LaLiga Invisible Training: Logistik Nutrisi bagi Klub Liga Spanyol

Kompas.com - 06/09/2020, 12:00 WIB
Area makan, yang secara tradisional disebut sebagai Txoko dalam bahasa Basque, di markas klub Liga Spanyol, Eibar. LALIGAArea makan, yang secara tradisional disebut sebagai Txoko dalam bahasa Basque, di markas klub Liga Spanyol, Eibar.

KOMPAS.com - LaLiga Invisible Training kali ini kembali dengan melihat logistik yang diperlukan agar para pemain mendapatkan nutrisi sepenuhnya pada sebuah hari laga.

Artikel ini kami persembahkan kepada pembaca sebagai sebuah hasil kerja sama eksklusif Kompas.com serta BolaSport.com dengan LaLiga, penyelenggara kompetisi profesional di Spanyol.

Setelah pembahasan mengenai pentingnya nutrisi dan seperti apa diet pesepak bola, kita akan melihat seperti apa tantangan yang dihadapi dalam menghadirkan konsumsi level elite kepada para pesepak bola nomor satu di Spanyol.

Baca juga: LaLiga Invisible Training: Pentingnya Nutrisi bagi Klub Liga Spanyol

Tantangan besar lainnya yang dihadapi oleh ahli nutrisi di seluruh klub LaLiga berada di tingkat struktural dan organisasi.

Sudah sebuah standar bagi para pemain dari seluruh klub untuk mengonsumsi sarapan dan makan siang di tempat latihan setiap harinya.

Kita cukup melihat Real Betis, di mana baru-baru ini mereka merenovasi tempat latihan untuk membuat dapur khusus, fasilitas makan, serta ruang istirahat dan mengisi waktu luang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembangunan ini merupakan satu langkah lain dalam komitmen klub berjuluk betico itu bagi departemen nutrisi mereka.

Baca juga: LaLiga Invisible Training: Melihat Diet Pesepak Bola di Spanyol

Bahkan, ahli nutrisi Betis, Giuseppe Ricciardi, memiliki tempat tersendiri di dalam ruang ganti dengan kulkas, mesin pembuat kopi, dan meja untuk memotong buah dan menyajikannya.

Giuseppe Ricciardi (kanan), ahli nutrisi Real Betis saat menemani para pemain di ruang ganti.LALIGA Giuseppe Ricciardi (kanan), ahli nutrisi Real Betis saat menemani para pemain di ruang ganti.

Ia juga punya sebuah ‘bar’ kecil untuk memfasilitasi ‘pemulihan pertama’ sebanyak mungkin.

Sekarang, verdiblancos juga menawarkan para pemain kemungkinan untuk membawa makan malam mereka ke rumah.

Hal tersebut merupakan langkah terbaik untuk mengontrol sepenuhnya apa yang pemain konsumsi, serta mempromosikan kontak harian dan alur informasi.

Bagaimana jika mereka bepergian dan fasilitas normal itu tidak tersedia?

”Menu kemudian dikirim kepada hotel klub, dan saya membahasnya dengan kepala pelayan dan koki,“ jelas Hector Uso, ahli nutrisi dari Villarreal.

Baca juga: LaLiga Invisible Training: Studi Metabolisme dan Uji Genetik demi Patahkan Mitos Berat Badan

Koordinasi tersebut tak cukup.

Demi mencegah adanya permasalahan, mereka terkadang mengirim makanan serta wajan dari titanium sehingga tidak menempelkan zat beracun ke makanan. 

Hector Uso, ahli gizi di klub Liga Spanyol, Villarreal CF.LALIGA Hector Uso, ahli gizi di klub Liga Spanyol, Villarreal CF.

Tak hanya itu, bahkan koki pun juga bisa ikut berangkat.

Pada pramusim dan pertandingan di luar negeri, tidak ada opsi lain.

“Tidak mungkin ada perubahan apa pun terkait apa yang para pemain konsumsi dan lakukan setiap hari di tempat latihan,” tegas Uso.

Ironisnya, semua ini lebih difokuskan pada pascapertandingan dibandingkan dengan makanan sebelum laga, di mana ada ruang yang lebih besar untuk bermanuver.

Rencana nutrisi tidak hanya mencakup makanan sebelum pertandingan, tetapi semua yang dikonsumsi seorang pemain dalam 24 jam sebelumnya, terlepas dari waktu kick-off.

Baca juga: Usaha Klub LaLiga Akhiri Cedera (4), Klinik RC Celta yang Merawat Rakyat

Ada enam waktu kick-off berbeda pada tiga hari tak sama untuk setiap hari laga LaLiga.

Alhasil, terdapat sedikit ruang untuk bermanuver setelah pertandingan, tepat ketika fase pemulihan sangat penting pada tingkat nutrisi.

“Setelah sebuah pertandingan, sangat penting untuk sepenuhnya memulihkan glikogen yang dikonsumsi para pemain,” kata Hector Uso.

“Anda mungkin membayangkan makan malam mewah bagi seorang pemain Liga Spanyol. Namun, untuk pertandingan malam hari, kami makan di bus dalam perjalanan ke bandara, dengan alat makan plastik yang jauh dari kesan glamor," ujarnya.

"Perusahaan katering memberikan tas yang disesuaikan: dipesan 3-4 hari sebelumnnya tanpa mengetahui siapa yang akan bermain, berdoa agar makanan datang saat panas, mereka tidak membuat kesalahan, dan para pemain menyukainya,” jelas ahli nutrisi berpengalaman itu.

"Itulah mengapa kami kadang mengizinkan mereka memakan pizza, hamburger, sushi, sandwich… yang tentunya disediakan dengan sehat," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekor Duel Jonatan Christie Vs Axelsen: Kans Jojo Raih Tiket Final Indonesia Open

Rekor Duel Jonatan Christie Vs Axelsen: Kans Jojo Raih Tiket Final Indonesia Open

Badminton
Hasil Elite Race Borobudur Marathon 2021 Putri: Senyum Merekah Odekta Naibaho

Hasil Elite Race Borobudur Marathon 2021 Putri: Senyum Merekah Odekta Naibaho

Sports
Ditanya soal Rangnick ke Man United, Guardiola Malah Bicara Tidur Siang

Ditanya soal Rangnick ke Man United, Guardiola Malah Bicara Tidur Siang

Liga Inggris
Ralf Rangnick Segera ke Man United, Juergen Klopp Mulai Waswas

Ralf Rangnick Segera ke Man United, Juergen Klopp Mulai Waswas

Liga Inggris
Ronaldo Jagoan Playoff, Tragedi Italia 'Hilang' di Piala Dunia Berlanjut?

Ronaldo Jagoan Playoff, Tragedi Italia "Hilang" di Piala Dunia Berlanjut?

Internasional
Hasil Elite Race Borobudur Marathon 2021: Agus Prayogo Tercepat!

Hasil Elite Race Borobudur Marathon 2021: Agus Prayogo Tercepat!

Sports
Profil Alireza Beiranvand, Kiper Iran Pemilik Rekor Lemparan Terjauh di Sepak Bola

Profil Alireza Beiranvand, Kiper Iran Pemilik Rekor Lemparan Terjauh di Sepak Bola

Sports
Jadwal Liga Italia: Ujian Juventus dan AC Milan, Kans Inter Mendekat ke Puncak

Jadwal Liga Italia: Ujian Juventus dan AC Milan, Kans Inter Mendekat ke Puncak

Liga Italia
Persib Vs Arema, Moe Rashid Pamit Tinggalkan Persib

Persib Vs Arema, Moe Rashid Pamit Tinggalkan Persib

Liga Indonesia
Ralf Rangnick Makin Dekat ke MU, Carrick Fokus Tatap Laga Kontra Chelsea

Ralf Rangnick Makin Dekat ke MU, Carrick Fokus Tatap Laga Kontra Chelsea

Liga Inggris
Klasemen Liga 1: Bhayangkara FC Tertahan, Persib Wajib Tekuk Arema untuk ke Puncak

Klasemen Liga 1: Bhayangkara FC Tertahan, Persib Wajib Tekuk Arema untuk ke Puncak

Liga Indonesia
Borobudur Marathon 2021: Amali-Ganjar Iuran Bonus Pecah Rekor

Borobudur Marathon 2021: Amali-Ganjar Iuran Bonus Pecah Rekor

Sports
Jadwal Liga 1 Hari Ini, Duel Sengit PSM Vs Persipura

Jadwal Liga 1 Hari Ini, Duel Sengit PSM Vs Persipura

Liga Indonesia
Link Live Streaming Indonesia Open: Perjuangan Marcus/Kevin dkk di Semifinal

Link Live Streaming Indonesia Open: Perjuangan Marcus/Kevin dkk di Semifinal

Badminton
Borobudur Marathon 2021: Menantang Rekor Mendiang Eduardus Nabunome

Borobudur Marathon 2021: Menantang Rekor Mendiang Eduardus Nabunome

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.