Bek Marseille Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Konflik dengan Neymar

Kompas.com - 15/09/2020, 08:15 WIB
Para pemain Paris Saint-Germain dan para pemain Marseille bentrok pada akhir pertandingan Ligue 1 antara PSG vs Marseille di Stadion Parc de Princes di Paris pada 13 September 2020. AFP/FRANCK FIFEPara pemain Paris Saint-Germain dan para pemain Marseille bentrok pada akhir pertandingan Ligue 1 antara PSG vs Marseille di Stadion Parc de Princes di Paris pada 13 September 2020.

"Penyebaran nomor itu menimbulkan pelecehan serius yang terus-menerus hingga ancaman pembunuhan," bunyi pernyataan resmi Marseille.

"Marseille adalah simbol anti-rasialisme dalam olahraga Perancis. Para pemain Marseille pasti mendemonstrasikan prinsip itu di lapangan," bunyi pernyataan resmi Marseille.

Seusai laga PSG vs Marseille, Neymar dan Alvaro Gonzalez saling beradu klaim di akun media sosial mereka.

Baca juga: Neymar Mengaku Menyesal Tak Bertindak Lebih Keras kepada Bek Marseille

Neymar mengakui tindakannya memukul Alvaro Gonzalez tidak bisa dibenarkan.

Namun, Neymar mengaku kecewa dengan wasit karena mengabaikan hinaan rasial yang dikeluarkan Alvaro Gonazalez.

"Rasialisme itu ada. Kita harus melawannya. Saya berharap pelaku rasialisme itu juga dihukum," kata Neymar.

"Saya memang orang keturunan kulit hitam. Kami tidak bisa memilih warna kulit kami. Dalam sepak bola, sumpah serapah adalah bagian dari permainan. Namun, tidak untuk hinaan rasial," ucap Neymar.

"Kemarin saya memberontak dan saya mengakui itu salah. Orang itu bodoh (Alvaro Gonzalez) dan saya juga bertindak bodoh. Kami akan bertemu lagi," tutur Neymar.

Di sisi lain, Alvaro Gonzalez membantah telah menghina Neymar dengan nada rasial.

Baca juga: Neymar Kena Ejekan Rasial, Pelatih PSG dan Marseille Kompak Tak Tahu...

Alvaro Gonzalez membuktikan itu dengan cara mengunggah foto dirinya bersama rekan satu timnya yang berkulit hitam.

"Tidak ada tempat untuk rasialisme dalam sepak bola. Terkadang Anda (Neymar) harus belajar menerima kekalahan. Kemenangan ini sangat luar biasa," tutur Alvaro Gonzalez.

Komite Disiplin Liga Perancis saat ini sedang menyelidiki insiden yang terjadi pada laga PSG vs Marseille.

Dikutip dari situs AFP, Neymar dan Alvaro Gonzalez bisa terancam hukuman larangan bermain sampai 10 pertandingan.

Komite Disiplin Liga Perancis dikabarkan akan mengumumkan hasil penyelidikannya dan juga hukuman untuk pemain yang terlibat pada Rabu (16/9/2020).

Halaman:


Sumber GOAL
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X