Dibabat Stuttgart 1-5, Dortmund Tuai Rekor Terburuk di Bundesliga

Kompas.com - 13/12/2020, 05:41 WIB
Celvin Moniaga Sipahutar,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kekalahan telak 1-5 Borussia Dortmund dari Stuttgart, Sabtu (12/12/2020) malam WIB, membuat Die Borussen mencatatkan rekor terburuk di Bundesliga.

Dortmund dibobol lima kali oleh Silas Samangituka (26', 52'), Philipp Forster (60'), Tanguy Coulibaly (63'), dan Nicolas Gonzalez (90+1').

Sementara, Jadon Sancho dkk hanya mampu menorehkan satu gol melalui Giovanni Reyna pada menit ke-39.

Terbantai di Stadion Signal Iduna Park, membuat hasil itu menjadi kekalahan terbesar yang ketiga kalinya bagi Dortmund di kandang sendiri.

Baca juga: Hasil Bundesliga Dortmund Vs Stuttgart - Tanpa Haaland, Die Borussen Kalah Telak

Melansir dari Transfermarkt, skor tersebut sama dengan yang mereka peroleh ketika digilas Bayern Muenchen musim 2009-2010 dan Werder Bremen pada 1971-1972 silam.

Sementara itu, kekalahan Dortmund dari Stuttgart membuat tim besutan Lucien Favre terjun ke peringkat lima klasemen.

Hasil tersebut juga membuat Die Borussen telah menelan empat kali kekalahan hingga pekan ke-11 Bundesliga.

Sontak, para pemain Dortmund pun sangat terpukul dengan hasil ini.

"Segalanya berjalan dengan salah tanpa ampun," ungkap bek Dortmund Mats Hummels usai laga dilansir dari NDTV Sports.

Baca juga: Hasil Bundesliga Union Vs Muenchen - Imbang 1-1, Die Roten Ditempel Ketat Leipzig

"Kami menembak diri sendiri, tepat di kaki setiap beberapa menit," lanjut Hummels.

Kekecewaan pun merundung sang kapten, Marco Reus.

"Kami bukan tim yang bisa bertahan dengan baik, itulah yang harus dikatakan dengan sangat jelas," sesal Reus.

Kekalahan ini juga memperlihatkan bahwa Dortmund tumpul ketika top skor mereka, Erling Braut Haaland, absen.

Tercatat, sejak Haaland absen karena cedera pinggul, Dortmund tidak pernah mencetak lebih dari satu gol dari empat laga terakhir di semua ajang.

Tidak hanya itu, Die Borussen pun tidak pernah menang dalam empat laga tersebut dengan dua kali hasil imbang dan kekalahan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PSSI Terbuka untuk Emil Audero Bela Timnas Indonesia, Tanpa Paksaan

PSSI Terbuka untuk Emil Audero Bela Timnas Indonesia, Tanpa Paksaan

Internasional
Nagelsmann Perpanjang Kontrak Bersama Jerman hingga Piala Dunia 2026

Nagelsmann Perpanjang Kontrak Bersama Jerman hingga Piala Dunia 2026

Internasional
IBL 2024, Kesuksesan Prawira Bandung Lakukan Revans Atasi Bali United

IBL 2024, Kesuksesan Prawira Bandung Lakukan Revans Atasi Bali United

Sports
Man City vs Chelsea: Haaland Diragukan untuk Tampil di Semi Final

Man City vs Chelsea: Haaland Diragukan untuk Tampil di Semi Final

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Lazio Berjaya, Juventus Seri, Inter Masih di Puncak

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Lazio Berjaya, Juventus Seri, Inter Masih di Puncak

Liga Italia
Hasil Cagliari vs Juventus 2-2: Nyonya Tua Kebobolan Dua Gol dari Penalti

Hasil Cagliari vs Juventus 2-2: Nyonya Tua Kebobolan Dua Gol dari Penalti

Liga Italia
MU Umumkan Kedatangan Jason Wilcox, Kejar Standar Performa Tertinggi

MU Umumkan Kedatangan Jason Wilcox, Kejar Standar Performa Tertinggi

Liga Inggris
Timnas U23 Jepang dan Arab Saudi Lolos ke Babak Knockout

Timnas U23 Jepang dan Arab Saudi Lolos ke Babak Knockout

Internasional
Klub Liga Belanda Vitesse Diganjar Pengurangan 18 Poin, Degradasi Pertama Setelah 35 Tahun

Klub Liga Belanda Vitesse Diganjar Pengurangan 18 Poin, Degradasi Pertama Setelah 35 Tahun

Liga Lain
Jadwal Semifinal Piala FA: Man City Vs Chelsea, Coventry Vs Man United

Jadwal Semifinal Piala FA: Man City Vs Chelsea, Coventry Vs Man United

Sports
Persib Vs Persebaya, Munster Bicara Tantangan Finis di Posisi Terbaik

Persib Vs Persebaya, Munster Bicara Tantangan Finis di Posisi Terbaik

Liga Indonesia
Kata Pelatih Yordania Soal Timnas U23 Indonesia

Kata Pelatih Yordania Soal Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
LPDUK Kemenpora Ungkap Alasan Boyong Red Sparks ke Indonesia

LPDUK Kemenpora Ungkap Alasan Boyong Red Sparks ke Indonesia

Sports
Red Sparks Vs Indonesia All Star, Asa Lahirkan Penerus Megawati

Red Sparks Vs Indonesia All Star, Asa Lahirkan Penerus Megawati

Sports
Alasan Persik Layangkan Laporan ke Satgas Antimafia Bola

Alasan Persik Layangkan Laporan ke Satgas Antimafia Bola

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com