Kompas.com - 29/08/2020, 22:40 WIB
Pemain asing Persipura Jayapura, Thiago Amaral saat latihan bersama persipan lanjutan Liga 1 2020 di Lapangan Agrokusuma Batu, Jawa Timur, Senin (24/08/2020) pagi. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain asing Persipura Jayapura, Thiago Amaral saat latihan bersama persipan lanjutan Liga 1 2020 di Lapangan Agrokusuma Batu, Jawa Timur, Senin (24/08/2020) pagi.

BATU, KOMPAS.com - Liga 1 2020 akan dilanjutkan dengan status extraordinary competition atau kompetisi luar biasa. Seperti namanya, kompetisi akan berlangsung dengan kondisi di luar normal sehingga harus dilakukan penyesuaian-penyesuaian di tengah pandemi virus corona.

Beberapa hal yang bakal terjadi pada lanjutan laga Liga 1 2020 nanti adalah penghapusan sistem degradasi, menyelenggarakan pertandingan tanpa suporter, dan pemusatan kompetisi di Pulau Jawa.

Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago pun menilai tim butuh memberikan perhatian khusus dalam kondisi baru ini.

Dia membenarkan tim butuh melakukan banyak penyesuaian karena kompetisi benar-benar berbeda dari sebelumnya.

“Bermain bola itu meski dalam keadaan begini intensitasnya tetap sama. Mungkin satu hal yang perlu jadi perhatian kami dibanding sebelumnya adalah aspek emosional dari pemain,” kata pelatih asal Brasil.

Baca juga: Jacksen F Tiago Semringah Kondisi Pemain Persipura Tetap Terjaga

“Keadaannya berbeda, lingkungan saat ini tidak seperti dulu. Tekanan dari suporter tidak ada. Kehadiran suporter tidak ada sehingga sumber motivasi kami dari mana?” imbuhnya.

"Kami harus menemukan sumber motivasi agar bisa menjalankan pertandingan dalam keadaan stadion tertutup," tuturnya.

Persipura Jayapura sebenarnya sudah cukup terlatih menghadapi masalah ini.

Tidak seperti tim lain, tim Mutiara Hitam sudah kenyang pengalaman sebagai tim musafir dengan dukungan penonton minim.

Bahkan, tak jarang Boaz Solossa cs bertanding tanpa dukungan suporter satu pun.

“Persipura punya kelebihan dalam hal ini, sejak kemarin sudah begitu. Awalnya, tim kami dibentuk juga menghadapi situasi seperti ini,” ucapnya.

Baca juga: Sylvano Comvalius Pamit dari Persipura Jayapura

Namun, Jacksen tetap menilai para pemain harus beradaptasi dengan kondisi baru karena stadion kali ini benar-benar kosong.

“Sekarang yang terjadi menyebar kepada semua peserta sepak bola Indonesia. Sehingga, aspek mental dan emosional itu kami harus drill dengan baik."

"Harus pintar mengolah latihan supaya pemain benar-benar bisa menemukan sumber motivasi untuk menjalankan tugasnya meski tanpa kehadiran suporter,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X