Peran Johan Cruyff dan Pep Guardiola yang Membuat Bek Persija Cinta Barcelona

Kompas.com - 31/05/2020, 18:20 WIB
Guardiola sedang mendengarkan instruksi dari Johan Cruyff, saat keduanya masih berada di Barcelona. sportskeeda.comGuardiola sedang mendengarkan instruksi dari Johan Cruyff, saat keduanya masih berada di Barcelona.

KOMPAS.com - Ada peran Johan Cruyff dan Pep Guardiola di dalam kecintaan bek Persija Jakarta, Alfath Faathier, kepada Barcelona.

Alfath Faathier mengaku bahwa Barcelona adalah salah satu klub favoritnya.

Ia mengungkapkan, gaya permainan tiki-taka yang membuatnya jatuh cinta kepada Barcelona.

Pemain berusia 24 tahun itu begitu kagum dengan gaya permainan yang semula diperkenalkan Johan Cruyff dan kemudian disempurnakan Pep Guardiola tersebut.

Baca juga: Marko Simic Ungkap Laga Paling Berkesan Selama Merumput Bareng Persija

Dengan memainkan strategi itu, Barcelona menjadi salah satu tim yang paling menakutkan pada zamannya.

"Jika berbicara klub favorit saya di Eropa saya tentunya pilih Barcelona," kata Alfath, sebagaimana dilansir laman resmi Persija.

"Dari segi permainan, Barcelona era Pep Guardiola adalah yang terbaik bagi saya. Apalagi semenjak mereka memainkan pola tiki-taka saya semakin suka Barcelona,” ujar dia.

Karena kesukaan dengan Barcelona, ada hal menarik dari pemain bernomor punggung 66 tersebut.

Alfath mengaku, jersey sepak bola pertama yang ia beli adalah jersey Barcelona.

“Yang menarik jersey pertama yang saya beli jersey Barcelona."

"Waktu itu tahun 2016 pertama kali saya beli jersey itu. Warnanya kuning kalau tidak salah tanpa nama,” kata dia.

Baca juga: Persija Jakarta Ingin Liga 1 Kembali Bergulir Asal Situasi Kondusif



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X