Batal Beli Neymar, Barcelona Malah Tagih Rp 169 Miliar ke Bintang PSG Itu

Kompas.com - 11/11/2020, 23:40 WIB
Bintang Barcelona merayakan gol penalti ke gawang BATE Borisov pada lanjutan Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (4/11/2015). LLUIS GENE / AFPBintang Barcelona merayakan gol penalti ke gawang BATE Borisov pada lanjutan Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (4/11/2015).

Neymar masuk daftar pengutang tertinggi karena ia masih harus membayar otoritas pajak Spanyol sebesar 34,6 juta euro atau sekitar 575 miliar rupiah.

Ini adalah kali pertama nama Neymar muncul di dokumen resmi walau otoritas pajak Spanyol telah bertahun-tahun dikabarkan mengejar pemain asal Brasil itu karena penggelapan finansial.

Namun, saat dihubungi oleh kantor berita AFP, otoritas terkait tak memberikan alasan dari mana angka 34,6 juta euro tersebut datang.

Beberapa media Spanyol menduga angka tersebut datang dari dua transfer Neymar, Santos ke Barcelona pada 2013 dan Barcelona ke PSG empat tahun kemudian, plus pembayaran bonus bersama Barcelona.

Bukan hanya Neymar yang pernah terlibat masalah dengan otoritas perpajakan Spanyol.

Pada Januari 2019, Cristiano Ronaldo dijatuhkan penangguhan hukuman dua tahun penjara juga karena penggelapan pajak.

Penyerang Juventus tersebut setuju untuk membayar 18,8 juta euro dalam denda dan sisa pembayaran pajak untuk menutup kasus tersebut.

Sementara itu, Lionel Messi membayar denda dua juta euro pada 2016 dan ia juga menerima penangguhan hukuman penjara selama 21 bulan.

Hukuman penjara itu kemudian dikurangi dan Messi harus membayar denda 252.000 euro, ekuivalen dengan pembayaran 400 euro per hari dari masa hukuman awal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X