Tanggapan Ketum PSSI soal Kepastian Kompetisi dan Kontrak Pemain

Kompas.com - 15/12/2020, 19:41 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. KOMPAS.com/Suci RahayuKetua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

SURABAYA, KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memberi tanggapannya seputar kabar mengenai nasib lanjutan kompetisi 2020 di Indonesia.

Ada dua isu yang ditanggapi Ketum PSSI Mochamad Iriawan. Isu pertama adalah masalah perkembangan kelanjutan kompetisi musim 2020-2021.

Sebab, sudah mulai muncul desakan dari pihak klub agar PSSI segera membuka komunikasi dengan Polri untuk meminta jaminan penyelenggaraan lanjutan kompetisi.

Mengenai itu, Mochamad Iriawan mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengupayakan kejelasan lanjutan kompetisi 2020.

PSSI pun juga terus berkonsolidasi dengan Kemenpora untuk membahas masalah kompetisi.

Baca juga: Tak Sekadar Fasilitas Top, PSSI Pasang Kriteria Tinggi untuk Lokasi TC Timnas U19

"Perkara Liga, kita akan tunggu. Mudah-mudahan pihak kepolisian memberikan izin kepada kami untuk bergulir. Pak Menteri juga akan berkomunikasi dengan pihak terkait," kata Mochamad Iriawan pada Sabtu pekan lalu (12/12/2020) di Surabaya.

Adapun isu kedua adalah masalah kontrak pemain yang mayoritas akan habis pada Desember ini. Padahal, lanjutan kompetisi 2020 baru bergulir pada bulan Februari.

Sikap dari federasi dipertanyakan karena sebelumnya PSSI juga membuat surat keputusan yang membahas masalah gaji pada masa kahar.

Sosok yang biasa disapa Iwan Bule itu mengatakan, kontrak pemain di luar kuasa PSSI.

Sebab, sebuah kontrak adalah perjanjian sakral antara pemain dan klub.

Baca juga: Shopee Liga 1 Tak Kunjung Jelas, Makan Konate Hengkang dari Persebaya

 

Selain itu, dia memantau hingga saat ini pihak klub sudah mampu menangani masalah tersebut secara internal.

"Masalah kontrak itu masalah internal klub sendiri, itu sudah ada ketentuannya. Alhamdulillah sampai saat ini belum ada permasalahan yang timbul," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X