Usai Cetak Rekor dan Jadi Pahlawan Man United, Cavani Terancam Sanksi FA

Kompas.com - 30/11/2020, 12:40 WIB
Penyerang Manchester United, Edinson Cavani, saat merayakan gol ke gawang Southampton pada laga lanjutan pekan ke-10 Liga Inggris di Stadion St Marys, Minggu (29/11/2020) malam WIB. AFP/MIKE HEWITTPenyerang Manchester United, Edinson Cavani, saat merayakan gol ke gawang Southampton pada laga lanjutan pekan ke-10 Liga Inggris di Stadion St Marys, Minggu (29/11/2020) malam WIB.

KOMPAS.com - Edinson Cavani tampil gemilang dalam kemenangan 3-2 Manchester United atas Southampton pada lanjutan Liga Inggris 2020-2021.

Edinson Cavani memberikan assist untuk Bruno Fernandes dan mencetak dua gol yang membantu Man United bangkit dari ketertinggalan hingga akhirnya memenangi pertandingan. 

Cavani juga mengukir dua rekor sekaligus setelah mengantarkan Man United memetik tiga poin.

Seusai laga, Cavani langsung mengunggah foto dirinya lewat fitur Instagram Story untuk merayakan kemenangan Man United.

Baca juga: Southampton Vs Man United, Cavani Cetak 2 Rekor Usai Jadi Pahlawan Setan Merah

Pemain asal Uruguay itu juga membalas reaksi fans di media sosial, yang kata-katanya kemudian dipahami berbagai pihak sebagai tindakan rasialisme.

Seorang penggemar membuat unggahan dengan tulisan dalam bahasa Spanyol "Asi te queiro Matador', yang artinya 'Saya mencintaimu, Matador'.

Cavani kemudian membalasnya lewat Instragam Story dengan menulis, "Gracias negrito".

Kata "negrito" yang berarti "hitam" dalam bahasa Spanyol, dipercaya merupakan tindakan rasialisme yang bisa menyinggung ras atau suku tertentu.

Postingan itu telah dihapus Cavani, tetapi media asal Inggris, Sky Sports, meyakini FA (Federasi Sepak Bola Inggris) akan menyelidiki unggahan tersebut.

Baca juga: Menang Tandang Lagi, Man United Ukir Sejarah di Premier League

Melansir laman berbeda, The Guardian, awal musim 2020-2021 FA mengeluarkan peraturan baru tentang bahasa dan perilaku rasial di media sosial.

Jika ada yang melanggar, akan mendapat hukuman minimal larangan bermain tiga pertandingan.

Musim lalu, kasus serupa pernah dialami pemain Manchester City, Bernardo Silva, yang diskors satu pertandingan karena postingannya di Twitter yang dinilai berbau rasis kepada rekan setimnya, Benjamin Mendy.

Bernardo Silva mengunggah foto Benjamin Mendy kecil yang disandingkan dengan karakter kartun berkulit hitam yang ada di permen Conguitos.

Sementara itu, masih melansir Sky Sports, Man United mengklarifikasi bahwa kata yang dipilih Cavani merupakan ungkapan rasa sayang dan memiliki konotasi berbeda di tempat tinggal sang pemain, yakni Uruguay. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X