Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PS Sleman Perkenalkan Cita Mas Jajar, Pemain Baru?

Kompas.com - 24/07/2021, 20:08 WIB
Josephus Primus

Penulis

Sumber PSS Sleman

SLEMAN, KOMPAS.com - Direktur Operasional PT. Putra Sleman Sembada (PT. PSS) Hempri Suyatna memperkenalkan Cita Mas Jajar kepada Sleman Fans di tengah pandemi Covid-19.

Mengingat bahwa angka sebaran kasus pandemi Covid-19 masih tinggi, Hempri juga mengajak Sleman Fans disiplin menjalankan protokol kesehatan sebagai usaha menekan laju pertumbuhannya.

Baca juga: Pandemi Covid-19, PS Sleman Bantu UMKM

Pelatih Dejan Antonic saat skuad PS Sleman saat uji coba melawan tim Munial Sport Group (MSG) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/6/2021), sore. PSS Sleman Pelatih Dejan Antonic saat skuad PS Sleman saat uji coba melawan tim Munial Sport Group (MSG) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/6/2021), sore.

“Mari teman-teman Sleman Fans, tetap jaga protokol kesehatan, yakni cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak," ucapnya.

Hempri menerangkan, cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak biasa disingkat Cita Mas Jajar.

Jadi, sesungguhnya, Cita Mas Jajar memang bukan pemain baru PS Sleman.

Penyerang PS Sleman Saddam Emiruddin Gaffar sedang menjalani tes Covid-19, Senin (5/7/2021) di markas PS Sleman, Yogyakarta.PSS Sleman Penyerang PS Sleman Saddam Emiruddin Gaffar sedang menjalani tes Covid-19, Senin (5/7/2021) di markas PS Sleman, Yogyakarta.

"Mari terus kita lakukan dan ikhtiar sehingga sebaran Covid-19 bisa diminimalkan," imbuhnya.

Ilustrasi mencuci tangan Ilustrasi mencuci tangan

Terkait kegiatan kompetisi sepakbola yang masih ditunda, ayah dua anak ini juga mengajak Sleman Fans terus berdoa dan tidak berputus harapan agar kondisi ini bisa membaik.

Ilustrasi masker Ilustrasi masker

“Harapan kami ketika angka sudah melandai, kompetisi sepakbola yang kita mimpikan bisa bergulir lagi," ucap Hempri Suyatna.

Ilustrasi social distancing, jarak sosialShutterstock Ilustrasi social distancing, jarak sosial

Covid-19

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona

Pandemi Covid-19, lanjut Hempri memang berdampak pada banyak hal.

Salah satunya, pada kegiatan ekonomi.

PS Sleman bersama lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan kegiatan bertajuk "PS Sleman for Humanity".

Salah satu rangkaian dari kegiatan tersebut adalah membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mempromosikan barang atau jasa yang dijua atau ditawarkan lewat media sosial PS Sleman.

PS Sleman, pada Jumat (23/7/2021), mengumumkan bahwa bersama lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan kegiatan bertajuk PS Sleman for Humanity untuk membantu UMKM.PSS Sleman PS Sleman, pada Jumat (23/7/2021), mengumumkan bahwa bersama lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan kegiatan bertajuk PS Sleman for Humanity untuk membantu UMKM.

“Pandemi Covid-19 memang telah memberikan dampak negatif bagi eksistensi pelaku UMKM," katanya , kemarin siang.

Hempri menyebutkan, pelaku UMKM banyak yang gulung tikar dan mati suri.
"Apalagi adanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang berdampak pada terhambatnya pemasaran,” tutur Hempri Suyatna.

Manajer PS Sleman Danilo Fernando sedang menjalani tes Covid-19, Senin (5/7/2021) di markas PS Sleman, Yogyakarta.
PSS Sleman Manajer PS Sleman Danilo Fernando sedang menjalani tes Covid-19, Senin (5/7/2021) di markas PS Sleman, Yogyakarta.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com