Dua Tahun Bersama, Prestasi Juventus dan Ronaldo Sama-sama Menurun

Kompas.com - 11/07/2020, 12:10 WIB
Cristiano Ronaldo tiba di markas Juventus pada 16 Juli 2018. AFP/MIGUEL MEDINACristiano Ronaldo tiba di markas Juventus pada 16 Juli 2018.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Cristiano Ronaldo sudah genap dua tahun di Juventus.

Megabintang asal Portugal itu resmi diumumkan sebagai pemain Juventus pada 10 Juli 2018.

Selama dua tahun di Juventus, Ronaldo bisa dibilang belum memberikan kontribusi lebih.

Bahkan, Juventus mengalami penurunan prestasi. Setidaknya bila melihat raihan trofi di kompetisi dan turnamen resmi.

Hal yang sama juga dialami Ronaldo sendiri.

Sejak berbaju Bianconeri, pemain berjuluk CR7 itu mengalami penurunan dalam pencapaian individu dalam raihan gol.

Berikut faktanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

2 years of #CR7JUVE ?????? 2 years of incredible moments (Part 2) #OnThisDay #OTD #FinoAllaFine #ForzaJuve

A post shared by Juventus Football Club (@juventus) on Jul 10, 2020 at 2:35am PDT

Sebelum kedatangan Ronaldo pada 2018, Juventus sudah meraih juara Liga Italia selama tujuh tahun beruntun.

Dari musim 2014-2015 hingga 2017-2018, Juventus bahkan berhasil empat kali beruntun mengawinkan gelar juara Serie A dengan Coppa Italia.

Baca juga: Hari Ini 4 Tahun Lalu, Ronaldo Raih Prestasi yang Belum Bisa Disamai Messi hingga Kini

Setelah Ronaldo datang, Juventus memang masih mampu meraih gelar juara Serie A pada musim 2018-2019.

Namun, Juventus gagal mempertahankan gelar Coppa Italia.

CR7 juga gagal membawa Juventus meraih juara Liga Champions setelah kalah dari Ajax Amsterdam di perempat final musim 2018-2019.

Cristiano Ronaldo setelah pertandingan versus Ajax Amsterdam, Jumat 919/4/2019).Filippo MONTEFORTE Cristiano Ronaldo setelah pertandingan versus Ajax Amsterdam, Jumat 919/4/2019).

Juara Liga Champions adalah gelar juara yang selalu diraih Ronaldo dalam tiga tahun terakhirnya bersama Real Madrid.

Ronaldo sendiri, seperti dikutip dari Transfermarkt, mampu menyumbangkan 28 gol untuk Juventus di semua ajang.

Jumlah tersebut jadi catatan gol terendah Ronaldo dalam satu musim selama satu dekade terakhir (2010-2019).

Bagaimana dengan musim 2019-2020?

Masih terlalu awal memang untuk menyimpulkan Juventus mengalami penurunan prestasi.

Namun, Juventus kembali gagal menjuarai Coppa Italia pada musim ini.

Baca juga: Ronaldo Nazario dan Cristiano Ronaldo, Siapa yang Real Ronaldo?

Meski mampu menembus laga puncak di tengah kekacauan jadwal akibat pandemi virus corona, Juventus harus takluk dari Napoli lewat adu penalti pada 17 Juni silam.

Di Serie A, Juventus masih memimpin klasemen hingga pekan ke-31 dengan raihan 75 poin, alias unggul atas tim peringkat kedua, Lazio.

Adapun untuk Ronaldo sampai sejauh ini sudah tercatat mencetak 30 gol.

Ronaldo masih bisa menambah pundi-pundi golnya musim ini dengan bekal tujuh laga sisa di Serie A dan empat potensi laga di Liga Champions (dengan catatan Juventus mampu melangkah hingga final).

Jika mampu mengantarkan Juventus menjuarai Liga Champions musim ini, maka Ronaldo mampu membawa Juventus mengakhiri dahaga panjangnya sejak 1996.

Namun, jika tidak, artinya Ronaldo menggenapkan dua tahun penurunan prestasi Juventus sejak dirinya bergabung.

Sebagai informasi, Juventus tertinggal agregat 0-1 dari Lyon setelah kalah di leg pertama pada 27 Februari silam.

Kedua tim akan kembali bertemu pada leg kedua, 8 Agustus mendatang.

Baca juga: Memahami Cara Pelatih Perlakukan Cristiano Ronaldo yang Mulai Menua

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, tersenyum ke arah Cristiano Ronaldo setelah mengeksekusi penalti kontra Juventus pada laga lanjutan Liga Italia, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo juga tertangkap kamera tersenyum setelah momen tersebut.AFP/MIGUEL MEDINA Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, tersenyum ke arah Cristiano Ronaldo setelah mengeksekusi penalti kontra Juventus pada laga lanjutan Liga Italia, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo juga tertangkap kamera tersenyum setelah momen tersebut.

Perihal penurunan performa Ronaldo selama di Juventus pernah disinggung pelatih kawakan asal Italia, Fabio Capello.

Capello menilai Ronaldo sudah tidak memiliki kecepatan seperti dahulu seiring bertambahnya usia.

Ronaldo tercatat sudah menginjak usia 35 tahun.

Menurut Capello, Ronaldo tak bisa lagi ditempatkan di posisi sayap seperti yang dulu sering dilakukannya.

"Dia sudah tidak lagi punya kecepatan berlari dan kemampuan dribbling seperti di masa lalu. Maka dia harus bermain di dalam kotak (penalti)," kata Capello kepada Gazzetta dello Sport.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X