Koeman Jelaskan Alasan Frenkie de Jong Turun sebagai Bek Tengah

Kompas.com - 29/10/2020, 10:20 WIB
Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, berupaya menghentikan pemain Juventus, Weston McKennie, pada laga Liga Champions di Juventus Stadium, Turin, pada 28 Oktober 2020. AFP/MARCO BERTORELLOGelandang Barcelona, Frenkie de Jong, berupaya menghentikan pemain Juventus, Weston McKennie, pada laga Liga Champions di Juventus Stadium, Turin, pada 28 Oktober 2020.

KOMPAS.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, harus berimprovisasi dalam kemenangan 2-0 Blaugrana di kandang Juventus pada Kamis (29/10/2020) dini hari WIB.

Ronald Koeman harus kehilangan bek tengah Ronald Araujo karena cedera pada pertengahan babak.

Hal ini merupakan pukulan besar karena pelatih asal Belanda itu sudah tanpa Gerard Pique yang menjalani skorsing karena kartu merah serta Samuel Umtiti yang masih dibekap cedera panjang.

Ronald Koeman tak memiliki bek tengah lagi dari 10 pemain cadangan yang dia punya di Turin.

Bek-bek yang duduk di bangku pengganti pada laga Grup G Liga Champions itu adalah Junior Firpo (bek kiri) dan Sergino Dest (bek kanan).

Baca juga: Juventus Vs Barcelona, Kekecewaan Koeman di Balik Kemenangan Messi dkk

Alih-alih menggeser salah satu dari bek yang sudah ada menjadi bek tengah, Koeman memilih memainkan Frenkie de Jong sebagai bek tengah.

Araujo digantikan oleh Sergio Busquets yang langsung mengambil posisi De Jong sebagai "nomor 6".

Mengenai manuver ini, Koeman punya penjelasan tersendiri.

"Kami tahu sangat terbatas dengan pilihan kami di bek tengah sejak awal musim," tutur Koeman kepada Mundo Deportivo.

"Jika satu saja tak bisa bermain, kami bakal kesulitan."

"Namun, saya pikir Frenkie bermain sangat bagus, ia telah melakukan peran itu bersama timnas Belanda," ujarnya.

Baca juga: Klasemen Liga Champions, Barcelona dan Manchester United Kuasai Takhta

Koeman hanya membahas perihal Frenkie de Jong karena situasi khusus yang sang pemain jalani.

Selain itu, sang pelatih asal Belanda tersebut ogah membicarakan pemain secara individu walau ada beberapa personel dengan permainan menonjol seperti Pedri, Ousmane Dembele, Antoine Griezmann, atau Miralem Pjanic.

"Tak baik menunjuk satu pemain. Tim ini telah menunjukkan banyak kepercayaan diri dan kepribadian melawan tim kuat di Eropa," ujar Koeman.

"Seluruh tim yang telah menonjol pada laga ini."

Barcelona mengemas kemenangan perdana di Turin usai membungkam Juventus pada ajang Liga Champions semalam.

Barcelona mengakhiri laga tersebut dengan poin penuh berkat keunggulan 2-0 atas Si Nyonya Besar.

Dua gol Blaugrana disumbangkan oleh Ousmane Dembele (14') dan Lione Messi (90+1' -p). Selain berbuah tiga poin, kemenangan ini juga bernilai sejarah bagi Barcelona.

Ini merupakan kemenangan pertama Barca di markas Juventus dalam tujuh pertemuan terakhir di pentas Eropa.

Pada enam perjumpaan sebelumnya, El Barca selalu gagal pulang dengan membawa poin sempurna dari Turin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Drawing BWF World Tour Finals, Ginting-Praveen/Melati Masuk Grup Neraka

Drawing BWF World Tour Finals, Ginting-Praveen/Melati Masuk Grup Neraka

Badminton
Satu Pemain yang Paling Diuntungkan Jika Thomas Tuchel Latih Chelsea

Satu Pemain yang Paling Diuntungkan Jika Thomas Tuchel Latih Chelsea

Liga Inggris
4 Darah Muda yang Meroket di Era Lampard, Termasuk Kapten Baru Chelsea

4 Darah Muda yang Meroket di Era Lampard, Termasuk Kapten Baru Chelsea

Liga Inggris
Dipecat Chelsea, Nasib Lampard Tidak Semujur Arteta dan Solskjaer

Dipecat Chelsea, Nasib Lampard Tidak Semujur Arteta dan Solskjaer

Liga Inggris
Derby Krisis Keuangan, Wayne Rooney Rela Tak Dapat Bayaran

Derby Krisis Keuangan, Wayne Rooney Rela Tak Dapat Bayaran

Liga Inggris
Uang Besar Masalah Besar di Chelsea, Lampard Pun Terjerat Jebakan...

Uang Besar Masalah Besar di Chelsea, Lampard Pun Terjerat Jebakan...

Liga Inggris
Ucapan Frank Lampard untuk Abramovich Usai Dipecat Chelsea

Ucapan Frank Lampard untuk Abramovich Usai Dipecat Chelsea

Liga Inggris
Saat Lionel Messi Tak Bermain, Barcelona Selalu Menang...

Saat Lionel Messi Tak Bermain, Barcelona Selalu Menang...

Liga Spanyol
Usai Takluk dari Poirier, Conor McGregor Dihajar Kritik dan Dianggap Lemah

Usai Takluk dari Poirier, Conor McGregor Dihajar Kritik dan Dianggap Lemah

Sports
Mourinho soal Chelsea Pecat Lampard: Sepak Bola Makin Kejam...

Mourinho soal Chelsea Pecat Lampard: Sepak Bola Makin Kejam...

Liga Inggris
Punya Tekad Kuat, Asnawi Mangkualam Rela Potong Gaji demi Bermain di Korea Selatan

Punya Tekad Kuat, Asnawi Mangkualam Rela Potong Gaji demi Bermain di Korea Selatan

Sports
AFC Cup 2021 Bergulir, Bali United Tunggu Instruksi Manajemen

AFC Cup 2021 Bergulir, Bali United Tunggu Instruksi Manajemen

Liga Indonesia
Inter Milan Vs AC Milan, Rossoneri Bertekad Bangkit di Coppa Italia

Inter Milan Vs AC Milan, Rossoneri Bertekad Bangkit di Coppa Italia

Sports
Soal Peluang Comeback Marc Marquez, Dokter Ahli Ungkap Kemungkinan Terburuk

Soal Peluang Comeback Marc Marquez, Dokter Ahli Ungkap Kemungkinan Terburuk

Motogp
Kata Guardiola soal Pemecatan Frank Lampard: Jadi Manajer Harus Menang...

Kata Guardiola soal Pemecatan Frank Lampard: Jadi Manajer Harus Menang...

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X