Madura United Tak Lolos Lisensi AFC, Haruna Soemitro: Buat Apa?

Kompas.com - 27/11/2020, 10:44 WIB
Direktur Madura United Haruna Soemitro memberi wejangan kepada pemain saat latihan perdana musim 2020 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (10/01/2020) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUDirektur Madura United Haruna Soemitro memberi wejangan kepada pemain saat latihan perdana musim 2020 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (10/01/2020) malam.

SURABAYA, KOMPAS.com - Madura United gagal lolos AFC Club Licensing Cycle 2020.

Tahun ini hanya ada enam klub Liga 1 yang diakui sebagai klub profesional oleh AFC, yakni Arema FC, Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Borneo FC. dan Persib Bandung.

Direktur Madura United, Haruna Soemitro, pun memberikan komentarnya perihal ini.

Dia justru mempertanyakan kembali esensi lisensi klub tersebut di tengah kompetisi yang serba tidak pasti.

“Saya belum dapat laporan, saya tidak tahu dan tidak mengikuti perkembangannya. Memangnya masih ada lisensi-lisensi ini, wong sepak bolanya saja tidak ada,” ucap mantan ketua Asprov Jatim tersebut.

Baca juga: Direktur Madura United Tuntut Transparansi Alasan Belum Ada Izin Liga

Haruna Soemitro mengatakan tujuan licensing ini adalah untuk mendapatkan pengakuan sebagai klub profesional oleh AFC. Masalahnya, hingga saat ini tidak ada kompetisi yang berjalan di Indonesia.

Sehingga, menurutnya pengakuan profesional yang diberikan AFC tidak lebih dari sebuah label belaka.

“Memangnya lisensi untuk apa? Apakah untuk tampil di kompetisi AFC, memangnya ada (kompetisi tersebut)?” .

“Lisensi dibutuhkan untuk performance di kompetisi, bahwa klub itu layak disebut profesional. Pertanyaannya kalau sudah disebut profesional untuk apa? Kompetisinya saja tidak ada,” ujar pria berkacamata tersebut.

Baca juga: Presiden Madura United Luncurkan Buku Memoar Sepak Bola

Haruna Soemitro pun mengaku tidak menyesal Madura United gagal mendapatkan lisensiAFC tahun ini. Bahkan, dia tidak keberatan Madura United disebut sebagai klub tarkam.

Baginya, marwah sebuah tim adalah kompetisi. Ketika kompetisi itu mati, label yang melekat kepada klub otomatis hanya sebuah pajangan saja.

“Mau disebut profesional, tidak profesional, tarkam sama saja. Lebih baik tarkam karena hidup di mana-mana. Hari ini saya lebih bangga menjadi klub tarkam dari pada klub profesional, karena dengan klub tarkam kita bisa kompetisi,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

De Bruyne Absen Lama, Guardiola Punya Jurus agar Man City Bisa Juara

De Bruyne Absen Lama, Guardiola Punya Jurus agar Man City Bisa Juara

Liga Inggris
Hasil Thailand Open II - Dendam Korsel Terbalaskan, Greysia/Apriyani Gagal ke Final

Hasil Thailand Open II - Dendam Korsel Terbalaskan, Greysia/Apriyani Gagal ke Final

Badminton
Jadwal Liga Italia Malam Ini, Milan dan Inter Berebut Campione d'Inverno

Jadwal Liga Italia Malam Ini, Milan dan Inter Berebut Campione d'Inverno

Sports
Prediksi Susunan Pemain AC Milan Vs Atalanta, Menanti Debut Mandzukic

Prediksi Susunan Pemain AC Milan Vs Atalanta, Menanti Debut Mandzukic

Liga Italia
Thailand Open 2021 - Ilmu dari Indonesia, Perkuat Bulu Tangkis Malaysia

Thailand Open 2021 - Ilmu dari Indonesia, Perkuat Bulu Tangkis Malaysia

Badminton
Wakil Denmark Usai Menang Berkat Dukungan BL Tanah Air: Saya Cinta Indonesia

Wakil Denmark Usai Menang Berkat Dukungan BL Tanah Air: Saya Cinta Indonesia

Badminton
Eksklusif, Dan Hooker Ingin Catatkan Kemenangan Sempurna di UFC 257

Eksklusif, Dan Hooker Ingin Catatkan Kemenangan Sempurna di UFC 257

Sports
UFC 257 - Jika Kalah dari Poirier, Bagaimana Kans McGregor Lawan Khabib?

UFC 257 - Jika Kalah dari Poirier, Bagaimana Kans McGregor Lawan Khabib?

Sports
AC Milan Vs Atalanta, Pioli Balas Sindiran Gasperini soal Penalti

AC Milan Vs Atalanta, Pioli Balas Sindiran Gasperini soal Penalti

Liga Italia
Jalani Operasi Hernia, Leicester Tak Dibela Vardy hingga Februari

Jalani Operasi Hernia, Leicester Tak Dibela Vardy hingga Februari

Liga Inggris
Frank Lampard: Banyak Tekanan di Chelsea, tetapi Saya Tidak Bodoh

Frank Lampard: Banyak Tekanan di Chelsea, tetapi Saya Tidak Bodoh

Sports
Ottman Azaitar Diusir dari UFC 257 karena Melanggar Prokes Fight Island

Ottman Azaitar Diusir dari UFC 257 karena Melanggar Prokes Fight Island

Sports
Harapan Andy Murray Tampil di Australia Open 2021 Berakhir

Harapan Andy Murray Tampil di Australia Open 2021 Berakhir

Sports
AC Milan Vs Atalanta, Peluang Mandzukic Debut dan Duet dengan Ibrahimovic

AC Milan Vs Atalanta, Peluang Mandzukic Debut dan Duet dengan Ibrahimovic

Liga Italia
Jadwal Piala FA - Dua Tim Premier League Bakal Bentrok di St Mary's

Jadwal Piala FA - Dua Tim Premier League Bakal Bentrok di St Mary's

Liga Lain
komentar di artikel lainnya
Close Ads X