Kompas.com - 03/04/2020, 08:20 WIB
Bek Bayern Muenchen, Jerome Boateng, memberikan aplaus kepada para suporter seusai partai Liga Champions kontra PSV EIndhoven, di Stadion Philips, 1 November 2016. CHRISTOF STACHE/AFPBek Bayern Muenchen, Jerome Boateng, memberikan aplaus kepada para suporter seusai partai Liga Champions kontra PSV EIndhoven, di Stadion Philips, 1 November 2016.
|

KOMPAS.com - Bek Bayern Muenchen, Jerome Boateng, terkena denda dari klubnya setelah melanggar aturan lockdown terkait virus corona untuk menemui putranya yang sedang sakit.  

Dalam sebuah pernyataan, Bayern Muenchen menyebut Jerome Boateng melanggar pedoman yang dikeluarkan oleh klub karena pergi terlalu jauh dari rumahnya.

Bayern merupakan negara bagian pertama di Jerman yang menerapkan lockdown dalam menyikapi penyebaran virus corona yang sedang mewabah.

Pihak klub Bayern tidak mengungkapkan jumlah denda terhadap Boateng.

Baca juga: Saat Cegat Virus Corona Lebih Penting daripada Laga Bola dan Olahraga...

Namun, klub raksasa Jerman itu menyatakan bahwa mereka akan menyumbangkan denda itu ke rumah sakit di Muenchen.

"Pedoman tersebut mengatur perilaku para pemain FC Bayern dalam situasi saat ini," demikian pernyataan klub dikutip dari BBC Sports, Kamis (2/4/2020).

"Ini sejalan dengan arahan pemerintah negara bagian Bayern tentang pembatasan pergerakan dan rekomendasi dari otoritas kesehatan," lanjut pernyataan itu. 

"FC Bayern percaya klub memiliki tanggung jawab untuk menjadi panutan," demikian Bayern.

Baca juga: Cafu Minta Coutinho Lupakan Barcelona dan Bertahan di Bayern

Terkait hukuman klub, Boateng mengatakan dia akan menghormati keputusan itu. 

Boateng mengaku bersalah, tetapi dia hanya memikirkan putranya yang berusia empat tahun, yang sedang sakit. 

"Saya tahu pasti salah untuk tidak memberi tahu klub tentang perjalanan saya, tetapi saat ini saya hanya memikirkan putra saya," kata Boateng media Jerman Bild dikutip dari BBC.

"Kesehatannya tidak bagus. Ketika seorang putra memanggil ayahnya, tentu saja saya akan tetap pergi, tidak peduli jam berapa," ucap Boateng.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.