Tak Lagi di Sepak Bola, Ratu Tisha Jadi Komisaris Independen

Kompas.com - 11/08/2020, 14:40 WIB
Sekjen PSSI, Ratu Tisha, menjawab sejumlah pertanyaan dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com, Selasa (12/2/2019). KOMPAS.COM/FERRIL DENNYSSekjen PSSI, Ratu Tisha, menjawab sejumlah pertanyaan dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com, Selasa (12/2/2019).
|

KOMPAS.COM - Sosok Ratu Tisha tidak bisa lepas dari sepak bola nasional.

Ratu Tisha menorehkan sejarah sebagai sekretaris jenderal perempuan pertama Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia ( PSSI).

Meski kiprahnya termasuk singkat, yakni hanya sekitar tiga tahun, banyak terobosan yang dibuat lulusan jurusan Matematika Institut Teknologi Bandung. Salah satunya berandil besar terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 tahun 2021.

Karier Tisha di PSSI mungkin tidak berakhir mulus. Secara mengejutkan, dia mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Jenderal PSSI pada bulan Maret 2020 lalu. 

Kini nama Tisha tercatat sebagai Komisaris Independen PT Electronic City Indonesia Tbk. Penunjukan Tisha sebagai Komisaris Independen diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Elektronik City Tbk di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (10/8/2020).

Bagi Tisha, tentu ini sebuah lompatan. Komisaris merupakan suatu jabatan tinggi dalam perusahaan. Komisaris Independen secara sederhana yaitu suatu jabatan yang menjadi bagian dari keanggotaan dewan komisaris, namun bersifat independen dan tidak memiliki afiliasi dengan anggota komisaris lain, pemegang saham, direktur, atau manajemen perusahaan.

Seseorang atau kelompok orang yang menjadi komisaris independen biasanya menjadi pengawas dari suatu perusahaan. Komisaris independen harus bisa memastikan bahwa setiap anggota komisaris telah menjalankan pengawasan yang baik dan benar terhadap kinerja direktur perusahaan.

Bagi Tisha Ini sekaligus sebuah kepercayaan besar. Seseorang bisa dipilih sebagai Komisaris Independen dengan memenuhi beberapa kriteria. Jika diukur dan dilihat dari kompetensi pribadi, maka dia harus punya integritas (mampu memancarkan kewibawaan dan kejujuran).

“Mudah-mudahan saya bisa menjalankan amanat ini dan memberi kontribusi bagi perusahaan. Tentu ini bukan pekerjaan mudah. Namun, ini sebuah tantangan menarik dan kepercayaan yang besar buat saya,” kata Tisha.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X