Kompas.com - 23/09/2021, 18:00 WIB
Pemain asing Persebaya Surabaya Jose Wilkson saat pertandingan pekan ke 2 Liga 1 2021-2022 melawan Persikabo 1973 yang berakhir dengan skor 3-1 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Sabtu (11/9/2021) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain asing Persebaya Surabaya Jose Wilkson saat pertandingan pekan ke 2 Liga 1 2021-2022 melawan Persikabo 1973 yang berakhir dengan skor 3-1 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Sabtu (11/9/2021) malam.

KOMPAS.com - Persebaya Surabaya berada dalam tekanan untuk bisa meraih kemenangan atas  Bhayangkara FC pada pekan keempat Liga 1 2021-2022.

Tiga poin dari Bhayangkara adalah tuntutan yang diajukan bonek mania -suporter Persebaya- kepada tim kesayangannya itu.

Mengingat, pada pekan lalu, Persebaya tumbang secara menyakitkan dari PSM Makassar.

Sebuah hasil yang mengecewakan tentunya, terlebih dalam laga tersebut Persebaya mampu unggul lebih dulu.

Baca juga: Persebaya Tingkatkan Kewaspadaan Dua Kali Lipat Lawan Bhayangkara FC

Namun PSM bereaksi cepat, dengan memberondong tiga gol ke gawang Persebaya, dan berbalik unggul 3-1.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, memahami tuntutan yang diberikan suporter kepada Bajul Ijo. Bagi Aji, itu adalah hal yang wajar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, Aji mengimbau kepada para pemain, menjadikan tuntutan untuk meraih kemenangan dari suporter sebagai motivasi untuk mengalahkan Bhayangkara FC dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (23/9/2021).

"Saya kira wajar, karena di manapun suporter menginginkan timnya meraih prestasi terbaik. Dalam pertandingan besok pemain sudah siap dengan segala situasinya meski dalam pertandingan terakhir kami tidak bisa menang," ujar Aji dalam konferensi pers virtual, Kamis (23/9/2021).

"Tetapi sangat wajar bila ada tekanan suporter, karena mereka menginginkan yang terbaik. Jadi saya tekankan pada pemain untuk jadi satu motivasi untuk bisa meraih kemenangan besok malam," sambung Aji.

Persebaya punya catatan pertandingan yang bagus ketika berhadapan dengan Bhayangkara FC.

Dari empat pertemuan terakhir, Bajul Ijo sukses meraih tiga kemenangan. Adapun satu laga lainnya berakhir dengan hasil imbang.

Namun Aji enggan menjadikan catatan apik Persebaya atas Bhayangkara FC sebagai tolok ukur.

Menurutnya, itu hanyalah statistik dan takkan memengaruhi hasil pertandingan nanti.

Meski begitu, Aji berharap, rekor impresif atas Bhayangkara menjadi tambahan motivasi bagi para pemain. Agar, catatan positif tersebut berlanjut.

Baca juga: Evaluasi Persebaya Usai Tumbang di Tangan PSM Makassar...

"Itu menurut saya, hanya sebagai catatan saja. Terpenting para pemain bisa tampil optimal dalam pertandingan. Tetapi mudah-mudahan catatan positif ini bisa berlanjut," tutur Aji.

"Meski saya tidak menjadikannya sebagai patokan, karena kondisinya berbeda. Terpenting Persebaya bisa menunjukkan permainan yang bagus dan meraih hasil positif di pertandingan besok," imbuh dia.

Lebih lanjut, Aji mengingatkan kepada para pemain, untuk bermain lebih efektif dengan meminimalisir kesalahan sendiri.

Berkaca pada pertandingan sebelumnya menghadapi PSM Makassar, tim asal Jawa Timur itu banyak melakukan kesalahan elementer yang mampu dimanfaatkan lawan untuk mencetak tiga gol.

Meminimalisir kesalahan harus dilakukan semua pemain, mengingat Bhayangkara memiliki barisan pemain depan yang berkualitas.

Ada sosok Ezechiel N'Douassel yang menjadi mesin gol The Guardian dengan empat golnya sejauh ini. Ezechiel adalah penyerang yang pergerakannya sulit diprediksi, dia juga bertipikal bomber haus gol.

"Terpenting adalah kami menginstruksikan kepada semua pemain, khususnya pemain belakang agar tidak melakukan kesalahan sedikit pun," ucap Aji.

"Jangan sampai membuat kesalahan yang sama dan kesalahan yang tidak penting dalam menghadapi Bhayangkara," tegas dia.

Bersua Bhayangkara FC, Persebaya kemungkinan akan tampil dengan kekuatan penuh. Mengingat, lima pemain yang sebelumnya dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan timnas sudah kembali ke tim.

Lima pemain itu adalah Ricky Kambuaya, Ernando Ari, Rizki Ridho, Arif Satria, dan Rachmat Irianto.

Aji mengatakan, kelimanya akan bergabung dalam sesi latihan terakhir Persebaya sebelum pertandingan.

Mantan pelatih Arema FC itu berharap, kembalinya lima pemain tersebut bisa membantu Bajul Ijo meraih hasil positif atas Bhayangkara.

"Persiapan kami sudah cukup bagus, nanti kami akan menggelar official training, ya itu adalah latihan terakhir kami sebelum pertandingan," tutur Aji.

"Dan nanti juga lima pemain yang sebelumnya dipanggil tim nasional sudah bisa bergabung. Mudah-mudahan kami bisa meraih kemenangan menghadapi Bhayangkara besok," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.