Kata Dokter Arema FC Soal Protokol Kesehatan Liga 1 2020

Kompas.com - 18/09/2020, 20:20 WIB
Pemain Arema FC musim 2020, Feby Eka cek suhu badan sebelum melakukan latihan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Senin (03/08/2020) sore. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Arema FC musim 2020, Feby Eka cek suhu badan sebelum melakukan latihan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Senin (03/08/2020) sore.

MALANG, KOMPAS.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) rampung menggelar medical meeting bersama dokter klub peserta Liga 1 dan Liga 2 pada Rabu (16/09/2020).

Pada pertemuan virtual tersebut, pihak PT LIB membahas masalah detail-detail protokol kesehatan yang akan diterapkan setiap klub dalam mengarungi kompetisi di tengah pandemi virus corona.

Dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi mengatakan banyak informasi baru yang diberikan PT LIB selaku penyelenggara kompetisi.

Utamanya adalah masalah skema penerapan swab test atau PCR.

“Tes PCR ditanggung LIB, tiap 14 hari sekali. Plus protokol medis ketat selama kompetisi,” kata dokter tim yang pernah menangani Persija Jakarta tersebut.

Baca juga: Alasan Pemain Muda Brasil Angkat Kaki dari Klub Shopee Liga 1

Rencananya, total akan ada 12 swab test yang harus dilakukan setiap tim sepanjang kompetisi Liga 1 (1 Oktober 2020 – 28 Februari 2021).

Test akan dilakukan setiap 14 hari yang akan dimulai pada 29 September 2020 dan berakhir 26 Februari.

Setiap sesinya PT LIB menyediakan waktu empat hari kepada tim untuk melakukan swab test kepada seluruh anggota tim.

Sementara untuk Liga 2, PT LIB memfasilitasi empat test saja.

Dua sesi pada babak penyisihan (15 Oktober dan 29 Oktober), babak perempat final (9 November) dan Semifinal-Final (25 November).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X