Bundesliga Bergulir Tanpa Penonton, Polisi Khawatir Fan Kumpul di Luar Stadion

Kompas.com - 27/04/2020, 03:40 WIB
Gambaran umum Olympiastadion sebelum pertandingan Bundesliga antara Hertha BSC dan Borussia Moenchengladbach di Olympiastadion pada 4 November 2016 di Berlin, Jerman. Boris Streubel/BundesligaGambaran umum Olympiastadion sebelum pertandingan Bundesliga antara Hertha BSC dan Borussia Moenchengladbach di Olympiastadion pada 4 November 2016 di Berlin, Jerman.

KOMPAS.com - Bundesliga (kasta tertinggi Liga Jerman) direncanakan kembali bergulir pada 9 Mei 2020.

Rencana ini memang sedang dalam proses realisasi setelah pertemuan telekonferensi antara Bundesliga dan 36 klub anggota kasta pertama dan kedua Liga Jerman, pada pekan ini.

Sebelumnya, Liga Sepak Bola Jerman (DFL) sudah mengonfirmasi kompetisi siap dilanjutkan setelah mendapat dukungan dari Perdana Menteri Bavaria dan juga Nordrhein-Westfalen.

Meski demikian, Perdana Menteri Bavaria, Markus Soder dan Perdana Menteri Nordrhein-Westfalen, Armin Laschet, mengingatkan agar pertandingan tetap digelar sesuai dengan protokol keamanan yang telah disiapkan.

Membicarakan soal protokol keamanan di tengah pandemi virus corona berarti termasuk melanjutkan kompetisi tanpa penonton.

Baca juga: Liga Jerman Boleh Berlanjut Kembali asal...

Dikabarkan hanya akan ada 300 orang yang diperkenankan masuk ke stadion meliputi pemain, pelatih, ofisial, petugas keamanan dan media.

Namun, pihak kepolisian Jerman justru menganggap ide melanjutkan Bundesliga tanpa penonton bukanlah langkah yang tepat.

Pihak kepolisan khawatir meskipun kompetisi dilakukan tanpa penonton, para penggemar tetap akan berkumpul di luar stadion.

Otoritas sepak bola Jerman pun dikabarkan sedang mencari alternatif lainnya untuk melanjutkan sisa musim 2019-2020 di tengah pandemi virus corona yang belum berakhir.

Jorg Radek, Wakil Ketua Serikat Buruh Polisi Jerman, mengatakan pihak terkait keliru saat percaya bahwa melarang penggemar menonton langsung di stadion bisa memastikan keselamatan publik.

Baca juga: Prosedur Pertandingan Liga Inggris Setelah Pandemi Corona Berakhir

Meski Jerman mencatatkan kasus virus corona dan kematian yang lebih sedikit daripada negara Eropa lainnya, potensi penyebaran virus tetap besar.

"Mungkin mudah untuk mengendalikan apa yang terjadi di dalam stadion. Tetapi, ini tidak berlaku untuk ruang publik di luarnya," kata Jord Radek yang dikutip dari Goal.

"Stadion menjadi target potensial bagi penggemar yang ingin mendukung tim mereka."

"Kita tidak bisa memiliki kerumunan besar di luar stadion. Itu bukan hanya dilarang, tetapi juga sangat tidak bertanggung jawab jika benar-benar terjadi," ucapnya melanjutkan.

Jorg Radek menegaskan sebagai bagian dari pihak kepolisian, dirinya sama sekali tidak menentang kelanjutan Bundesliga.

Baca juga: Erling Haaland Takjub dengan Atmosfer Signal Iduna Park

Hanya saja, ia menyarankan pihak-pihak terkait untuk mengkaji ulang risiko jika pertandingan digelar secara tertutup tanpa penonton.

DFL harus menjamin bahwa tidak akan ada penggemar yang berkerumun di luar stadion.

"Sebagai polisi, kami harus tetap memastikan semua orang mematuhi protokol yang ditetapkan yaitu jaga jarak satu setengah meter, dilarang berkerumun, dan harus memakai masker," tutur Jorg Rodek.

"Kami harus melakukan intervensi dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Saya ingin mengatakan bahwa kami sebagai polisi tidak menetang pertandingan sepak bola."

"Saya pun mengerti kebutuhan bagi banyak orang untuk menonton pertandingan Bundesliga lagi, tetapi kita tidak boleh melupakan situasi seperti apa yang sedang dihadapi saat ini."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Goal
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.