PSSI Pertimbangkan Potong Gaji Shin Tae-yong di Tengah Virus Corona

Kompas.com - 03/04/2020, 08:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Shin Tae Yong dan penerjemahnya Yoo Jae Hoon menyaksikan pertandingan babak penyisihan grup A Piala Gubernur Jatim 2020 Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (12/02/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Shin Tae Yong dan penerjemahnya Yoo Jae Hoon menyaksikan pertandingan babak penyisihan grup A Piala Gubernur Jatim 2020 Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (12/02/2020) sore.
|

KOMPAS.comShin Tae-yong bisa terkena pemotongan gaji setelah banyak penundaan kompetisi yang diikuti timnas Indonesia akibat wabah virus corona.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, alias Iwan Bule.

Iriawan menjelaskan, PSSI tengah membuat kajian dalam memotong gaji para pelatih timnas Indonesia, termasuk Shin Tae-yong.

Menurut dia, pemotongan gaji tidak hanya berlaku untuk posisi pelatih, tetapi juga di jajaran staf timnas Indonesia.

Baca juga: Saat Cegat Virus Corona Lebih Penting daripada Laga Bola dan Olahraga...

"Saat ini, kami sedang kaji penerapan gaji para staf pelatih timnas Indonesia, baik senior maupun kelompok umur," ucapnya dikutip dari Bolasport, Kamis (2/4/2020).

Diketahui, timnas Indonesia seharusnya melakukan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand, UEA, dan Vietnam memasuki bulan Maret hingga April.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, akibat pandemik virus corona di berbagai negara, FIFA mengundurkan semua pertandingan yang ada, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Tak hanya berdampak kepada tim senior, virus corona juga mengganggu agenda turnamen timnas pada usia muda.

Baca juga: Hasil Sidang Komdis PSSI 13 Maret 2020, Persib Didenda Rp 30 Juta

Dua agenda yang juga terdampak wabah virus corona ialah ajang Piala AFF U16 dan Piala Asia U16 2020.

Selain itu, wabah virus corona juga mengganggu agenda latihan timnas Indonesia usia muda sebagai persiapan mengikuti dua agenda tersebut.

Oleh sebab itu, PSSI mencoba membuat penyesuaian terhadap gaji staf timnas Indonesia demi menekan anggaran yang keluar pada saat tidak ada agenda yang berjalan.

"Namun, karena timnas Indonesia tidak berkegiatan terimbas keadaan luar biasa ini, kemungkinan besar akan ada penyesuaian terhadap gaji mereka," kata Iwan Bule.

Baca juga: 4 Strategi Pencegahan dari PSSI agar Terhindar dari Virus Corona

Bukan pertama kalinya PSSI mengeluarkan keputusan pemotongan gaji di tengah wabah virus corona.

Sebelumnya, PSSI menerbitkan Surat Keputusan SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020, yang membahas perpanjangan masa penundaan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Bersamaan dengan itu, PSSI juga mengeluarkan beberapa poin, di antaranya adalah penetapan besaran gaji pemain selama jeda kompetisi.

Dalam poin tersebut disebutkan bahwa pihak klub hanya berkewajiban membayar gaji para pemain Liga 1 dan Liga 2 sebesar 25 persen. (Rinaldi Azka Abdilah)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.