Kompas.com - 19/04/2020, 06:00 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, menyebut penghentian kompetisi Liga 1 2020 merupakan sesuatu yang merugikan insan sepak bola nasional.

Berbagai kegiatan olahraga memang terpaksa dihentikan sementara untuk mencegah penyebaran virus corona.

Djanur, sapaan akrab Djanur, berharap kompetisi musim 2020 bisa dilanjutkan kembali.

Baca juga: Cerita Pemain Barito Putera Karantina Mandiri di Papua

 

Namun, jika kompetisi terpaksa dihentikan, ia mengaku siap menerima berbagai dampaknya.

"Dengan berhentinya secara total kegiatan sepak bola, terutama kompetisi yang sudah berjalan, tentunya ini kondisi yang sangat tidak mengenakan," ucap Djanur pada Sabtu (18/4/2020).

Sejauh ini, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meenangguhkan kompetisi hingga 29 Mei 2020.

Dengan demikian, jika pandemi virus corona dan mereda dan situasi dalam negeri kondusif, kompetisi sudah bisa dilanjutkan pada awal Juli 2020.

Akan tetapi, bila hingga akhir Mei 2020 pandemi virus corona di Indonesia tak kunjung reda, maka kompetisi musim ini akan dihentikan total.

Menurut kabar, PSSI sudah memikirkan opsi untuk tetap menghidupkan semarak sepak bola nasional bila kompetisi harus dihentikan.

Salah satu opsi yang sedang dimatangkan adalah membuat turnamen pengganti kompetisi pada akhir tahun nanti.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.