Kompas.com - 22/02/2020, 10:10 WIB

KOMPAS.com - Tes pramusim pertama Formula 1 musim 2020 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, telah rampung.

Hasilnya, duo Mercedes, Vallteri Bottas dan Lewis Hamilton menjadi yang tercepat berdasarkan catatan waktu kombinasi selama tiga hari tes.

Mercedes mampu unggul jauh atas dua rival terdekatnya musim lalu, yakni Red Bull Racing dan Ferrari.

Pada tes pramusim di Catalunya, pebalap andalan Red Bull, Max Verstappen menempati peringkat kesembilan.

Adapun rekan setimnya, Alexander Albon, menempati peringkat ke-13.

Untuk Ferrari, posisi terbaik diraih Sebastian Vettel yang hanya menempati posisi ke-14.

Adapun Charles Leclerc berada dua posisi di belakang Vettel.

Baca juga: Dekade Kelam Ferrari Sepanjang 2010-2019

Team Principal Ferrari, Mattia Binotto merasa timnya saat ini lebih lambat daripada skuad Mercedes dan Red Bull.

Binotto mengatakan saat ini dia juga tidak seoptimis tahun lalu.

"Kami akan memeriksa semua data pada hari-hari berikutnya, tetapi saya tidak berpikir kita secepat mereka untuk saat ini," kata Binotto, dikutip dari Motorsport.com.

"Apakah kita merasa khawatir, tentu saja iya karena kita tidak secepat yang diinginkan," ujar Binotto.

Meski sadar kelemahan timnya, Binotto menolak jika Ferrari dianggap sudah menyerah lebih awal.

"Saya pikir terlalu dini untuk mendefinisikan dan memahaminya. Dalam tiga hari sangat penting bagi kami untuk setidaknya mengumpulkan semua data agar memiliki gambaran yang jelas dan pemahaman yang lebih baik," kata dia.

Tes pramusim F1 akan kembali berlanjut pada 26-28 Februari mendatang.

Lokasi tes kedua masih berlangsung di Catalunya.

Tes kedua menjadi tes pramusim terakhir sebelum F1 musim 2020 dimulai dari seri pertama di Australia, 15 Maret mendatang.

Menurut Binotto, timnya akan berupaya keras untuk mengembangkan mobil balap ke arah yang benar.

Baca juga: Sebastian Vettel Tak Lagi Punya Masa Depan bersama Ferrari

"Jadi, tunggu saja minggu depan dan Australia sebelum menilai seberapa jauh kinerja yang sudah kita lakukan," ucap Binotto.

F1 2020 akan berlangsung dalam 22 seri.

Ketika ditanya apakah mobil balap SF1000 milik Ferrari sanggup menyaingi W11 Mercedes sepanjang musim ini, Binotto berkata masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan.

Namun, ia sadar bahwa timnya akan sulit menyaingi Mercedes pada seri awal di Australia.

"Saya pikir Ferrari akan mampu bersaing jika Anda mempertimbangkan keseluruhan musim. Apakah Ferrari sudah mampu bersaing di Australia? Mungkin tidak," ujar Binotto.

"Saya sudah melihat Mercedes dan Red Bull. Mereka sangat cepat pada hari-hari pertama ini. Tapi, saya pikir kami baru bisa menilai kinerja kami yang sebenarnya pada minggu depan atau di Australia," kata Binotto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.