Dominasi Marc Marquez di MotoGP Bisa Terhenti dengan...

Kompas.com - 09/01/2020, 04:00 WIB
Marc Marquez juara GP Motegi, Jepang, Minggu (19/10/2019) twitterMarc Marquez juara GP Motegi, Jepang, Minggu (19/10/2019)

KOMPAS.com - Mantan pebalap asal italia, Loris Capirossi, menilai tidak ada pebalap yang bisa menghentikan dominasi Marc Marquez di ajang MotoGP.

Menurut Capirossi, hanya cederayang bisa menghentikan dominasi Marc Marquez saat ini.

"Menurut saya, hanya kecelakaan fatal yang bisa mengentikan catatan impresifnya," kata Loris Capirossi, dilansir BolaSport.com dari PaddockGP.

"Namun, Marc telah berkembang untuk mengatasi hal itu, dia sangat jarang jatuh saat balapan," tutur peraih tiga gelar juara dunia itu menambahkan.

Sejak debut di MotoGP pada tahun 2013, Marc Marquez memang tampil sangat mendominasi bersama Repsol Honda.

Marc Marquez total sudah meraih enam gelar juara dunia di kelas MotoGP.

Satu-satunya kegagalan Marc Marquez menjadi juara dunia MotoGP adalah tahun 2015 setelah kalah dari Jorge Lorenzo.

Baca juga: Marquez Pesimistis Bisa Dominan Lagi di MotoGP 2020

Penampilan Marc Marquez semakin tak terbendung pada musim 2019. Dari 18 balapan, Marquez tujuh kali menjadi pemenang dan hanya sekali gagal naik podium.

Satu-satunya kala ia tak melintasi garis finish adalah pada MotoGP seri Amerika Serikat setelah ia terjatuh ketika tengah memimpin sendirian di depan.

Tidak hanya juara dunia pebalap, Marquez juga mengantar Repsol Honda menjadi tim dan konstruktor terbaik.

Namun, Marc Marquez dan Repsol Honda tidak bisa merayakan gelar triple crown dengan sempurna karena Jorge Lorenzo, mantan rival yang menjadi rekan setimnya, pensiun.

Lorenzo memutuskan berhenti membalap karena merasa kondisi fisiknya tidak lagi kuat setelah mengalami serangkaian cedera yang dipuncaki oleh kecelakaan saat turun di sesi latihan bebas MotoGP Belanda.

Keputusan itu terbilang mengejutkan karena Lorenzo baru saja bergabung dengen Repsol Honda.

Baca juga: Marc Marquez Bisa Jadi Guru yang Baik bagi Alex Marquez

Menurut Capirossi, kecelakaan di MotoGP memang menjadi resiko paling fatal yang bisa menimpa pebalap.

"Memang berbahaya dengan kecepatan yang sangat tinggi dan kondisi pebalap yang tidak benar-benar terlindungi, kecuali hanya dengan wearpack dan helm," kata Capirossi.

"Ketika jatuh dalam kecepatan 200 kilometer per jam maka Anda akan cedera," tutur Capirossi menambahkan.

Sebagai pengganti Lorenzo, Alex Marquez (juara dunia Moto2 2019) dipilih oleh Repsol Honda untuk menjadi tandem Marquez musim depan.

Hal ini membuat Repsol Honda akan diperkuat kakak beradik dengan status juara dunia musim depan. (Agung Kurniawan)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X