Kompas.com - 23/11/2021, 18:20 WIB
Pemain asing Persib Bandung Wander Luiz dan Esteban Viscarra selebrasi seusai menjebol gawang Persipura Jayapura pada pertandingan pekan 10 Liga 1 2021 yang berakhir dengan skor 3-1 di Stadion Monahan Solo, Sabtu (30/10/2021) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain asing Persib Bandung Wander Luiz dan Esteban Viscarra selebrasi seusai menjebol gawang Persipura Jayapura pada pertandingan pekan 10 Liga 1 2021 yang berakhir dengan skor 3-1 di Stadion Monahan Solo, Sabtu (30/10/2021) malam.

KOMPAS.com - Persib Bandung mengusung misi bangkit saat bersua Persiraja Banda Aceh pada pekan ke-13 Liga 1 2021-2022.

Klub berjulukan Maung Bandung itu mengincar tiga poin dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/11/2021).

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengatakan, duel menghadapi Persiraja merupakan laga penting bagi Maung Bandung untuk kembali ke jalur kemenangan.

Persib baru saja menelan kekalahan perdananya di kompetisi musim ini dari Persija Jakarta.

Dalam laga pekan ke-12 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (20/11/2021) itu Persib kalah 0-1.

Baca juga: Pesepak Bola Liga 1 dan Liga 2 Dapat BPJS, Ini Perbedaan untuk Pemain Lokal dan Asing

Kekalahan tersebut tidak hanya memutus rentetan hasil tak terkalahkan Persib, tetapi juga catatan kemenangan beruntun yang sebelumnya ditorehkan Maung Bandung dalam lima laga terakhir.

"Ini adalah laga yang penting bagi kami untuk langsung bangkit karena kami tidak senang gagal mendapat tiga poin di laga sebelumnya," kata Alberts dalam virtual konferensi pers, Selasa (23/11/2021).

Alberts tak menampik, kekalahan dari Persija merupakan hasil yang mengecewakan bagi Persib. Menurut dia, Persib tidak layak kalah dari Persija.

Apalagi Alberts menilai ada sejumlah keputusan wasit yang merugikan Persib. Paling disayangkan, saat wasit tidak mengesahkan "gol hantu" Persib pada menit awal pertandingan.

Menurut dia, bola hasil sepakan bebas Marc Klok sepenuhnya sudah melewati garis gawang sehingga seharusnya disahkan menjadi gol.

Baca juga: Soal Gol Hantu Persib, Robert Alberts Sebut Bola Sudah Lewati Garis Gawang Persija

Akan tetapi, wasit memiliki pendapat lain dengan tidak menganggap momen tersebut sebagai sebuah gol.

"Mengingat kami sebenarnya pantas mendapatkan kemenangan, bisa mencetak gol (yang tidak disahkan) dan setelah itu kami juga seharusnya mendapat penalti," tutur Alberts.

"Itu yang membuat kami masih sedikit kesal. Jadi, besok kami akan melakukan segalanya untuk secepatnya bangkit," ucap dia.

Albert melanjutkan, kekalahan dari Persija membuat skuadnya merasa tidak senang.

Oleh karena itu, Maung Bandung ingin membalaskan kekecewaannya dengan meraih tiga poin atas Persiraja.

"Seperti yang tadi saya katakan, kami sangat tidak senang karena gagal mendapat tiga poin," kata Alberts.

"Keinginan seluruh awak tim, baik itu pemain, pelatih, maupun ofisial untuk segera bangkit dan segera memainkan pertandingan lagi," ucap dia.

Andai menang atas Persiraja, Persib berpeluang memangkas jarak poin mereka dengan Bhayangkara FC sebagai pemuncak klasemen sementara, menjadi satu poin.

Saat ini Bhayangkara FC mengoleksi 29 poin, sementara Persib yang berada di posisi kedua memiliki 25 poin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.