Virus Corona Mengancam Barcelona Vs Napoli, UEFA Dikecam

Kompas.com - 01/08/2020, 18:50 WIB
Bek Napoli, Giovanni Di Lorenzo, dan penyerang Barcelona, Lionel Messi, dalam laga Napoli vs Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 di Stadion San Paolo, Rabu (26/2/2020) dini hari WIB. AFP/FILIPPO MONTEFORTEBek Napoli, Giovanni Di Lorenzo, dan penyerang Barcelona, Lionel Messi, dalam laga Napoli vs Barcelona pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 di Stadion San Paolo, Rabu (26/2/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Presiden Napoli, Auerelia De Laurentiis, mengecam UEFA yang memaksakan menggelar laga Liga Champions di Barcelona di tengah pandemi virus corona.

Pernyataan De Laurentiis kali ini berkaitan dengan laga leg kedua 16 besar Liga Champions yang mempertemukan Barcelona vs Napoli.

Laga Barcelona vs Napoli rencananya akan dihelat di Stadion Camp Nou, Sabtu (8/8/2020).

Pertandingan itu saat ini menjadi sorotan karena dalam seminggu terakhir telah terjadi peningkatan kasus penularan virus corona di Spanyol.

Dikutip dari situs Daily Mail, terdapat 3.092 kasus positif Covid-19 baru di Spanyol pada Jumat (31/7/2020).

Jumlah itu menjadi rekor tertinggi sejak aturan lockdown atau karantina nasional di Spanyol dicabut pada Juni 2020.

Baca juga: Liga Champions - Barcelona Vs Napoli, Rapuhnya Benteng Pertahanan Blaugrana

Menurut Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas Johns Hopkins, per Sabtu (1/8/2020) sore WIB, kasus positif Covid-19 di Spanyol kini menyentuh 288.522 orang.

Dikutip dari situs El Pais, jumlah kasus positif Covid-19 di Spanyol meningkat tiga kali lipat dalam dua pekan terakhir.

Salah satu wilayah yang menyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak di Spanyol adalah region Catalunya.

Menteri Kesehatan Spanyol, Maria Jose Sierra, bahkan menyebut situasi di Barcelona cukup rumit terkait penularan virus corona.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X