Kompas.com - 10/03/2021, 13:40 WIB
Pemain Persija Jakarta Marko Simic dan Riko Simanjuntak seusai semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 melawan Madura United yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Senin (17/02/2020) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Persija Jakarta Marko Simic dan Riko Simanjuntak seusai semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 melawan Madura United yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Senin (17/02/2020) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen Persija Jakarta resmi menunjuk Sudirman sebagai pelatih kepala baru untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Sergio Farias.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih dan pelatih tim junior itu akan diberikan misi untuk mengawal Ismed Sofyan dan kawan-kawan untuk mengarungi Piala Menpora 2021.

Penunjukkan Sudirman menciptakan sejarah baru. Dia menjadi pelatih lokal pertama yang menukangi Persija Jakarta di pramusim selama lima musim terakhir.

Baca juga: Piala Menpora 2021, Persita Sudah Terbiasa dengan Sleman

Persija Jakarta memang dikenal sebagai klub yang gemar menggunakan jasa pelatih asing. Tercatat setelah kompetisi Indonesia bangkit kembali pasca-pencabutan sanksi FIFA di tahun 2016, Persija Jakarta belum sekali pun menggunan jasa pelatih lokal.

 

Pelatih Persija Jakarta, Paulo Camargo.KOMPAS.com/Suci Rahayu Pelatih Persija Jakarta, Paulo Camargo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2016 ISC A - Paulo Camargo

Dimulai pada musim 2016, Persija Jakarta menunjuk Paulo Camargo sebagai pelatih kepala. Meskipun dengan dukungan penuh The Jak pelatih berpaspor Brasil tersebut gagal membawa Persija di puncak.

Di tangan Paulo Camargo macan Kemayoran hanya mampu bertengger di posisi 14 klasemen dari total 18 tim.

 

Jelang melawan Arema FC dalam laga lanjutan Piala Presiden 2017, Persija Jakarta dipimpin pelatih Stefano Cugurra latihan di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur (07/02/2017).KOMPAS.com/Suci Rahayu Jelang melawan Arema FC dalam laga lanjutan Piala Presiden 2017, Persija Jakarta dipimpin pelatih Stefano Cugurra latihan di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur (07/02/2017).

2017-2018 Piala Presiden - Stefano Cugurra

Setelah kegagalan di musim 2016 manajemen pun tak tinggal diam. Awal musim 2017 manajemen resmi menunjuk Stefano Cugurra untuk melatih Bambang Pamungkas CS.

Di tahun pertamanya tangan dingin pelatih asal Brasil mampu menjadikan Persija Jakarta lebih baik. Walaupun belum sepenuhnya matang namun di tangan pelatih yang biasa disapa Teco Persija Jakarta lebih tertata dan terbentuk.

Bhayangkara Trofeo Cup 2017 menjadi pramusim pertama Teco bersama Persija Jakarta. Hasilnya Macan Kemayoran hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Bhayangkara FC dan kalah 1-0 atas Arema FC.

Selain Bhayangkara Trofeo Cup, Persija Jakarta juga ambil bagian pada Piala Presiden 2017. Namun sayang kiprah Persija hanya mampu bertahan di fase grup saja.

Di musim 2018 manajemen memutuskan mempertahankan Stefano Cugurra. Keberhasilan pelatih kelahiran 25 Juli 1974 itu mengantar Persija Jakarta finish di posisi keempat Liga 1 2017 dan membuat manajemen tak ragu memberikannya perpanjangan kontrak.

Keputusan yang diambil manajemen pun sangat tepat. Stefano Cugurra berhasil mempersembahkan sederet prestasi untuk Persija Jakarta.

Dimulai dari gelar Piala Presiden 2018, Kampiun Liga 1 2018, runner up Piala Indonesia 2017-2018 serta semifinalis ASEAN Zonal di AFC Cup.

Namun setelah rentetan hasil manis tersebut kemudian dia memutuskan hijrah ke Bali United.

 

Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev.DOK. Persija Jakarta Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev.

2019 Piala Presiden - Ivan Kolev

Sebagai penganti Stefano Cugurra, manajemen menunjuk mantan pelatih timnas Ivan kolev untuk menahankodai Persija Jakarta di musim 2019.

Transisi kepelatihan Stefano Cugurra ke Ivan Kolev sangat terasa sehingga mempengaruhi performa Persija Jakarta.

Pelatih berpaspor Bulgaria tersebut mengawal Persija Jakarta di Piala Presiden 2019. Di tangan Ivan kolev tim kebanggaan The Jak sebenarnya tampil cukup meyakikan.

Persija tergabung di Grup D bersama PSS Sleman, Madura United dan Borneo FC. Mereka berhasil menang mudah selama babak penyisihan dan terhenti langkahnya di babak perempat final.

Memasuki musim Liga 1 2019 Persija tak kunjung membaik di tangan Ivan kolev. Setelah pekan ketiga manajemen memutuska melengserkan Ivan Kolev dan menggatinya dengan pelatih berpaspor Spanyol Julio Banuelos Saez.

Namun pergantian pelatih tersebut tak cukup mememenuhi ekspetasi. Julio Banuelos Saez kemudian di copot setelah pertandingan pekan ke-19.

Sudirman sempat dipercaya menjadi caretaker selama dua pekan. Sebelum manajemen memperkenalkan Edson Tavares sebagai pelatih kepala yang baru.

Edson Tavares kemudan mengawal Persija Jakarta hingga akhir musim. Namun karena permasalahan teknis pelatih asal Brasil tersebut tidak dipertahankan untuk musim 2020.

 

Pelatih Persija Jakarta untuk musim 2020, Sergio Farias.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pelatih Persija Jakarta untuk musim 2020, Sergio Farias.

2020 Piala Gubernur Jatim - Sergio Farias

Di awal musim 2020 Persija Persija memperkenalkan pelatih asal Brasil Sergio Farias sebagai pelatih kepala yang baru.

Pelatih asal Brasil mengemban misi besar untuk membawa Macan Kemayoran di puncak performa.

Sergio Farias pun mengantar Persija Jakarta melangkah lebih mantab di turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim 2020.

Persija Jakarta tergabung dalam Grup B bersama tuan rumah Arema FC, Persela Lamongan, dan tim asal Malaysia Sabah FA.

Setelah melalui persaingan yang sangat ketat dengan tuan rumah Arema FC, dia berhasil membawa Persija Jakarta keluar sebagai juara grup hingga di babak final. Persija Jakarta berhadapan dengan lawan tangguh Persebaya Surabaya.

Kecerdikan Sergio Farias dalam meracik strategi benar-benar diuji dalam pertandingan final ini. Persija Jakarta bermain penuh tekanan dari Bonek yang menguasai Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Pertandingan berjalan dengan seru, meskipun Baju Ijo mendomiasi namun Macan Kemayoran tetap tampil gagah berani.

Akhirnya Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 4-1. Namun posisi runner up cukup menunjukan kelayakan Sergio Farias sebagai nahkoda Persija.

Namun sayang pandemi membuat sepak terjang Sergio Farias berakhir lebih cepat. Baru menjalani dua pertandingan Liga 1 2020 dihentikan total hingga kontraknya berakhir.

 

Pelatih Persija Jakarta di Piala Menpora 2021, Sudirman.KOMPAS.com/Suci Rahayu Pelatih Persija Jakarta di Piala Menpora 2021, Sudirman.

2021 Piala Menpora - Sudirman

Kini memasuki musim baru 2021 Persija Jakarta memutuskan untuk mempercayakan Sudirman sebagai pelatih. Dia akan diberikan kepercayaan untuk membuktikan diri di Piala Menpora.

Penunjukan pelatih berusia 51 tahun tersebut pun menuai pro dan kontra. mengingat minimnya jam terbang Sudirman melatih sebuah klub.

Namun pengalamannya sebagai asisten Persija Jakarta sejak musim 2019 membuatnya layak untuk diberikan kesempatan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.