Liga Italia Bakal Bergulir, Bos Torino Malah Khawatir

Kompas.com - 22/05/2020, 14:09 WIB
Torinos midfielder Uruguayan Diego Laxalt (L) fights for the ball with Lazios Italian midfielder Danilo Cataldi during the Italian Serie A football match between Lazio and Torino on October 30, 2019 at the Olympic Stadium in Rome. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP) FILIPPO MONTEFORTETorinos midfielder Uruguayan Diego Laxalt (L) fights for the ball with Lazios Italian midfielder Danilo Cataldi during the Italian Serie A football match between Lazio and Torino on October 30, 2019 at the Olympic Stadium in Rome. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP)

ROMA, KOMPAS.com - Bos Torino Urbano Cairo merasa khawatir tatkala Liga Italia bergulir lagi bulan depan.

"Saya khawatir pemain cedera," katanya.

Baca juga: Torino Karantina Satu Pemainnya

Cairo mengatakan, hingga saat ini, seluruh tim belum melakukan latihan penuh.

Gelandang Torino Tomas Rincon (kiri) memperebutkan bola dengan penyerang AC Milan Ante Rebic dalam laga Piala Italia (Coppa Italia) antara AC Milan vs Torino pada 28 Januari 2020 di Stadion San Siro, Milan. AFP/MIGUEL MEDINA Gelandang Torino Tomas Rincon (kiri) memperebutkan bola dengan penyerang AC Milan Ante Rebic dalam laga Piala Italia (Coppa Italia) antara AC Milan vs Torino pada 28 Januari 2020 di Stadion San Siro, Milan.

Padahal, menurut rencana, Liga Italia bakal berputar lagi pada jadwal 13 Juni atau 20 Juni 2020.

Cairo mengatakan, hingga kini, klub-klub memang masih menanti keputusan pemerintah Italia memberikan izin kompetisi dimulai lagi.

Pemain AC Milan, Ante Rebic, berebut bola dengan bek Torino, Nicola Nkoulou, pada pertandingan babak perempat final Coppa Italia yang dilangsungkan di Stadion San Siro, Rabu (29/1/2020).AFP/GETTY IMAGES/MARCO LUZZANI Pemain AC Milan, Ante Rebic, berebut bola dengan bek Torino, Nicola Nkoulou, pada pertandingan babak perempat final Coppa Italia yang dilangsungkan di Stadion San Siro, Rabu (29/1/2020).

"Pemerintah akan mengambil keputusan dalam pertemuan pada Kamis (28/5/2020)," kata Cairo.

Cairo merasa, rencana kompetisi itu bisa lebih lama terwujud ketimbang yang sudah direncanakan.

Ola Aina berduel dengan Blaise Matuidi dalam pertandingan Derbi Turin antara Torino vs Juventus dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Communale Turin, 2 November 2019. AFP/MARCO BERTORELLO Ola Aina berduel dengan Blaise Matuidi dalam pertandingan Derbi Turin antara Torino vs Juventus dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Communale Turin, 2 November 2019.

"Itu berarti, klub akan memperpanjang waktu libur dan para pemain membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali ke jalur latihan yang benar," tutur Cairo.

Torino termasuk klub yang masih mempertimbangkan Liga Italia berputar lagi dengan tanpa disaksikan langsung penonton.

"Pertandingan tanpa penonton bukanlah pertunjukan yang besar," katanya.

Sasa Lukic membayang-bayangi Miralem Pjanic pada laga Juventus vs Torino di Stadion Juventus dalam lanjutan Liga Italia, 3 Mei 2019. AFP/MARCO BERTORELLO Sasa Lukic membayang-bayangi Miralem Pjanic pada laga Juventus vs Torino di Stadion Juventus dalam lanjutan Liga Italia, 3 Mei 2019.

Sementara itu, Urbano Cairo mengaku bahwa dirinya belum pas dengan keputusan federasi (FIGC) bahwa Serie A harus rampung pada 20 Agustus 2020 dan musim baru dimulai pada 1 September 2020.

"Harus kita pahami bersama, pemain membutuhkan waktu dua minggu untuk menjalankan libur," pungkas Urbano Cairo.



Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X