Kompas.com - 26/04/2021, 14:30 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali saat memberi keterangan pers sebelum semifinal PIala Menpora 2021 leg kedua antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar di Stadion Manahan Solo, Minggu (18/04/2021) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUMenteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali saat memberi keterangan pers sebelum semifinal PIala Menpora 2021 leg kedua antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar di Stadion Manahan Solo, Minggu (18/04/2021) malam.

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia Zainudin Amali menyayangkan sejumlah oknum suporter Persija dan Persib yang bereaksi berlebihan seusai laga final Piala Menpora 2021.

Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 telah berakhir pada Minggu (25/4/2021) seusai Persija Jakarta dinyatakan sebagai juara.

Persija menjadi kampiun Piala Menpora 2021 setelah mengalahkan Persib di partai final dengan keunggulan agregat 4-1.

Namun, keberhasilan pelaksanaan Piala Menpora 2021 seakan tercoreng dengan kelakuan sejumlah oknum suporter Persija dan Persib.

Baca juga: Oknum Suporter Persija Berkerumun Rayakan Kemenangan, Polisi Bertindak

Sejumlah oknum suporter Persija berkerumun di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Senin (26/4/2021) dini hari WIB untuk merayakan kemenangan timnya.

Padahal, jauh-jauh hari suporter sudah diminta untuk tidak berkerumun mengingat turnamen digelar di tengah pandemi virus corona.

Seusai pertandingan, Sudirman selaku pelatih Persija juga kembali mengingatkan The Jakmania (sebutan fans Persija) untuk merayakan kemenangan dengan lebih bijak tanpa menciptakan keramaian.

"Kami sudah berhasil juara Piala Menpora, tetapi perlu diingat untuk pendukung Persija, khususnya Jakmania, bahwa perayaan ini tidak kita rayakan secara besar-besaran atau menciptakan keramaian," kata Sudirman.

Baca juga: Persib Kalah di Final Piala Menpora, Graha Persib Dirusak Massa

Di sisi lain, sejumlah oknum suporter Persib turun ke jalan dan melakukan aksi perusakan sebagai bentuk kekecewaan usai timnya kalah.

Graha Persib dan mobil sedan berpelat "B" (Jakarta) milik kakak dari kiper Persib, Muhammad Aqil Savik, menjadi sasaran kemarahan oknum bobotoh (penggemar Persib).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X