Donnarumma di AC Milan: Jadi Dollarumma Lagi atau Abadi seperti Totti

Kompas.com - 03/05/2021, 12:20 WIB
Gianluigi Donnarumma dalam laga AC Milan vs Torino pada lanjutan kompetisi Serie A Italia yang digelar di Stadion San Siro, 17 Februari 2020. AFP/GETTY IMAGES/MARCO LUZZANIGianluigi Donnarumma dalam laga AC Milan vs Torino pada lanjutan kompetisi Serie A Italia yang digelar di Stadion San Siro, 17 Februari 2020.
|

KOMPAS.com - Kiper muda AC Milan, Gianluigi Donnarumma, dihadapkan dengan dua pilihan, menjadi Dollarumma atau abadi layaknya Francesco Totti.

Gianluigi Donnarumma tengah mendapatkan tekanan hebat dari ultras alias fans garis keras AC Milan.

Ultras AC Milan secara khusus menemui Donnarumma di luar sentra latihan Milanello pada Sabtu (1/5/2021) silam guna mengutarakan keresahan mereka.

Fans meminta kejelasan seputar simpang siur masa depan Donnarumma, figur yang kontraknya bersama AC Milan segera habis akhir musim ini.

Fans memberikan desakan untuk Donnarumma supaya sang kiper segera menandatangani kontrak baru pekan ini.

Jika Donnarumma tidak mau mengikat masa kerja anyar, fans akan menuntut sang penjaga gawang belia agar tak ambil bagian dalam laga pekan ke-35 Liga Italia kontra Juventus.

Baca juga: Ultras AC Milan Bikin Donnarumma Menangis, Ada Apa?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, berita soal ketertarikan Juventus kepada Donnarumma belakangan telah membuat merah kuping fans garis keras I Diavolo Rosso, julukan AC Milan.

“Saya ingin tinggal di sini. Saya ingin memutuskan masa depan saya sendiri dan tidak ada urusan apa pun dengan Juventus,” ujar Donnarumma kepada ultras, seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

Donnarumma dikabarkan sampai menitikkan air mata usai terlibat dalam diskusi panas dengan ultras AC Milan.

Poin lain yang jadi materi bahasan adalah terkait tawa Donnarumma saat bercanda dengan kiper Lazio, Pepe Reina, pada pekan ke-33.

Di mata fans, Donnarumma tak menunjukkan gestur yang semestinya mengingat AC Milan kalah 0-3 dari Lazio.

Selain itu, perwakilan ultras juga menekankan bahwa Donnarumma bisa menjadi Francesco Totti versi AC Milan.

Baca juga: Donnarumma Dilarang Perkuat AC Milan Lawan Juventus, Ini Penyebabnya

Seperti sudah diketahui, Totti adalah legenda hidup AS Roma. Sepanjang kariernya, ia hanya membela panji Tim Serigala meski tawaran menggiurkan datang dari mana-mana.

Sejauh ini proses negosiasi perpanjangan kontrak AC Milan dengan Donnarumma menemui jalan buntu.

Proposal kontrak anyar bernilai 8 juta euro yang disodorkan AC Milan ditolak oleh agen Donnarumma, Mino Raiola yang bertahan di angka minimal 12 juta euro (sekitar 208,6 miliar rupiah).

Saat ini, Donnarumma yang baru berusia 22 tahun sudah menjadi salah satu pemain dengan kocek paling tebal di AC Milan dan Italia.

Gaji per musim kiper asal Castellammare di Stabia itu adalah 6 juta euro per musim. Di antara personel AC Milan, jumlah pemasukan tersebut hanya kalah banyak dari Zlatan Ibrahimovic (7 juta euro per musim).

Baca juga: Negosiasi Alot, AC Milan Kirim Ultimatum ke Donnarumma

Bukan kali ini saja Donnarumma menghadapi insiden tak menyenangkan di tengah negosiasi kontrak baru dengan AC Milan.

Pada Juni 2017 silam, saat membela Italia di ajang Euro U-21, ia sempat dilempari uang palsu oleh fans. Ada pula suporter yang membentangkan spanduk bertuliskan “Dollarumma”.

Aksi fans itu merupakan sindiran untuk Donnarumma dan sang agen yang kala itu sempat menunda-nunda perpanjangan kontrak dengan Milan.

Mino Raiola, selaku agen Donnarumma, dinilai sengaja menciptakan ketidakpastian untuk menerima penawaran dan tentu komisi yang tinggi dari kontrak anyar sang klien di AC Milan.

Marco Fassone dan Massimiliano Mirabelli yang kala itu memimpin negosiasi AC Milan dengan Raiola, akhirnya sepakat di angka yang sangat tinggi, yakni 6 juta euro.

Pada usia yang baru menginjak 18 tahun, Donnarumma sudah berstatus sebagai pesepak bola Italia dengan bayaran tertinggi.

Baca juga: Nasihat Pagliuca untuk Donnarumma: Jangan Mata Duitan!

Semasa itu, gajinya hanya kalah dari duo legiun asing Juventus, yakni Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala.

“Saya mengenal Gigio (panggilan Donnarumma) sejak dirinya berumur 14 tahun. Namun, pada usia 22, ia mesti punya nyali untuk mengambil tindakan berani,” tulis kolumnis Tuttomercatoweb, Pietro Mazzara.

“Sampai ke titik ini, tanpa mengutarakan kehendaknya terhadap modus operandi sang agen, seperti halnya empat tahun silam, akan menjadi kesalahannya,” tulis Mazzara lagi.

Pilihan ada pada Donnarumma. Mau kembali dituding mata duitan dan dilabeli Dollarumma atau menjadi abadi seperti Totti?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komite Olimpiade Australia Lakukan 3 Hal di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Komite Olimpiade Australia Lakukan 3 Hal di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Indonesia Vs Kamboja, Kans Besar Garuda Rebut Poin Penuh di Piala AFF

Indonesia Vs Kamboja, Kans Besar Garuda Rebut Poin Penuh di Piala AFF

Liga Indonesia
Hasil Persib Vs Persebaya: Bajul Ijo Pertahankan Tren, Maung Bandung Dilibas 3-0

Hasil Persib Vs Persebaya: Bajul Ijo Pertahankan Tren, Maung Bandung Dilibas 3-0

Liga Indonesia
Wushu Bakal Punya Tempat Latihan di Jakarta

Wushu Bakal Punya Tempat Latihan di Jakarta

Sports
Harapan di Balik Penyelenggaraan Grand Final Piala Presiden Esports 2021 di Bali

Harapan di Balik Penyelenggaraan Grand Final Piala Presiden Esports 2021 di Bali

Sports
Babak Pertama Persib Vs Persebaya, Tembok Ernando Bendung Maung Bandung

Babak Pertama Persib Vs Persebaya, Tembok Ernando Bendung Maung Bandung

Liga Indonesia
Diterpa Isu Tak Sedap, Pelatih Malaysia Bantah Skuad Piala AFF 2020 Tidak Harmonis

Diterpa Isu Tak Sedap, Pelatih Malaysia Bantah Skuad Piala AFF 2020 Tidak Harmonis

Internasional
Daftar Nomor Punggung Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Egy Pakai No Keramat

Daftar Nomor Punggung Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Egy Pakai No Keramat

Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Malaysia Panen Kritik, Dikatakan Sebagai Bukti Kegagalan FAM

Striker Naturalisasi Malaysia Panen Kritik, Dikatakan Sebagai Bukti Kegagalan FAM

Internasional
Indonesia Vs Kamboja, Kata Shin Tae-yong soal 4 Striker Minim Gol Milik Garuda

Indonesia Vs Kamboja, Kata Shin Tae-yong soal 4 Striker Minim Gol Milik Garuda

Liga Indonesia
Hasil Barito Vs Persik: Youssef Ezzejjari Pamer Ketajaman Lagi, Macan Putih Menang 2-0

Hasil Barito Vs Persik: Youssef Ezzejjari Pamer Ketajaman Lagi, Macan Putih Menang 2-0

Liga Indonesia
Mengapa Timnas Filipina Didominasi Pemain Berwajah Barat?

Mengapa Timnas Filipina Didominasi Pemain Berwajah Barat?

Sports
BWF World Championship 2021: Indonesia Punya 1 Wakil, Kento Momota dan Ganda Campuran Malaysia Mundur

BWF World Championship 2021: Indonesia Punya 1 Wakil, Kento Momota dan Ganda Campuran Malaysia Mundur

Badminton
Kali Terakhir Barca Gagal Lolos dari Fase Grup Liga Champions, Pedri Belum Lahir dan Ansu Fati Baru Berusia Satu Minggu

Kali Terakhir Barca Gagal Lolos dari Fase Grup Liga Champions, Pedri Belum Lahir dan Ansu Fati Baru Berusia Satu Minggu

Liga Champions
Tim Bulu Tangkis Indonesia Mundur dari Kejuaraan Dunia 2021, BWF Kecewa dengan PBSI

Tim Bulu Tangkis Indonesia Mundur dari Kejuaraan Dunia 2021, BWF Kecewa dengan PBSI

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.