Kompas.com - 02/05/2020, 17:40 WIB
Georginio Wijnaldum dan para pemain Liverpool merayakan golnya ke gawang Atletico Madrid, Kamis (12/3/2020 dini hari WIB. AFP/JAVIER SORIANOGeorginio Wijnaldum dan para pemain Liverpool merayakan golnya ke gawang Atletico Madrid, Kamis (12/3/2020 dini hari WIB.

KOMPAS.com - Dominasi Liverpool di kompetisi Liga Inggris musim 2019-2020 memang sudah sepantasnya membuat pasukan Juergen Klopp itu dinobatkan sebagai juara.

Sebelum kompetisi dihentikan karena virus corona, Liverpool sudah mengoleksi 82 poin dari 29 pertandingan.

The Reds, julukan Liverpool, unggul 25 poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua.

Dengan keunggulan poin sebesar itu, praktis tak ada yang bisa mengejar Liverpool. Selain itu, Virgil van Dijk dkk juga hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengklaim trofi Liga Inggris pertamanya sejak 30 tahun lalu.

Baca juga: Klub-klub Premier League Minta Musim 2019-2020 Dilanjutkan di Tempat Netral

Brendan Rodgers pun menegaskan sudah selayaknya juara Liga Inggris musim ini dimiliki oleh Liverpool.

"Mereka secara konsisten merupakan tim terbaik," kata Brendan Rodgers seperti dikutip dari Sky Sports.

"Level permainan dan kualitas mereka benar-benar fantastis. Sangat disayangkan jika mereka tidak mendapat kesempatan untuk mengangkat trofi," ujarnya menambahkan.

Rodgers yang pernah melatih Liverpool medio 2012-2015 itu menilai baik Liverpool dan para penggemar sudah menunggu momen ini sangat lama.

Sebab, Liverpool belum pernah menjuarai Liga Inggris lagi sejak era 1992.

"Mereka telah menunggu lama, Liverpool layak mendapatkannya. Akan tetapi, Juergen Klopp dan lainnya berharap bisa kembali bermain dalam situasi yang aman," ucapnya.

Baca juga: Polisi Disiapkan jika Skenario Liverpool Juara Liga Inggris Terwujud

Bersama Brendan Rodgers, Liverpool nyaris menjadi juara pada musim 2013-2014.

Namun, The Reds harus puas menjadi runner-up kala Manchester City mengambil alih trofi Liga Inggris musim itu.

Itu bukan kali pertama Liverpool nyaris menjadi juara. Bersama Juergen Klopp, Liverpool yang tertinggal satu poin dari Manchester City juga harus rela menjadi runner-up musim lalu. 

Pelatih asal Irlandia itu pun tidak mau Liverpool mengalami hal serupa.

"Trofi Liga Inggris tidak ditakdirkan untuk kami musim itu. Kami nyaris menang dan sangat hebat jika bisa mewujudkannya," ujar Brendan Rodgers mengakhiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Southampton Vs Man City: Asa Guardiola Capai 500 Poin di Liga Inggris

Southampton Vs Man City: Asa Guardiola Capai 500 Poin di Liga Inggris

Liga Inggris
Jenis-jenis Melempar dalam Bola Basket

Jenis-jenis Melempar dalam Bola Basket

Sports
Kritik untuk Pemain Muda Man United: Dengarkan Ronaldo...

Kritik untuk Pemain Muda Man United: Dengarkan Ronaldo...

Liga Inggris
Pujian FK Senica untuk Egy dan Witan: Pemain Top dan Berkarakter...

Pujian FK Senica untuk Egy dan Witan: Pemain Top dan Berkarakter...

Liga Indonesia
Man United Vs West Ham: Magi Moyes Goyahkan Old Trafford, Setan Merah dalam Ancaman

Man United Vs West Ham: Magi Moyes Goyahkan Old Trafford, Setan Merah dalam Ancaman

Liga Inggris
Klasemen Grup B Piala Asia Wanita, Filipina Bikin Kejutan Saat Timnas Indonesia Petik Pelajaran

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita, Filipina Bikin Kejutan Saat Timnas Indonesia Petik Pelajaran

Liga Indonesia
Menelisik di Balik Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Timnas Putri Indonesia

Menelisik di Balik Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Timnas Putri Indonesia

Liga Indonesia
Menpora dan Atlet Paralimpiade Ciptakan Keakraban Lewat Wisata Kuliner Pinggir Jalan

Menpora dan Atlet Paralimpiade Ciptakan Keakraban Lewat Wisata Kuliner Pinggir Jalan

Olahraga
Update Pembenahan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia, Target Rampung H-4

Update Pembenahan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia, Target Rampung H-4

Motogp
Terbang Jauh Buat Bela Arsenal, Partey Minta Maaf karena Malah Diganjar Kartu Merah

Terbang Jauh Buat Bela Arsenal, Partey Minta Maaf karena Malah Diganjar Kartu Merah

Liga Inggris
Berita Foto, Menanti Kisah Pemain-pemain Anyar Timnas Indonesia

Berita Foto, Menanti Kisah Pemain-pemain Anyar Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Beda Klub, Beda Rasa, Egy Ceritakan Pengalaman Berkarier di FK Senica

Beda Klub, Beda Rasa, Egy Ceritakan Pengalaman Berkarier di FK Senica

Liga Indonesia
Profil Timnas Putri Thailand: Skuad dan Prestasi di Piala Asia Wanita

Profil Timnas Putri Thailand: Skuad dan Prestasi di Piala Asia Wanita

Sports
Malaysia Tak 'Curi' Ide Indonesia Saat Putuskan Tunjuk Pelatih Asal Korea Selatan

Malaysia Tak "Curi" Ide Indonesia Saat Putuskan Tunjuk Pelatih Asal Korea Selatan

Liga Indonesia
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2022: Kans Marc Marquez Jajal Sirkuit Mandalika

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2022: Kans Marc Marquez Jajal Sirkuit Mandalika

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.