Kompas.com - 29/06/2022, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Liga Italia musim 2022-2023 akan menggunakan format baru terkait penentuan gelar juara di mana.

Format tersebut pernah dipakai pada 59 tahun silam, tepatnya musim 1963-1964.

Dilansir BolaSport.com dari Corriere Dello Sport, perubahan tersebut menyangkut adanya play-off scudetto alias gelar juara.

Baca juga: Jadwal Liga Italia 2022-2023 Pekan Perdana: AC Milan Vs Udinese, Inter Lawan Tim Promosi

Jika dua tim yang berada di posisi teratas klasemen memiliki poin sama, maka mereka akan menjalani babak play-off untuk memutuskan siapa yang menjadi juara.

Dalam pertandingan play-off tersebut, tidak akan ada perpanjangan waktu. Jadi, adu penalti menjadi penentu juara jika terjadi hasil imbang sepanjang 90 menit.

Pertandingan play-off hanya akan berlaku untuk perebutan gelar Liga Italia saja.

Sementara itu untuk tim dengan poin yang sama dalam perebutan tiket kompetisi Eropa, rekor head-to-head jadi penentu.

Format baru Liga Italia musim 2022-23 ini mengulangi apa yang pernah terjadi hampir enam dekade lalu. Sebab, format yang sama dipakai pada kompetisi musim 1963-1964.

Dilansir BolaSport.com dari RSSSF, pada musim reguler 1965-64 itu, Bologna dan Inter Milan memiliki poin serupa, 54.

Baca juga: Daftar 20 Tim Liga Italia 2022-2023, Monza Jadi Kepingan Terakhir

Alhasil, pertandingan dilanjutkan ke babak play-off untuk menetukan siapa yang jadi juara Serie A, kasta tertinggi Liga Italia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber BolaSport


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilema Ten Hag: Cadangkan Ronaldo Salah, Mainkan Ronaldo Juga Salah

Dilema Ten Hag: Cadangkan Ronaldo Salah, Mainkan Ronaldo Juga Salah

Liga Lain
Tragedi Kanjuruhan: Polisi di Sepak Bola Indonesia Tak Sesuai Regulasi FIFA

Tragedi Kanjuruhan: Polisi di Sepak Bola Indonesia Tak Sesuai Regulasi FIFA

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Pihak Klub-Polisi Sudah Jadi Tersangka, Bagaimana PSSI?

Tragedi Kanjuruhan: Pihak Klub-Polisi Sudah Jadi Tersangka, Bagaimana PSSI?

Liga Indonesia
44 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Takhayul dalam Jalan Juara Argentina

44 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Takhayul dalam Jalan Juara Argentina

Internasional
Omonia Vs Man United: Cinta Buta kepada Ronaldo

Omonia Vs Man United: Cinta Buta kepada Ronaldo

Sports
Roma Vs Betis, Jose Mourinho Sebut Hasil Bukan Paling Adil

Roma Vs Betis, Jose Mourinho Sebut Hasil Bukan Paling Adil

Liga Lain
Dirut PT LIB Jadi Tersangka, Ketum PSSI Buka Suara

Dirut PT LIB Jadi Tersangka, Ketum PSSI Buka Suara

Sports
Tragedi Kanjuruhan: Kepolisian Terus Bekerja, Peran 6 Tersangka, Potensi Penambahan Masih Ada

Tragedi Kanjuruhan: Kepolisian Terus Bekerja, Peran 6 Tersangka, Potensi Penambahan Masih Ada

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Anggota Polisi yang Perintahkan Tembak Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan: Anggota Polisi yang Perintahkan Tembak Gas Air Mata

Sports
Omonia Vs Man United, Rashford Soroti Kepintaran Erik ten Hag

Omonia Vs Man United, Rashford Soroti Kepintaran Erik ten Hag

Liga Lain
Jadwal Timnas U17 Indonesia Vs Palestina di Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Jadwal Timnas U17 Indonesia Vs Palestina di Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Liga Indonesia
Omonia Vs Man United, Ten Hag Beberkan Kunci Kemenangan Usai Tertinggal

Omonia Vs Man United, Ten Hag Beberkan Kunci Kemenangan Usai Tertinggal

Sports
Pergerakan Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI Diundang Polri dan Kemenkes

Pergerakan Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI Diundang Polri dan Kemenkes

Liga Indonesia
Klasemen Kualifikasi Piala Asia U17 2023 Jelang Indonesia Vs Palestina

Klasemen Kualifikasi Piala Asia U17 2023 Jelang Indonesia Vs Palestina

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Pesan Perdamaian, Suporter Harus Hentikan Kebencian

Tragedi Kanjuruhan: Pesan Perdamaian, Suporter Harus Hentikan Kebencian

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.