Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Jenis Derbi di J League: Dari Satu Kota, Prefektur, hingga Nasional

Kompas.com - 12/06/2021, 14:40 WIB
M. Hafidz Imaduddin,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Terdapat empat jenis derbi di sepak bola Jepang terbagi berdasarkan cakupan kota, prefektur, wilayah, hingga nasional.

Derbi di sepak bola Jepang mulai memanas setidaknya dalam dua dekade terakhir.

Hal itu tidak lepas dari era J League, kasta teratas Liga Jepang, yang dimulai pada 1993.

Seperti di negara-negara lain, laga derbi di Jepang juga selalu berlangsung panas dan penuh pertaruhan gengsi, di dalam dan luar lapangan.

Berikut adalah empat jenis derbi di sepak bola Jepang:

1. Derbi Satu Kota

Satu kota di Jepang biasanya hanya dihuni oleh satu tim sepak bola. Hal itu tidak lepas dari proses pembentukan klub yang juga mempertimbangkan aspek dukungan fans lokal di suatu daerah.

Meski demikian, ada beberapa kota di Jepang yang memiliki lebih dari satu tim, seperti Kota Saitama dan juga Yokohama.

Di Yokohama, terdapat derbi panas penuh sejarah yang mempertemukan Yokohama FC dan Yokohama F. Marinos.

Yokohama FC dan Yokohama F. Marinos sebenarnya beririsan.

Baca juga: Mau Dapat Jersey Gratis dari J-League? Begini Caranya

Sebab, Yokohama FC dibentuk oleh fan Yokohama Flugels yang tidak terima tim kebanggaannya dilebur dengan rival satu kota mereka, Yokohama Marinos, pada 1992.

Peleburan dua tim itulah yang menjadi awal mula perubahan nama Yokohama Marinos menajdi Yokohama F. Marinos.

Huruf "F" di tengah nama baru tersebut menunjukkan bahwa Flugels adalah setengah bagian dari Yokohama F. Marinos.

Fans klub Flugels yang tidak terima dengan peleburan itu kemudain mendirikan Yokohama Fulie Sports Club, tim yang kini dikenal dengan sebutan Yokohama FC.

Yokohama FC sampai saat ini menjadi tim sepak bola Jepang pertama dan satu-satunya yang didirikan oleh suporter.

Selain Yokohama, terdapat satu derbi satu kota lain d Saitama.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com