Kompas.com - 24/05/2022, 23:40 WIB

 

LONDON, KOMPAS.com - Turnamen Grand Slam Wimbledon musim 2022 sudah pasti digelar.

Namun begitu, ada hal unik yang terjadi pada pergelaran kali ini.

Wimbledon masih menjadi ajang penyelenggaraan turnamen tenis internasional yang terkemuka.

Lazimnya, dua asosiasi tenis internasional yakni WTA dan ATP memberikan poin penilaian sebagaimana terjadi setiap tahun.

Kendati demikian, poin penilaian itu tak menghampiri Wimbledon alias minus poin di Wimbledon 2022.

"ATP dan WTA tidak memberikan poin penilaian pada perhelatan Grand Slam Wimbledon," kata pernyataan kedua belah pihak, Sabtu (21/5/2022).

Grand Slam Wimbledon adalah turnamen tenis internasional di lapangan rumput.

Dalam pernyataan keduanya, WTA dan ATP mengatakan bahwa alasan tidak memberikan poin bagi perhelatan Wimbledon memang dekat dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Rusia mendapatkan dukungan dari Belarus, sekutunya.

Invasi ini membuat banyak federasi olahraga mencoret nama Rusia dan Belarus dari daftar penyelenggaraan olahraga internasional.

Federasi-federasi olahraga juga melarang atlet dari kedua negara ikut ambil bagian di kejuaraan-kejuaraan internasional.

Pengelola Grand Slam Wimbledon, All England Club (AELTC) juga menerapkan kebijakan sama mengenai pelarangan bagi atlet tenis asal Rusia dan Belarus.

Pada April 2022, AELTC menegaskan kembali kebijakannya melarang atlet tenis Rusia dan Belarus berkompetisi di Grand Slam Wimbledon 2022.

Alhasil, kebijakan itu mendapat tentangan dari WTA dan ATP.

Baca juga: Gran Slam Wimbledon 2022 dan Posisi Sulit Petenis

Diskriminatif

Selain WTA dan ATP, sesuai informasi terkini, Federasi Tenis Internasional (ITF) juga memilih sikap yang sama.

Di Wimbledon, ITF menggarap dua turnamen internasional.

Yang pertama adalah Turnamen Tenis Wimbledon Junior dan Turnamen Tenis Wimbledon Kursi Roda.

"Keputusan Wimbledon melarang kepesertaan pemain Rusia dan Belarusia berlaga di Inggris adalah keputusan diskriminatif," kata WTA, ATP, dan ITF.

Menurut ketiga federasi itu, tindakan diskriminatif bertentangan dengan komitmen integritas olahraga tenis.

Sementara itu, Grand Slam Wimbledon akan berlangsung pada 27 Juni 2022 hingga 10 Juli 2022.

Petenis pria asal Rusia Daniil Medvedev tak bisa berlaga di Grand Slam Wimbledon 2022.

Daniil Medvedev kini ada di rangking dua petenis profesional pria di dunia.

Kemudian, atlet wanita asal Belarus Aryna Sabalenka juga tak bisa berlaga di Grand Slam Wimbledon 2022.

Aryna Sabalenka saat ini adalah petenis profesional wanita yang ada di posisi tujuh dunia.

Asa

Sementara itu, mantan petenis internasional Tim Henman punya pandangan lain.

Petenis pria asal Britania Raya ini memandang bahwa tidak adanya poin pemeringkatan semoga tidak membuat animo petenis susut untuk ikut serta di Wimbledon musim ini.

Menurut dia, Wimbledon 2022 menjadi posisi sulit bagi para petenis.

"Sejarah dan prestise Wimbledon menjadi catatan sendiri," ujar pria berusia 47 tahun itu.

Sementara itu, petenis Jepang Naomi Osaka juga memiliki pertimbangan sendiri.

Petenis wanita yang sudah empat kali menjuarai Grand Slam Wimbledon mengatakan bahwa dirinya tak begitu yakin ikut ambil bagian kali ini.

"Saya tidak 100 persen yakin," kata Naomi Osaka.

Naomi Osaka mengakui bahwa poin pemeringkatan adalah hal penting bagi dirinya.

"Saya selalu termotivasi saat menyaksikan poin pemeringkatan saya bergerak naik," pungkas Naomi Osaka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.