Respek untuk Shin Tae-yong dan Timnas U19 di Tengah Situasi Tak Tentu

Kompas.com - 06/10/2020, 09:40 WIB
Penggawa timnas U19, Jack Brown (paling kanan). Dok. PSSIPenggawa timnas U19, Jack Brown (paling kanan).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Perkembangan timnas U19 Indonesia ikut mendapatkan apresiasi dari asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto.

Pelatih yang banyak berkecimpung di dunia pengembangan usia dini tersebut salut dengan pelatih Shin Tae-yong dan anak asuhnya yang tetap fokus meskipun kompetisi dalam keadaan tidak pasti.

"Sangat respek dengan kepelatihan Shin Tae-yong. Dalam situasi kompetisi tidak menentu, mereka tetap fokus dalam persiapan untuk Piala Dunia 2021. Semoga hasilnya maksimal," kata pelatih yang pernah mengantarkan Persela U21 juara ISL (Indonesia Super League) itu kepada Kompas.com.

Menurut Didik Ludiyanto, banyak perkembangan yang ditunjukkan Witan Sulaeman dan kawan-lawan.

Baca juga: Komentar soal Timnas Era Shin Tae-yong: Tak Ada Pemain yang Jalan, Semua Lari

Namun, baginya, yang paling menonjol adalah fisik pemain, khususnya saat melakukan pressing-pressing kepada lawan.

Dia juga melihat program program-program pilihan yang diberikan Shin Tae-yong juga sangat bagus dan membangun.

Hal itu dibuktikan dengan perubahan permainan tim Garuda Muda saat menjalani beberapa sesi uji coba.

Sekarang tinggal bagaimana timnas bisa memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk memaksimalkan persiapan.

"Namun, program bagus, materi bagus, manajemen bagus, tidak menjamin sebuah tim menjadi bagus. Akan tetapi, minimal menjadi jembatan perantara untuk mendekati dan membentuk sebuah tim yang ideal," ucap pria yang juga sebagai pegawai negeri sipil ini.

Baca juga: Fisik Timnas U19 Indonesia Meningkat, tetapi Permainan, Sentuhan...

Selain kematangan fisik dan teknik, Didik Ludiyanto juga mengingatkan pentingnya kematangan mental pemain.

Sebab, ketika menjadi sebuah kesatuan, harmoni yang menciptakan sebuah permainan yang apik.

Dengan kematangan di segala sisi, dia yakin timnas U19 bisa bersaing di Piala Dunia U20 nanti.

Baca juga: Tak Jadi ke Turki, Bagaimana Nasib Timnas U19 Indonesia di Kroasia?

"Doktrin mental pemain juga harus disiapkan sejak dini. Kalau secara fisik, teknik, dan mental bagus insya Allah hasilnya akan maksimal," ucapnya.

"Bismillah semoga tahun 2021 timnas U19 sebagai tuan rumah bisa maksimal hasilnya," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X