Kapten Persib Mulai Bosan Menanti Kepastian Lanjutan Liga 1 2020

Kompas.com - 22/12/2020, 19:00 WIB
Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAKapten Persib Bandung, Supardi Nasir.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir mengaku, mulai bosan menanti kepastian lanjutan Liga 1 2020.

Mantan pemain PSMS Medan itu berharap, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) segera memastikan apakah kompetisi musim ini bisa dilanjutkan atau tidak.

Kompetisi strata tertinggi sepak bola Indonesia itu ditangguhkan penyelenggaraannya sejak pertengahan Maret 2020 karena wabah virus corona.

PSSI dan PT LIB sempat akan menggulirkan kembali Liga 1 2020 pada 1 Oktober lalu.

Sayangnya, rencana tersebut batal karena tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Dua pemangku kebijakan sepak bola Indonesia itu pun kembali menunda rencana menggulirkan kembali Liga 1 2020 hingga Februari 2021.

Kendati demikian, hingga saat ini PSSI atau pun PT LIB belum memberikan pernyataan terkait bisa atau tidaknya kompetisi musim ini kembali diputar pada Februari 2021. Artinya, kelanjutan Liga 1 2020 masih samar. 

Baca juga: Makna Kesetiaan dalam Nomor Punggung 24 di Persib Bandung

"Menunggu dalam ketidakpastian memang membosankan. Kami sebagai pemain bola tentunya ingin ada kejelasan. Setidaknya dalam waktu dekat," kata Supardi kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).

Meski begitu, Supardi tetap melakukan persiapan menghadapi kompetisi. Meski skuad Persib masih diliburkan, para pemain tetap diwajibkan menjalani program latihan mandiri untuk menjaga kebugaran fisiknya agar tak mengalami penurunan signifikan.

Apalagi, klub berjulukan Maung Bandung itu juga berencana kembali mengumpulkan pemain pada awal Januari 2021.

Persib akan langsung menggelar sesi latihan bersama, sebagai persiapan menghadapi lanjutan kompetisi musim ini.

"Kami, disamping kebugaran secara mandiri sebisa mungkin tetap menjaga kesehatan kita masing masing karena itu yang membuat kita untuk tidak jenuh," ujar Supardi.

Diakui mantan pemain Pelita Jaya itu, selain menjalani program latihan mandiri yang diberikan tim pelatih, dia juga kerap mengikuti sejumlah kegiatan fun futsal bersama rekan-rekannya.

Selain menjadi program latihan tambahan, kegiatan tersebut juga dilakoni untuk mengusir kejenuhan.

"Saya biasa juga ikut fun game gitu. Saya cari futsal sebisa mungkin tapi tidak sering. Hitung-hitung melepas kejenuhan saja," tegas Supardi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X