Kurva Covid-19 di Indonesia Belum Melandai, tapi Sepak Bola Harus Tetap Menghidupi

Kompas.com - 05/06/2020, 06:00 WIB
Pemain asing Persebaya Surabaya, Aryn Williams mengganggu pemain Persik Kediri yang membawa bola pada pekan 1 Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain asing Persebaya Surabaya, Aryn Williams mengganggu pemain Persik Kediri yang membawa bola pada pekan 1 Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam.

KOMPAS.com - Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia ( APSSI) mendukung wacana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk melanjutkan kompetisi musim ini meski kurva Covid-19 di Indonesia belum melandai.

PSSI memberikan opsi kepada klub Liga 1 dan Liga 2 bahwa musim kompetisi 2020 dilanjutkan pada September atau Oktober.

"Kami mengapresiasi langkah PSSI melanjutkan kompetisi," kata Ketua APSSI Yeyen Tumena dalam virtual pressconference yang juga diikuti Kompas.com pada Kamis (4/6/2020).

"Kami serahkan kepada PSSI dan PT LIB, apakah kompetisi dilanjutkan September atau Oktober," ujar Yeyen.

Baca juga: APSSI: kalau Liga 1 Dilanjut September, Latihannya Juga Jangan September

Kendati demikian, itu bukan keputusan akhir. PSSI akan menggelar rapat lagi dengan para Komite Eksekutif (Exco) mereka untuk "mengetok palu".

APSSI melanjutkan, kompetisi harus dilanjutkan meskipun kurva Covid-19 di Indonesia belum melandai.

"Di Jerman, Spanyol, dan Italia, kasus Covid-19 lebih besar ketimbang di Indonesia," kata Yeyen Tumena.

"Namun mereka berani melanjutkan kompetisi. Sepak bola Indonesia harus menerima tantangan itu," ujar mantan bek timnas Indonesia itu.

Yeyen Tumena, sepak bola juga harus "memberi makan" banyak orang.

"PSSI juga tahu, kompetisi harus tetap menghidupi. Siapa yang memberi makan pelatih dan pemain?" ucap dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X