Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Klok Lihat Marselino Kerja Keras untuk Negara, Sesalkan Warganet yang Asal Bicara

Kompas.com - 06/05/2024, 05:25 WIB
Adil Nursalam,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gelandang timnas U23 Indonesia, Marselino Ferdinan, jadi sasaran hujatan warganet menyusul kegagalan Garuda Muda menyegel peringkat tiga Piala Asia U23 2024

Ada netizen yang menilai Marselino egois dan terlalu banyak memamerkan skill individunya di atas lapangan. 

Pengambilan keputusan Marselino dalam laga kontra Irak pun dianggap keliru. Kesimpulan diambil oleh warganet dengan melihat ekspresi kecewa rekan-rekan setim Marselino yang terekam kamera. 

Seperti diketahui, timnas U23 Indonesia takluk 1-2 dari Irak pada laga perebutan tempat ketiga Piala Asia U23 2024, Kamis (2/5/2024), di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar. 

Hasil tersebut membuat Indonesia masih harus bertarung melawan Guinea dalam laga playoff antarkonfederasi pada 9 Mei mendatang, untuk memperebutkan satu tiket terakhir ke Olimpiade Paris 2024

Baca juga: Aji Santoso: Marselino Punya Bakat Komplet untuk Jadi Pemain Besar

Gelandang senior timnas Indonesia, Marc Klok, turut berkomentar soal hujatan yang deras diarahkan netizen kepada juniornya, Marselino. 

Sebagai pemain yang dituakan di timnas Indonesia, Klok ingin turut menjaga mentalitas pemain muda masa depan Indonesia seperti Marselino, agar tidak jatuh saat menerima badai hujatan. 

“Kemarin saya bicara dengan Marselino, saya Whatsapp dia. Gimana kondisi kamu? Oke, semua oke,” kata Klok.

“Tapi, ini sepak bola dan mungkin ini Indonesia. Menurut saya dia tidak melakukan hal yang buruk dan tidak lakukan masalah. Hanya, mungkin pengambilan keputusan waktu itu mungkin tidak terlalu baik,” paparnya.

Baca juga: Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Dalam sepak bola, menurut Klok semua pemain bisa mengambil keputusan kurang tepat mengingat ruang atau jarak penglihatan yang terbatas di lapangan. 

Belum lagi, tekanan dari pihak lawan membuat setiap pemain dituntut menentukan keputusan dalam sepersekian detik. Hal tersebut tak mudah dilakukan. 

“Sepak bola juga tidak bisa selalu ambil keputusan yang bagusnya saja, seperti selalu bikin assist atau gol,” tutur Klok.

“Lihat dia (Marselino) kasih kerja keras untuk negara, tidak usah kasih hujatan kepada dia, dia masih muda. Tapi yang penting saya bicara sama dia, pasti hal ini akan dilakukan lebih banyak lagi,” kata Klok pasang badan. 

Baca juga: Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Marc Klok gelandang Timnas Indonesia yang dimiliki Persib Bandung turut merasakan suasana demokrasi di momen Pemilu Presiden 2024.KOMPAS.com/Adil Nursalam Marc Klok gelandang Timnas Indonesia yang dimiliki Persib Bandung turut merasakan suasana demokrasi di momen Pemilu Presiden 2024.

Ia berpesan kepada Marselino untuk melupakan pertandingan terakhir lawan Irak dan bangkit memberi pembuktian pada laga playoff Olimpiade 2024 kontra Guinea di Paris nanti. 

“Terpenting bagaimana kamu mengatasinya dan bagaimana menghadapi komentar itu. Menurut saya, jika kita memiliki pemain bintang di Indonesia, talenta sangat baik, kita jangan buat dia down. Kita harus kasih dia motivasi supaya bisa lebih pintar lagi,” tutur Klok. 

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Pemain Tambahan Bergabung dengan Timnas U20 di Italia

5 Pemain Tambahan Bergabung dengan Timnas U20 di Italia

Liga Indonesia
Desain Baru Sarung Tangan Resmi UFC, Beri Kenyamanan untuk Fighter

Desain Baru Sarung Tangan Resmi UFC, Beri Kenyamanan untuk Fighter

Sports
Ancelotti Ingin Pensiun di Madrid, Tekad Bawa Los Blancos Juara Liga Champions

Ancelotti Ingin Pensiun di Madrid, Tekad Bawa Los Blancos Juara Liga Champions

Liga Spanyol
Shin Tae-yong: Piala Asia Lebih Besar, Jangan Terkurung Piala AFF

Shin Tae-yong: Piala Asia Lebih Besar, Jangan Terkurung Piala AFF

Timnas Indonesia
Jadwal Singapore Open 2024: 8 Wakil Indonesia Berburu Tiket Perempat Final

Jadwal Singapore Open 2024: 8 Wakil Indonesia Berburu Tiket Perempat Final

Badminton
Hasil Final Conference League: Bekuk Fiorentina, Olympiakos Juara dan Cetak Sejarah

Hasil Final Conference League: Bekuk Fiorentina, Olympiakos Juara dan Cetak Sejarah

Liga Lain
Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bundesliga
Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Liga Indonesia
STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Liga Spanyol
Pelatih Persib Ungkap 'Masalah' Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Pelatih Persib Ungkap "Masalah" Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Liga Indonesia
Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam 'Menembus Garis Batas'

Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam "Menembus Garis Batas"

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com