Kompas.com - 09/01/2021, 18:40 WIB
Gelandang Barcelona, Sergio Busquets dalam partai El Clasico, Sabtu (24/10/2020). AFP/LLUIS GENEGelandang Barcelona, Sergio Busquets dalam partai El Clasico, Sabtu (24/10/2020).
|

KOMPAS.com - Saat bertamu ke markas Granada, Sergio Busquets berpeluang masuk ke klub elite pencatat rekor penampilan Barcelona, menyusul Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan Lionel Messi.

Barcelona bakal melakoni laga tandang ke rumah Granada, Stadion Nuevo Los Carmenes, pada pekan ke-18 kompetisi teratas Liga Spanyol, LaLiga 2020-2021, Minggu (10/1/21) dini hari pukul 00.30 WIB.

Laga itu bakal menjadi kesempatan emas bagi gelandang Barcelona, Sergio Busquets, untuk menyejajarkan diri dengan nama-nama legendaris semodel Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan Lionel Messi.

Apabila diberikan kesempatan bermain oleh pelatih Ronald Koeman di laga melawan Granada, Sergio Busquets bakal mencatat penampilan ke-600 bersama Barcelona di semua ajang.

Baca juga: Barcelona seperti Manusia Es, Messi dkk Suka Mentas di Suhu Titik Beku

Saat ini, Busquets telah 599 kali membasahi kostum Barcelona dengan keringatnya di berbagai kompetisi.

Perinciannya, gelandang 32 tahun itu tampil 395 kali di LaLiga, 117 kali mentas di ajang Liga Champions, 64 kali di pentas Copa del Rey, 15 kali berpeluh di Piala Super Spanyol, 3 kali ambil bagian di Piala Super Eropa, dan 5 kali berpartisipasi di gelaran Piala Dunia Klub.

Busquets kini berada di ambang rekor sebagai pemain Barcelona yang mampu menembus plafon 600 penampilan.

Klub elite tersebut sejauh ini hanya memuat tiga nama yakni Xavi Hernandez (767 penampilan), Lionel Messi (751), dan Andres Iniesta (674).

Baca juga: Messi Sudah Kedaluwarsa, Kini Barcelona Punya Jimat Baru

Andai mentas saat Barcelona bersua Granada, Busquets yang melakoni debut profesional pada 13 September 2008 semasa tim masih ditukangi Pep Guardiola, bisa masuk deretan elite bersama Messi cs.

Menilik preferensi pelatih Ronald Koeman di beberapa laga terakhir, Busquets punya peluang besar bermain sejak menit pertama.

Busquets yang punya andil besar dalam tim historis Barcelona peraih trigelar pada 2008-2009 dan 2014-2015, sejauh ini menjadi andalan Koeman untuk mengisi pos jangkar tim.

Busquets sering ditandemkan dengan gelandang muda asal Belanda, Frenkie de Jong. Performa konsisten dan kedewasaan bermain yang ditunjukkan Busquets bahkan sampai memaksa Koeman menepikan Miralem Pjanic.

Baca juga: Alasan Kenapa Januari adalah Bulan Favorit Lionel Messi 

Pjanic yang digadang-gadang bakal menjadi agen perubahan Barcelona di bawah Koeman, justru kesulitan mendapatkan menit tampil.

Dalam sepasang laga LaLiga yang telah dilakoni Barcelona di 2021, Pjanic hanya merasakan 15 menit mentas di lapangan.



Sumber Sport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X