopor bergulirnya Jayapura Junior League bersama Ardiles Rumbiak yang kini menjadi pelatih kepala Papua Football Academy.

Baca juga: Ajang Papua Football Academy Cari Bakat Loloskan 26 Putra Terbaik Merauke

Tim pelatih Papua Football Academy Cari Bakat akhirnya memilih 21 anak untuk menjalani tes lanjutan dari 137 peserta yang mendaftar di Jayapura.

Mereka yang lolos tahap pertama akan mengikuti tes psikologi, sidik jari, dan dilanjutkan tes kesehatan.

Tim pelatih pimpinan Wolfgang Pikal tersebut akan memilih 30 putra Papua terbaik dari Timika, Merauke, dan Jayapura untuk tahun pertama Papua Football Academy.

PFA akan mengoptimalkan bakat sepak bola yang mereka punya dan membentuk karakter yang baik sebagai bekal masa depan mereka.

Sebelumnya, PFA Cari Bakat meloloskan lolos 22 putra Papua di Timika. Diikuti 26 peserta dari Merauke dan terakhir21 orang dari Jayapura. 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Modal Argentina untuk Pertahankan Gelar Juara Copa America 2024

Modal Argentina untuk Pertahankan Gelar Juara Copa America 2024

Internasional
Pilih Ketum, Munas PBSI Digelar Agustus 2024

Pilih Ketum, Munas PBSI Digelar Agustus 2024

Badminton
Hasil Ekuador Vs Venezuela 1-2, La Vintontio Bekuk 10 Pemain La Tri

Hasil Ekuador Vs Venezuela 1-2, La Vintontio Bekuk 10 Pemain La Tri

Internasional
Electric PLN Pupus Harapan Juara Bertahan Bandung BJB ke Final Four Proliga 2024

Electric PLN Pupus Harapan Juara Bertahan Bandung BJB ke Final Four Proliga 2024

Sports
Daftar Top Skor Euro 2024: Penyerang Georgia dan Jerman Teratas

Daftar Top Skor Euro 2024: Penyerang Georgia dan Jerman Teratas

Internasional
Jadwal Euro 2024: Laga Terakhir Fase Grup, Dibuka Swiss Vs Jerman

Jadwal Euro 2024: Laga Terakhir Fase Grup, Dibuka Swiss Vs Jerman

Internasional
Momen Assist Ronaldo, Aksi Spektakuler untuk Akademi Sepak Bola Dunia

Momen Assist Ronaldo, Aksi Spektakuler untuk Akademi Sepak Bola Dunia

Internasional
Daftar Tim Lolos 16 Besar Euro 2024, Portugal Terbaru

Daftar Tim Lolos 16 Besar Euro 2024, Portugal Terbaru

Internasional
Hasil Euro 2024: Portugal Menang ke 16 Besar, Belgia 3 Poin Perdana

Hasil Euro 2024: Portugal Menang ke 16 Besar, Belgia 3 Poin Perdana

Internasional
Saat Laga Turkiye Vs Portugal Terhenti 4 Kali karena Fans Ronaldo, Alarm Keamanan

Saat Laga Turkiye Vs Portugal Terhenti 4 Kali karena Fans Ronaldo, Alarm Keamanan

Internasional
Hasil Belgia Vs Romania 2-0, Tendangan Monster Kiper Bikin Assist bagi De Bruyne

Hasil Belgia Vs Romania 2-0, Tendangan Monster Kiper Bikin Assist bagi De Bruyne

Internasional
Cristiano Ronaldo Raja Piala Eropa, Rekor Keterlibatan Gol

Cristiano Ronaldo Raja Piala Eropa, Rekor Keterlibatan Gol

Internasional
Lionel Messi Ikon Dunia, Bawa Perubahan yang Menguntungkan MLS

Lionel Messi Ikon Dunia, Bawa Perubahan yang Menguntungkan MLS

Internasional
Mbappe Dua Gol lawan Tim Cadangan Paderborn, Adaptasi dengan Masker

Mbappe Dua Gol lawan Tim Cadangan Paderborn, Adaptasi dengan Masker

Internasional
Fenomena Piala Eropa 2024, Enam Gol Bunuh Diri Jadi Primadona

Fenomena Piala Eropa 2024, Enam Gol Bunuh Diri Jadi Primadona

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com