Kompas.com - 07/03/2021, 23:49 WIB
Megabintang Barcelona, Lionel Messi, memberikan suaranya dalam pemilihan presiden yang digelar oleh klub asal Spanyol, FC Barcelona, pada Minggu (7/3/2021) waktu setempat. FC BARCELONAMegabintang Barcelona, Lionel Messi, memberikan suaranya dalam pemilihan presiden yang digelar oleh klub asal Spanyol, FC Barcelona, pada Minggu (7/3/2021) waktu setempat.

KOMPAS.com - Hajatan besar berupa pemilihan presiden digelar oleh klub asal Spanyol, FC Barcelona, pada Minggu (7/3/2021) waktu setempat.

Kesempatan untuk menggunakan hak suara digunakan oleh seluruh elemen klub baik dari sosok pemain aktif, staf, hingga pemegang kartu anggota maupun tiket musiman.

Mantan Presiden Barcelona Joan Gaspart dan eks pelatih skuad Blaugrana, Luis Enrique, termasuk dalam daftar pemilih yang mendatangi bilik suara di Stadion Camp Nou pada Minggu pagi waktu setempat.

Joan Gaspart, yang menjabat di puncak hierarki klub tersebut pada periode 2000 hingga 2003, menyebut pemilihan kali ini membawa harapan baru bagi Barcelona.

“Siapapun yang terpilih akan mendapat dukungan dari semua pihak dalam lingkup Barcelona, baik yang memberi suara kepadanya maupun tidak, termasuk saya,” kata Gaspart seperti dilansir dari Mundo Deportivo.

“(Pilpres Barcelona) Ini adalah kesempatan emas untuk mengakhiri perbedaan serta memberi kesempatan pada pemimpin baru klub nantinya untuk bekerja semaksimal mungkin,” ujarnya lagi.

Baca juga: VIDEO - Lionel Messi Gunakan Hak Suara dalam Pemilu Presiden Barcelona

Pandangan serupa datang dari Luis Enrique, yang menyebut adanya pemilihan Presiden Barcelona sebagai kesempatan berharga bagi semua pihak.

“Hal yang patut kita perhatikan adalah bagaimana proses pemilihan ini menunjukkan adaptasi kita terhadap situasi (pandemi Covid-19),” ujar mantan pelatih Barcelona periode 2014 hingga 2017 itu.

Selain kedua sosok tadi, mantan pemain Barcelona Bojan Krkic juga terlihat memberikan suaranya dalam pemilihan kali ini dan mengunggah momen kedatangannya melalui media sosial.

Hal paling menarik adalah kedatangan mantan Presiden Josep Maria Bartomeu, yang pengunduran dirinya berujung pada terlaksananya pemilihan ini.

Josep Bartomeu sendiri masih memegang status sebagai tertuduh dalam kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang selama memegang tampuk kepemimpinan klub hingga akhirnya lengser pada Oktober 2020.

Baca juga: Menolak Diperiksa soal Kasus Barcagate, Bartomeu Dibebaskan Sementara

Skandal bertajuk Barcagate yang menyeret namanya tersebut, turut menguak adanya kampanye hitam di media sosial kepada deretan pemain serta sejumlah tokoh di lingkungan Barcelona pada tahun lalu.

Bilik pemungutan suara akan ditutup tepat pada pukul 21.00 waktu setempat, atau pukul 03.00 dini hari WIB nanti.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X